Pertarungan Pasar Skutic akan semakin panas, khususnya di kelas low end yang diprediksikan segera terjadi pertempuran yang sengit antara Yamaha dan Honda.
Setelah sekian lama dinantikan, akhirnya Honda meluncurkan BEAT di kelas skutic low end. Bel Pertarungan Pasar Skutic Low End ronde 1 telah berbunyi.
Sekedar untuk menambah informasi akan jalannya pertarungan ronde 1 ini, tidak ada salahnya bila kita sedikit berbekal komparasi produk antara skutic low end Honda yang baru meluncur, yaitu Beat dengan Produk Yamaha yaitu Mio yang sudah 5 tahun berkelana lebih dahulu di alam skutic. Nah agar komparasi semakin jitu dan tajam Yamaha Mio Soul digunakan sebagai pembanding yang layak di perhitungkan juga mengingat bahwa sebenarnya di market tidak ada produk yang benar-benar head to head 100%. Memang kali ini Beat terasa sangat “mirip” Mio dibanding produk Honda VS Yamaha yang lain, akan tetapi tetap saja beberapa fitur semisal posisi lampu depan dan inner box console bisa dikatakan lebih menyerupai Mio Soul bukan?
Sekilas mengenai komparasi produk dapat dilihat di dalam table berikut ini:
Sebagai gambaran dengan wheel base yang sama, yaitu 1.240mm antara MIO dengan BEAT, tetapi bodi BEAT secara dimensi panjang lebih panjang 39mm. Lebar BEAT dan MIO juga sama persis, sehingga kedua produk ini nyaris sama dalam hal dimensi dan kelincahan. Tetapi bobot kosong MIO lebih ringan 2,3kg dengan kapasitas tangki bahan bakar yang lebih besar 0,2 liter. Yang agak aneh BEAT memiliki kapasitas oli mesin cuma 0,7 liter untuk penggantian periodik.
Untuk sektor mesin kedua produk ini hampir sama, teknologi yang digunakan yaitu 4 stroke SOHC dengan 2 klep yang relative sederhana dan konvesional. Kedua produk tadi juga memakai sistem pendinginan mesin dengan udara, bedanya pada BEAT sudah ada kipas pendingin yang membantu menjaga suhu mesin di tengah kemacetan.
Dengan Diameter Bore yang sama persis, kedua Produk ini berbeda dalam panjang Stroke, sehingga memiliki kapasitas mesin yang berbeda, MIO dengan kapasitas 113.7cc sedangkan BEAT Cuma 108cc. Tentu saja tenaga yang dimuntahkan oleh mesin MIO lebih besar dari BEAT, yaitu 8,9PS untuk MIO dan 8,22PS untuk BEAT yang sama-sama dapat dikeluarkan pada 8.000 rpm. Untuk Torsinya walau BEAT memiliki torsi lebih kecil dari MIO, akan tetapi untuk mengimbanginya torsi maksimal BEAT dapat dikeluarkan pada rpm 5.500rpm, 1000 rpm lebih rendah dari MIO, yang berarti torsi maksimal dapat dikeluarkan pada putaran yang relative lebih rendah.
Dapat dipastikan BEAT enak dikendarai mulai putaran bawah dengan tenaga yang cukup mantap sampai pada putaran mesin yang tinggi karena memiliki perbandingan bore / stroke yang lebih besar walau kapasitas cc lebih kecil dari MIO. Selain itu perbandingan kompresi yang lebih tinggi dari MIO akan memberikan unjuk kerja mesin yang lebih baik sebagai kompensasi atas kapasitas mesin yang lebih kecil. Tentu saja dengan kapasitas mesin yang lebih kecil ditambah dengan kaburator vacuum type Keihin VK22 yang sudah terpasang pada mesin BEAT ini, faktor keiritan akan menjadi salah satu senjata andalan produk BEAT ini.
Akan tetapi soal keperdulian lingkungan akibat gas buang kendaraan bermotor, Yamaha lebih concern dengan AIS (Air Induction System) untuk mereduksi senyawa beracun yang terkadung dalam gas buang. Sayangnya BEAT masih belum terlampau mementingkan hal ini. Mungkin saja masalah keiritan yang diutamakan terpaksa membuat pabrikan Honda untuk putar otak dengan menggunakan kapasitas cc lebih kecil tetapi tidak ingin masalah performa mesin motor menjadi inferior, akibatnya fitur pereduksi senyawa beracun dalam gas buang bukanlah elemen yang penting untuk diperhitungkan dalam konsep perancangan produk ini.
