HONDA BEAT di AWAL JUNI
Saat Honda sudah kegerahan akibat pasar matic masih dikuasai Yamaha Mio Series, maka Honda Icon bermanifestasi menjadi Beat yang diharapkan akan menjadi senjata andalan Honda untuk menggempur segment matic economis yang dikuasai oleh Yamaha Mio. Apakah sepak terjang Beat akan memuaskan AHM?
Mengingat Icon adalah motor matic yang gagal di market negeri Gajah Putih, masih punya dayakah product tersebut diharapkan sebagai senjata andalan di era krisis BBM seperti saat ini? Masih bertajikah gigitan Beat untuk mengangkat Share Honda di Indonesia?
Walaupun Icon gagal di Thailand, belum tentu loyo di Indonesia. Justru AHM sangat jeli melihat kondisi pasar Indonesia. Mengapa?
- Icon sebagai Product gagal di Thailand karena konsumen Thailand tidak menyukai teknologi Icon yang dianggap uzur untuk ukuran standart Thailand. Mereka membandingkan dengan teknologi Honda Click yang memang superior. Tetapi Masyarakat Indonesia tidaklah sama seperti masyarakat Thailand, dimana Brand Image dan kebutuhan emosional lebih dikedepankan disini. Konsumen Indonesia belum melek teknologi seperti layaknya konsumen di negeri tetangga kita. Inilah peluang Beat!!!
- Desain Icon tidak disukai oleh mayoritas masyarakat Thailand, terutama di area roda depan yang terkesan dipaksakan. Sedangkan sudah menjadi rahasia umum bahwa AHM pintar mengubah desain baju produk-produk Honda agar sesuai dengan tripikal orang Indonesia. Kali Ini Beat hadir dengan desain body yang lebih manis dan diharapkan disukai oleh konsumen Indonesia. Desain Icon dirubah sekitar 30%an untuk memuluskan target AHM tahun ini. Jadilah BEAT sebagai Icon yang beraura AHM.
- Faktor Teknologi lebih sensitif dibanding faktor harga untuk konsumen Thailand, sedang di Indonesia justru sebaliknya, Faktor Harga jauh lebih sensitif dibanding dengan segala keunggulan teknologi. Inilah kejelian AHM dimana pasar kompetitornya, yaitu Yamaha Mio berjaya di kelas scooter matic economis. Bisa jadi harga yang kompetitif dan Brand Image Honda yang Superior menjadi andalan Beat untuk menaklukan Mio.
YAMAHA NEW MIO DIAWAL JULI
Tentu saja dari kubu Yamaha tidak akan tinggal diam dalam menghadapi serangan gigitan Beat. Yamaha lebih menggunakan strategi konservatif, yaitu menahan gempuran dengan mengalihkan perhatian konsumen menggunakan cara me-modernisasi produk di lain category yang mungkin dilirik konsumen saat terjadi kenaikan BBM seperti saat ini, yaitu menelurkan minor change dari VEGA R yang terkenal irit (MR. TESTO AWARD) dan minor change dari Jupiter MX yang terkenal sebagai Real Moped/Bebek yang Hi Tech di bulan yang sama dengan peluncuran Beat.
Selanjutnya New Mio akan keluar dari kandangnya dengan cakar yang baru untuk menandingi taring Beat yang tajam. Perubahan sorotan mata mungkin dapat menarik bagi orang Indonesia yang mudah terpana oleh sorotan mata yang tajam.
Selain itu sudah menjadi rahasia umum jikalau YMKI emang pintar dalam hal ber-Iklan, Iklan komersial di TV selama ini menunjukkan Yamaha cukup menggigit dalam melakukan kampanye produk-produknya ke benak konsumen Indonesia. Nah untuk New Mio, dapat dipastikan YMKI akan mencoba untuk menorehkan lagi sukses formulanya dengan iklan New Mio yang “menerkam” lolongan Honda Beat.
Untuk Infonya sekian dulu, nanti kalo kebanyakan jadi spoiler dan tidak asyik lagi…..


55 tanggapan so far ↓
kus // Mei 28, 2008 pada 3:00 pm
mana gambar oiiiiiiii…..
Masak gak dikasih gambar Meng??