Kalau berbicara soal tampilan dan desain memang sangat relative, tetapi setidaknya produk yang baru dengan desain lebih modern tentu saja lebih menarik perhatian masyarakat, apalagi dengan Brand Besar HONDA yang mendukung dibelakang BEAT ini. Ditambah pilihan warna yang sangat customize sesuai dengan target dan segment yang dibidiknya, menjadikan 6 pilihan warna ini sebuah keunggulan dalam hal keleluasaan pilihan yang sesuai selera calon pembeli.
Kalau berbicara di seputar sektor roda, BEAT memiliki tampilan yang lebih gagah dengan penggunaan BAN tapak lebih lebar dibanding MIO. Selain itu lebih stabil dalam penggunaan yang tentu saja sedikit mengurangi faktor kelincahan.
Berbicara masalah fitur, justru disinilah letak keunggulan BEAT yang paling terasa nyata. Soal keamanan dari pencurian, BEAT sudah memiliki fitur Secure Key Shutter, yang tidak dimiliki MIO, sebagai catatan SOUL sudah memiliki fitur ini. Fitur perlengkapan kenyamanan juga sudah dimiliki BEAT seperti yang tersedia di SOUL tetapi tidak ada pada MIO, yaitu Inner Box Console yang terletak dibawah stang kemudi. Apalagi soal keamanan Pengemudi, Side Stand Switch dan Parking Brake Lock cuma ada pada BEAT yang diadopsi dari VARIO di kelas skutic premium.
Side Stand Switch akan menjaga mesin tetap mati selama standart samping masih dalam kondisi digunakan. Tentu saja motor tidak mungkin dapat berlari dalam kondisi posisi standart samping masih terjulur ke bawah, tentu saja kondisi yang sangat berbahaya ini telah menjadi perhatian yang cukup serius bagi para perancang Honda.
Bagaimana dengan MIO yang masih polos dengan fitur ini? Alasan kepraktisan menjadi menu dan pertimbangan yang utama. Misalnya saja Anda harus keluar rumah memakai motor, yang ada lakukan pertama kali menghidupkan mesin motor untuk memanasi mesinnya bukan. Setelah itu hendak membuka kunci pagar, motor mati karena di standart samping. Giliran pintu pagar sudah terbuka, motor di starter lagi dan keluar pagar, kemudian harus mati lagi karena hendak mengunci pintu pagar. Setelah pagar dikunci motor kembali harus di starter untuk menghidupkan mesin motor. Hendak pergi saat itu juga tiba-tiba ada panggilan dari dalam rumah karena ada telephone penting atau dompet anda masih tertinggal di dalam rumah??? Wah terbayang betapa repotnya bukan.
Parking Brake Lock adalah fitur yang memang berguna, terutama pada saat Anda harus memarkirkan kendaraan Anda di tempat yang miring, atau untuk piranti keamanan saat motor berhenti dengan kondisi mesin hidup. MIO minus di fitur ini.
Urusan AKI MF (Maintenance Free), Cuma BEAT yang mengaplikasikannya, lagi-lagi MIO dan SOUL juga kalah.
Akan tetapi kalau mau berbicara soal Accessories baik yang Genuine Yamaha maupun yang after sales market. Giliran MIO dan SOUL unggul telak dari BEAT. Komunitas yang banyak mendukung banyaknya accessories yang beredar pula di toko-toko accessories kendaraan bermotor. Anda sangat dimudahkan untuk melakukan modifikasi ringan sampai berat pada MIO, tersedianya beragam accessories akan membantu Anda untuk meng-customize MIO Anda sesuai dengan keinginan dan mimpi Anda.
Belum lagi apabila Anda seorang yang suka performa racing motor skutic, spare part racing MIO sangat mudah ditemukan dan banyak sekali bengkel yang mampu memodifikasi MIO menjadi lebih gahar dan kencang.
Kalau berbicara soal Harga, nah silahkan Anda bandingkan kembali pada Tabel.
BEAT dengan harga sekitar 12 jutaan memiliki beberapa fitur sekelas SOUL dan bahkan fitur dan piranti yang tidak dimiliki oleh SOUL. Belum lagi model lampu depan yang sekilas lebih mirip SOUL dari pada MIO dengan cita rasa Honda-nya. Tetapi bodi yang ramping layaknya MIO bisa jadi disengaja oleh pihak HONDA untuk mengangkat perceived / presepsi konsumen tentang produk ini. Bisa jadi Perceived Price akan terasa murah dibenak konsumen karena dibandingkan juga dengan SOUL yang lebih mahal sekitar 600 ribuan. Rasanya harga BEAT yang “cuma” 12 jutaan layak dijadikan senjata ampuh untuk menaklukan MIO yang bertengger di harga 11,7 jutaan, kira-kira selisih 300 ribuan saja dari BEAT. Bagaimana?
Artikel ini memiliki judul “BEAT VS MIO, ROUND 1 FIGHT!!!” karena saat ini barulah Ronde Pertama saja, mengapa dinamakan ronde 1 ?
Karena nanti di bulan JULI 2008 akan hadir MIO yang baru, sehingga Ronde 2 baru terjadi di bulan Juli nanti…
Baca saja Ronde 2-nya di: http://mygoldmachine.wordpress.com/2008/06/28/percobaan/
Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!!

100 tanggapan so far ↓
rajanya_matic // Juni 18, 2008 pada 1:13 pm
@ all
ehemmmm ehem eeeem
rajanya matic mau kasi komen neeh. . .
beat tuh emang punya beberapa kelebihan dibanding mio, tapi . . . .
mio tuh udh jadi darah daging nya para bikers, udh jadi cinta pertama yang kagak mungkin tergantikan, walaupun ada yang lebih cantik, seksi, baik, menarik, dll, dsb, dst cinta kite cuman untuk cinta pertama kite, oh mio…
dhenbaguse // Juni 18, 2008 pada 1:24 pm
Tull….
memang Mio memang matic yang sudah menjadi daya tarik dan pecinta tersendiri…
Beat memang mempunyai beberapa keunggulan akan tetapi untuk merebut hati para bikers yang sudah terlanjur cinta ama Mio akan terasa sulit …
Tetapi kalau Mio sendiri menganggap remeh kehadiran Beat karena nama Honda juga sudah melekat dihati masyarakat Indonesia…
Jadi merupakan suatu langkah yang tepat jikalau benar pada bulan depan New Mio bakalan keluar…
Bro Komeng….
kalau besok New Mio nya udah keluar.., Mio yang versi lamanya masih tetep di produksi ga nih…???
sayang kalau ga diproduksi lagi.., masalahnya masih banyak bro bro yang laen yang masih pingin dengan penampilan Mio lama tetapi sampai sekarang belom kesampaian…
dhenbaguse // Juni 18, 2008 pada 1:26 pm
Sorry ralat..
Tetapi kalau Mio sendiri ” ( jangan ) ” menganggap remeh kehadiran Beat karena nama Honda juga sudah melekat dihati masyarakat Indonesia…
kibi-kibi // Juni 18, 2008 pada 1:34 pm
Wah ternyata Beat punya segudang kelebihan dengan harga yang terjangkau, kalau begitu kibi beli Beat aja deh….
Eh, kalau new Mio-nya gimana ya? ah lebih baik tunggu bulan depan baru diputuskan beli yang mana ah?
kibi still waiting….
kibi kibi kibi
k0meng // Juni 18, 2008 pada 1:40 pm
@dhenbaguse
justru itu, riasan baru dengan jiwa dan semangat lama yang sudah melegenda.
Bro Dhenbaguse memang sungguh jitu melihat pasar, eh hati konsumen (heart share). k0meng salut ama Bro Dhenbaguse.
Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!