Ehhh….beat yang berubah apanya? dibanding icon?
teha // Mei 28, 2008 pada 3:08 pm
meng aku mau bocoran SCORPIO Z yang teranyar duong……………
k0meng // Mei 28, 2008 pada 3:15 pm
@Kus
maklum sik gak iso kasih gambar Kus, ajarono carane yo!
selebor depane beat diganti lebih membumi indonesia, di Thai sendiri orang sana juga gak suka ama desain selebor depane, aneh kata mereka. ya beberapa tekukan garis berubah dikit lah, paling secara total 30%an
@Teha
masih 2009 akhir utawa 2010 awal untuk yang major changes
teha // Mei 28, 2008 pada 4:09 pm
@ komeng
rencana motor mau aku bawa ke semarang,
agustus mau nagambil SCORPIO Z teranyar, berarti dapat yang lama lagi ya
k0meng // Mei 28, 2008 pada 4:18 pm
Aku saranin sih ngambil V-ixion yang grafik baru aja, yang kulit ular itu lho!!!
BBM naik, untuk motor laki termasuk irit nih Vixi, tenaga kalo gak puas bisa di tune lagi khan!
udah injek dan pendingin air lho!
k0meng // Mei 28, 2008 pada 4:19 pm
yang penting suspensi udah multilink system “monocross” kata pabrikan Yamaha.
Al K // Mei 28, 2008 pada 4:38 pm
Pastesan aja di TPT online ada 28D (AL115S/MIO) dan 28 D (AL115C/MIO SPORTY) di produksi sekitar 300ribuan unit berarti target perbulan 50ribuan nech, tapi ane masih setia menunggu New MX untuk ganti jupiter lawas ane. pengen beli v-ixion tapi dah kecewa duluan kiraain dulu harganya 17.5 eh malah 18.9
teha // Mei 28, 2008 pada 4:44 pm
v-ixion CC nya nanggung, entar kalo di tune lagi sayang, nggak standar pabrik. aku tinngi nya 190 berat 80 kg kalo naik jupi kayak capung , naik tigi kayak kebo, scorpi z mau tak mudikin, nunggu keluar baru kelamaan !!!!!!!!!!!!!
v-ixion di buat moge aneh gak ya?
kus // Mei 28, 2008 pada 4:46 pm
kalo new mio dan beat, perbandingannya gimana Meng?
k0meng // Mei 28, 2008 pada 5:06 pm
@teha
ya tunggu yang 250cc dobble piston tahon 2010 aja Ha! dijamin gak kayak capung lagi, pasti keren Ueeeeeeeeeeeeeey!!! Cocok untuk ukuran Bro Teha deh!!! Uhuuuuuuuuuuuuuuuy
@Kus
keliatannya beat bener2 head to head dengan Mio, segmentasi sama, harga mirip, fitur mirip. tinggal selera dan perang image kok!!!
Nah untuk Mio yang pasti menang spare-part after salesnya, racing kit udah lengkap, accesories banyak di pasaran. Bengkel tune-up udah biasa pegang. kira-kira begitu dulu Bro Kus!!!
teha // Mei 28, 2008 pada 5:18 pm
nunggu 2010, ya!.
wes mending scorpio Z lagi aja bln 8, udah terlanjur janji ama mas ku di kampung.
semoga 2010 ada rejeki lebih
k0meng // Mei 28, 2008 pada 5:25 pm
@teha
gue bantu DOA aja ya!!!!! biar dapet banyak rejeki!
k0meng // Mei 28, 2008 pada 5:29 pm
@teha
kalau minor changes untuk Scorpi Z sih bisa jadi ada tahon depan, tapi bukan major changes.
Sbab mesinnya terbukti tangguh, cuma desainnya aja yang mungkin diperbaiki biar lebih Gagah dan Modern.
Honda Bebek // Mei 28, 2008 pada 6:17 pm
emang bakalan keluar yamaha double piston
1 piston cakram di depan
1 piston di mesin
fijumblah jambleh jadina 2 piston
dasara yamamah
kus // Mei 28, 2008 pada 6:21 pm
Mas Hobek, ada 3 piston, piston rem depan yamaha kan ada 2 (dobel piston)
k0meng // Mei 28, 2008 pada 6:42 pm
@Honda Bebek
wah ternyata situ si “HATI SENDU”
wa ka ka ka!!!
teha // Mei 28, 2008 pada 7:08 pm
@ honda bebek
5 piston
2 cakram depan
1 di mesin
2 cakram belakang
hi……………..hi…………………..
cucian deh lo………………
dhenbaguse // Mei 28, 2008 pada 8:44 pm
@ honda bebek
lucu lucu….,
baca dulu ahhhh…..
dhenbaguse // Mei 28, 2008 pada 8:45 pm
waduhhh…
avatarku ko’ medeni yo….???
DEN BAGUS // Mei 28, 2008 pada 9:23 pm
wih asma ku di pakai
Abon Sapi // Mei 29, 2008 pada 1:08 pm
thai kan kebalikannya indonesia. nouvo disana laku, dsni laku. mio dsna gk begitu laku, disini laku. hayoh…..
kibi-kibi // Mei 29, 2008 pada 1:21 pm
menurut brosure icon, dan kemungkinan Beat disini ntar keluarnya pake vacuum type carburator.
Jadi lebih irit, kalo Mio pake karburator konvensional.
Beat pakai side Stand Switch
Jadi motor akan mati bila standart samping diturunkan. Pasti lebih aman.
Mio gak ada.
Tambah lagi Beat ada Parking Brake, untuk menjamin keamanan saat motor berhenti dengan kondisi mesin hidup, atau diparkir di jalan menurun.
Mio gak ada juga.
Key shutter, Beat ada, Mio gak Punya. cape deh.
proud2ride // Mei 29, 2008 pada 7:41 pm
Wah kalau dari sisi fitur lebih lengkap icon (beat?) dong ? cuma harganya kisaran berapa ya ? gw dah pernah pake Mio, cuma kyknya lebih boros ya dibanding Vario, suara mesinnya juga lebih kasar. Kalo icon (beat?) harganya gak terlalu jauh dari Mio sih kyknya boleh juga nih. Udah bisa dipesen blon ya ?
Honda Cecek // Mei 30, 2008 pada 11:27 am
mio di thailand juga ndak laku
siap-siap aja lu meng
beat di indonesia pasti laku abis
bakalan nyusruk tuh penjualan mio
beat
lebih irit dari mio
fitur lebih lengkap
tampang lebih keren
nama besar honda
mampus deh tuh mio
k0meng // Mei 30, 2008 pada 12:01 pm
@Honda Cecak
Bisa-bisa pendapat Anda bener Hon Cek,
Tapi konsumen di Indonesia itu aneh khan, diliat aja nanti dah!
wongnjowo // Mei 31, 2008 pada 12:41 pm
new mio-nya cuman ganti model aja yah? kayaknya gak ada kabar tuh yamaha ada proyek baru untuk mesin matic… tapi ganti model juga gak papa sih tapi sektor kakinya tolong dibenahin dong, kayaknya rata2 laju rodanya pada oleng deh.
fanderlart // Mei 31, 2008 pada 4:01 pm
Mio yang baru masih cewek ndak gayanya?
rajanya_matic // Juni 2, 2008 pada 1:09 pm
@ Honda cecek
eh, elu emang pintar ya milih nick name. . .
tuh foto (avatar) elu emang kayak cecek. . .
hehehehe
;p
gue tuh rajanya matic, jadi gue donk yang berhak mutusin siapa yang akan menang. . .
gue putusin yang gue menangin tuh MIO yang baru bukan beat.
rajanya matic dilawan??????
rajanya_matic // Juni 2, 2008 pada 1:13 pm
@ Honda cecek
tapi untung ya matic nya honda yang baru tuh namanya beat, bukan “cecek”
untung juga elu cuman honda cecek, bukan Honda rajanya cecek????
hehehehe
rajanya matic dilawan??????
dewark // Juni 2, 2008 pada 4:36 pm
bro.. sebelum tu, mau tanya, adakah bukti nyata icon gagal di thailand??
saya rasa mgkin dan mgkin sebaliknya..jika click sudah 2tahun dipasaran thailand berbanding icon yang masih beberapa bulan, mgkin tidak adil melihat jualan secara total dibandingkan icon vs click. tetapi jika permintaan icon setiap bulan merosot di thailand..bermakna ada betulnya produk itu gagal…kalau permintaan meningkat setiap bulan consider positif…
peace…bro..
k0meng // Juni 4, 2008 pada 10:53 am
@dewark
Bro Dewark emang Kritis, pasti orang yang Puinter….