Wong Biasa // Juni 18, 2008 pada 6:11 pm
Klo gw kok yang namanya matic tu kesannya sante.. buat jalan2 sore.. jadi desain body juga mestinya mengarah ke arah klasik.. Fino paling gw suka. Sayang ga masuk Indonesia. Nah masalahnya yang masuk Indonesia tuh ga ada yang bodynya berkesan klasik.. yang ada sporty ampe music hihi.. paling mendekati kesan klasik ato paling ga santai bin kalem ya mio yang lama itu, lampu depannya masih di atas dengan bentuk ga neko2.
rajanya_matic // Juni 19, 2008 pada 12:45 pm
@ wong biasa
kalo menurut gue, bentuknya mio sporty yg sekarang udah bagus koq, malah gue pernah liat matic yg classic kesannya aneh banget…
rajanya_matic // Juni 19, 2008 pada 12:48 pm
@ kibi
eh, jgn tergesa-gesa beli dulu lho kibi, ntar nyesel kalo udh beli trus keluar produk yg lebih baik.. hehe
kucrut_bike's // Juni 20, 2008 pada 3:55 pm
kagak mutu.. blog lu..
banned IP gw ajah biar gw ga kasi komen yang nggak2..
si jago irit // Juni 20, 2008 pada 8:31 pm
@ kucrut_bike’s
eh, sapu lidi (avatar kamu kayak sapu lidi)
aku itu gak suka sama produk e yamaha soale buoros, tapi aku masih suka sama blok ini walopun ini pemiliknya komeng yg jelas2 icon nya yamaha! elu Tau Kenapa???!!!
Soale komeng itu kalo mbahas perbandingan antara produk yamaha dan honda itu dia selalu OBJEKTIF, TIDAK BERAT SEBELAH, TIDAK BAGUS2IN PRODUK SALAHSATU MEREK LALU MENJELEK-JELEKKAN PRODUK YANG LAIN.
SEMUA DIJELASKAN APA ADANYA, YANG BAIK DIBILANG BAIK, YANG JELEK DIBILANG JELEK,
KEKURANGAN DAN KELBIHAN DAN KEKURANGANNYA DIJELASKAN SEMUA
Orang yang suka menjelek-jelekkan orang lain adalah orang yang JELEK hatinya.
kibi-kibi // Juni 24, 2008 pada 9:45 am
mana yang ronde 2 Meng? ditunggu nich!
Zongot // Juni 24, 2008 pada 1:51 pm
Gak Usah Panjang Lebar Goblok, yang namanya Skutik Orang dah kadung eling Mio. Seperti beli airmineral pasti eling AQUA Goblok banget sih pada
sinic // Juni 26, 2008 pada 10:29 am
Nyantai aja kali…Mau mio kek, mau beat kek, apapun….teh botol sosro ;=)
si jago irit // Juni 30, 2008 pada 10:22 pm
@ ZONGOT
eh dungu, inget mio tuh belum tentu beli mio. kamu sendiri apa kalo minum selalu aqua??
pasti pernah minum clud, ades, aquaria, dll kan??
Dasar DUNGU LOH!!
markisa // Juli 4, 2008 pada 2:08 pm
rajanya_matic // Juni 19, 2008 pada 12:48 pm
@ kibi
eh, jgn tergesa-gesa beli dulu lho kibi, ntar nyesel kalo udh beli trus keluar produk yg lebih baik.. hehe
Kalau pemikirannya seperti itu, tidak akan pernah kesampaian karena produsen akan terus mengeluarkan produk baru. Kalau menunggu untuk melihat ada/tidaknya cacat produk, itu baru ok!
MX135LC // Juli 10, 2008 pada 5:19 pm
BeAT sempit dek nya! Lutut juga ga leluasa…Mio masih yg terbaik! Performa sih klo cuma beda 1 detik an ya ga kerasa laaggh…..
si jago irit // Juli 11, 2008 pada 7:13 pm
@ mx135Lc
tapi jauh lebih irit dul!!!!!