Oke kita bahas saja secara singkat, memang penjualan suatu produk pasti ditentukan oleh kontribusi demand di category product tersebut, Masyarakat Thailand sudah maju dan sangat menghargai teknology, sehingga memang segment matic economic juga kecil. Penjualan Mio juga kecil di Thai kok.
Tetapi jika melihat inner comparation, dengan kondisi Brand Image Honda yang sangat Baik di Thai, maka product Icon adalah sebuah kegagalan Honda di Thailand. Kalau Yamaha memang lemah di Thai, sehingga jumlah Mio di sana dan model Yamaha lain juga kecil secara kontribusi motor all category and all Brand di Thailand. Sampe sini paham Bro….
Oke Next;
Icon di Thai banyak mendapat kritik dari penggemar motor Honda sendiri karena dianggap memiliki teknology dan desain yang tidak pantas sebagai motor keluaran Honda. Desainnya dianggap aneh dan sedikit meniru Yamaha, ini yang dibenci masyarakat motor Thai, kenapa Honda harus meniru Kompetitor, dimana nama besar Brand dan karakter produk Hondanya.
Kalo mau liat penjualan tiap produk, tinggal liat saja Data: Police Registration Motor di Thailand khan.
abufajri // Juni 5, 2008 pada 10:16 am
bro,
mohon ijin untuk diposting di milis komunitas ane.
matur nuwun.
abu fajri
H-103
k0meng // Juni 5, 2008 pada 10:19 am
@abufajri
silahkan…..
kibi-kibi // Juni 10, 2008 pada 12:59 pm
weeee
kibi baru aja lihat MX baru, ada yang warna hijau metalik bermotif api hitam.
apa ini yang dikatakan oleh bro komeng soal MX yang baru ya….
ini ya. berarti emang minor change alias ganti setiker doang donk.
kibi kibi kibi
kibi-kibi // Juni 10, 2008 pada 1:29 pm
@komeng
jangan-jangan vega yang minor change di bulan ini juga ganti stiker doang ya Meng!
kibi……..ki…bi………ki…bi…..
david // Juni 12, 2008 pada 7:31 pm
@komeng
ko sekarang vixy harganya nak lagi ya tuk on the rood jkt, padahal 2 hr yg lalu gw liat di websitnya msih 19.100000 skrg dah 19.400000, gmana neeh mana bbm & barang2 pd naik gw mo ambil jd pikir-pikir dulu deh
k0meng // Juni 16, 2008 pada 10:11 am
@david
maklum harga besi lot dan tembaga naik banyak.
aluminium juga naik banyak. Cuman untunglah kenaikan harga sepeda motor tidak mengikuti sebanyak kenaikan harga bahan baku.
Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy khan?
rajanya_matic // Juni 16, 2008 pada 1:06 pm
iya meng, harga besi aja naiknya udah di atas 30% belum tembaga n aluminium nya..
yah wajar sih kalo vixy naik cuman 300rb an..
tapi yahhh… kalo bisa jangan dinakin lagi donk meng, ntar kantong makin kempes nih… hehehe
rajanya_matic // Juni 16, 2008 pada 1:08 pm
@ all
wah, ternyata honda beat pakai lampu bodo nya nouvo, kalau gini gue kagak takut, mio tetep jadi rajanya matic!! huahahahaha
rajanya_matic dilawan?????
kibi-kibi // Juni 20, 2008 pada 3:02 pm
oh ini dia gambarnya ya…….
kok lampunya atas bawah gitu om komeng?
wah seru juga nih
kibi-kibi // Juni 20, 2008 pada 3:04 pm
Tapi mio barunya seru juga tuh, keren juga….
Bravo Yamaha….
aku pilih beli Mio baru aja ah!
kibi kibi kibi
si jago irit // Juni 20, 2008 pada 3:10 pm
@ raja matic
kamu itu mau beli motor ato beli lampunya hah??