MX135LC // Juli 13, 2008 pada 5:19 pm
@ si jago irit
Percuma irit tp naek nya tersiksa spanjang perjalanan dul!!! Masa diperbudak ama motor?? Lo kira rakyat Indonesia mikirin irit? Mio kan boros! Kok laku dul???
xxl123 // Juli 13, 2008 pada 7:03 pm
mio sapa bilang boros buktinya larizzz manizzzzzz si tukang ngiritttt aja suka ngiri ama YMKI hehehhehe
si_jago_irit // Juli 14, 2008 pada 9:11 pm
@ MX 135 LC dan xxl3221000
kalian berdua sama sama tukang ngeyel yah???
negeri ini butuh pengiritan, sampe2 ada pemadaman listrik bergilir! itu semua gara-gara orang kayak kalian yg milih motor yang boros2.
abis ini tak usulin ke pemerintah saja, biar merk motor yang boros dilarang dipakai di jalan, dan yang makai motor yang boros kalo perlu musti dipenjara!!!!!
makanya sekarang ini tobat aja, pilih motor yang irit men!!!!!
xxl123 // Juli 15, 2008 pada 5:30 am
@ pokoknya yg Ngiiriiitttttttt bgt
sabar men nyante aja jaman kan dah berubah ngak kayak dulu lg paling ntar ada peraturan pemerintah pabrikan motor dilarang pake mesin jadul lagi soale dah kuno men,..hehehehhee
kobay // Juli 15, 2008 pada 11:36 am
Seru dah komen2nya kocak hehe
@XXL 123 & Komeng
Bro, menurut lo kalo tag-linenya Mio itu “Otomatis Duluan” sebenernya siy kurang gak siy, karena yang otomatis duluan itu Kymco. Tapi kalo “Mio yang paling laku duluan” itu masuk hehe
Mio laris manis karena:
- Nama Jepang (instead of Kymco yang Taiwan orang pasti lebih Japan Minded)
- Produk matik (kecil) duluan dari Japan (harus diakui, YMKI jitu banget strateginya, di saat produsen laen menunggu krn Kymco dan Nouvo dirasa kurang laku, Mio malah menggebrak)
- Produk ok, sangat jarang dikeluhkan, sehingga bisa melenggang sendirian.
- Seperti kata Zongot & Raja Irit: dulu motor itu pasti dibilangnya Honda, karena apa? ya lahir duluan, dan ternyata produknya tahan lama, pas sama orang indon jadi punya nama duluan. Sama seperti minum teh botol = sosro, air mineral = aqua, tapi apa kalo kita bilang “mas beli aqua dong”, apa pasti dikasih aqua?
- Hadirnya Vario oleh AHM bisa dibilang kesalahan, mau hajar Mio kegedean n kemahalan, mau banting Nouva ok lah masih terebut tapi Cc kurang gede. Porsi kue Mio tetep belum terkejar walo mulai menggerogoti.
Namun sekarang pilihan banyak, apalagi merek jepang laen gak tinggal diam, dulu siy mau Mio boros, bergetar ampe bikin kesemutan, kekecilan dll tetep aja orang belinya Mio, daripada Kymco? karena pemain emang cuma dua. Coba Mio namanya Nouvo, pasti nama Nouvo yang laris manis hehehe
si jago irit // Juli 15, 2008 pada 2:44 pm
mana bisa pemerintah melarang org pake mesin jadul, pokoknya kan sesuai ama anjuran pemerintah yang hemat bbm.
yang ada ya yang boros2 bakal dicekal deh. pasti!
MX135LC // Juli 20, 2008 pada 6:42 pm
Dicekal? Kapan? Siapa?
si jago irit // Juli 20, 2008 pada 7:34 pm
siapa saja yang naek motor boros akan dicekal.
jadi berhati-hatilah!
xxl123 // Juli 20, 2008 pada 8:43 pm
terang aja yg naik motor boros soalnya mampir belanja ke carrefour ama makan di food court uhuuuuuuuuuuuyyy ada ada aja ente dasar si jago peliitttttt.hhehehehe di cekal??? ndaSSS MU cuk
MX135LC // Juli 20, 2008 pada 8:51 pm
Saya sih ga takut… Soalnya saya pake motor sewajarnya. Motor standar & emisi bagus. Kecepatan konstan 50-80 km/h. Kadang2 akhir minggu dipake kenceng ampe 100-120 km/h, itu juga pake teknik, ga asal betot gas..Bensin pake Pertamax (anti ngambil subsidi rakyat-premium). Dengan cc 135 ini saya bisa 1:52 ….
si jago irit // Juli 21, 2008 pada 7:34 pm
udah lah aku capek otot2an ama kalian. disuruh hemat malah ngeyel, pake alasan macem2 lagi.
xxl123 // Juli 22, 2008 pada 5:08 am
hhhuuuahahahhaahah dasar si jadul ngirittttttt tinggal ngetik aja cape payah loo!~!!