@ kibi-kibi
beat itu cc nya lebih kecil dari mio man, jadi lebih irit, dijaman skrg ni kita harus cari yang irit man, maklum BBM mahal… jangan pilih motor cuman gara-gara merk aja..
itu namanya DITIPU MERK !!!!!!1
Al K // Juni 20, 2008 pada 3:33 pm
@si jago irit
M+ dah coba tuh sibeat perbandinganya 1:32 jadi sama aja sama mio, mungkin saja mio baru lebih irit dari yang lama.
Yup betul jangan ditipu merk, apalagi kalau ada merk yang kualitas materialnya jelek.
Hati2 ditipu MERK
teha // Juni 20, 2008 pada 3:42 pm
@ si jago irit
DITIPU MERK!!!!1
itu tau, maka nya jangan cuma ngirit, bosen denger katanya.
pernah denger ini ndak, `kalo di indonesia batu aja bisa di jual harga emas`.
heran gw, heran,heran……..yang salah di pertahankan.
jaman sekarang masih ada banyak yang percaya makin panas makin kuenceng dan makin irit…
bebek mangan klerut, sobek nurut nurut
ha……………ha………………….
dhenbaguse // Juni 20, 2008 pada 4:00 pm
@ kibi kibi
bro…, emang sampeyan udah ada gambar new mionya..???
dhenbaguse // Juni 20, 2008 pada 4:05 pm
@ kibi kibi..
sorry bro aku tadi ga ngelihat di atas…
@ komeng..
Bro…, emang yang mau keluar type SW atau CW..???
ga ada perubahan laen selain lampu ya…???
si jago irit // Juni 20, 2008 pada 8:18 pm
@ Al K
mana bisa mio yang baru lebih irit???
modelnya aja sama, kalo mau dibuat irit berarti cc dikecilin kan? trus kalo udah gitu “si mio” yang baru itu kagak bakal bisa lari kan man?? paling2 cuma jalan ato merangkak karena kurang power ya toh??? hahaha
lagian dimana-mana cc lebih besar ya udah otomatis lebih boros men!
si jago irit // Juni 20, 2008 pada 8:22 pm
@ teha
aku kasi tau ya, jaman udah susah gini gak perlu ngebut, power, panas ato apapun. motor yang bisa nyiptain teknologi yang bikin irit lah yang menang dalam persaingan. baik di kelas LPM, matic, ato apapun..
iya, batu dijual harga emas karena batunya batu berlian.. kalo batu kali ya gak mungkin isa to men??
Al K // Juni 21, 2008 pada 10:05 am
@si jago irit
kan dah dibilang “mungkin” gak tahu yach arti mungkin???
teha // Juni 21, 2008 pada 10:35 am
@ si jago irit
irit itu relatif sih, tergantung kebutuhan dan kemampuan.
lo pernah baca `katanya` beat 1lt=73 km
pertayaan nya! dengan kecepatan berapa?
padahal pihak bajaj ngeklaim yang paling irit lho kalo gak salah 1:63
kalo ada yang irit tapi kenceng model bagus tapi murah awet dan tahan lama motor dianiaya tetep tangguh dan bandel , kenapa nggak ( aku lagi nyari motor kayak gitu)
si jago irit // Juni 21, 2008 pada 3:31 pm
@ Al K
kalau ‘mungkin’ lebih irit, artinya gak salah donk kalau aku bilang ‘mungkin’ juga lebih boros…
@ teha
nah, aku paling setuju ama bang teha nih, nyari model yg irit, bgs, murah, awet, dan tahan lama..
dengan pemikiran kayak gitu kita tidak lagi peduli merknya… kita lebih objektif dalam menilai kualitasnya kagak peduli merknya..
xxl123 // Juni 22, 2008 pada 6:59 am
gambar versi CW nya mana meng??
k0meng // Juni 23, 2008 pada 8:10 am
@xxl123
as you wish…….kaBoom!!!
xxl123 // Juni 23, 2008 pada 6:17 pm
wah bagus juga new mionya tengkyu
si jago irit // Juni 23, 2008 pada 8:30 pm
NAH, INILAH DIA NIKMATILAH GAMBAR DARI SAUDARA JAUH KU. . .
“SI JAGO BOROS !!!”
BHUAHAHAHAHAHA