Matic mania // Agustus 26, 2008 pada 2:36 pm
mio is the best gak ad yang bisa ngalahin!!!!!beat,vario,spin,skywave smua keok.saran buat lo smua klo lo mau irit mending gak uasah naek motor jalan kaki aja!!!!jangan kyak orang susah deh.maku ma tetangga!hidup Mio semakin asik ok
cid // September 7, 2008 pada 1:33 pm
^
setuju…
mau irit jangan beli motor…. jalan kaki aja… atau nebeng orang….
new mio // Oktober 24, 2008 pada 10:47 pm
@ SI_JAGO_COMPONG
KLO KAMU MAU BENER2 NGIRIT NAIK KEBO AJA SANA,LEBIH IRIT DARI MOTOR JADUL ANDALAN KAMU!!!!!!
KAMU KLO GA PUNYA DUIT WAT BELI BENSIN,GA USAH PKE MOTOR AJA!!!!
mio2007 // Oktober 29, 2008 pada 11:13 pm
Walaupun mio boros tetep gw suka. Asik kalo ngebut, vario, skywave, supra, thunder dll, even tiger.. lewaaat.. bore up sih…
Yg penting gas buangan bersih.
Percuma irit kalo bracun.
Body sporty, buat modif ok, accessories banyak.
Survey membuktikan bahwa mio lebih banyak disukai.
new mio // Oktober 30, 2008 pada 9:51 am
ya jelas toh,,,,, mio paling OK
wong model nya paling sporty
tarikan juga OK
YAMAHA MAKIN DI DEPAN………….
MIO MAKIN GESIT LARI NYA……..
MX135LC // November 1, 2008 pada 10:24 am
Awas dengkul lecet……!! xixixixixi………..
Yamaha Semakin di Depan….!!
kampret // November 4, 2008 pada 7:46 am
kayaknya iklan dengkul lecet itu gak nongol lagi deh
ada yg ngambek kayaknya
leasing // November 5, 2008 pada 8:13 am
Wa ka ka ka ak….udah tua dan dedengkot kok masih ngambulan sih??? bayangin aja 32 tahun jadi pemimpin kok masih ngambulan.
pangeran // November 15, 2008 pada 9:03 am
Pengalaman gue pake Beat :
- Kaki / tangan gue pegel2 karena sempit dek-nya.
- Gas terasa berat saat putaran bawah.
- Jok / Sokbreaker keras abiss ( pantat pegel ).
- Bensin cuman tembus 1 : 50 ( speed rata2 50km ).
Tapi gue enjoy aja soale tuh motor bukan buat gue, coz yg make ade gue yg emang pass ama bodynya. tapi secara keseluruhan beat okelah. tapi btw gue mau bobo dulu ahhh naik beat puegel banget yakk…gue ga cocok naik beat soale kecil bgt. kalo yg naik bodynya kecil mungkin lebih pass kali yak. soal keiritan gue akuin cukuplah alias ga irit2 amat.
Mas Wiro // Desember 4, 2008 pada 12:03 pm
Paké BeAT énak bangêt.
Dengkul ya gak nyénggol, spt yg diiklankan salah satu kompetitor (bahkan iklané sdh mulai jarang, soalé gak sesuai kenyataan).
Masalah irit, GAK HANYA BEDA SESéNDOK!!!
Kalo kalian pada punya (bukan pinjam) BeAT n MIO, dengan kondisi bener2 standar dan servis berkala yg rutin, maka kamu baru boléh berpendapat.
Why? Karena béda banget n signifikan. Belum lagi fasilitas….jauuuhhhhhh banget.
Secara kelahiran, BeAT memang baru. Tapi kalo diitung bener2 dalam periode yang sama, maka BeAT jauh lebih banyak dalam penjualan. Akumulasi penjualan memang MIO, krn duluan terbit. Tp dengan rentang waktu yg sama, nantinya MIO akan dilibassssssss.
Time will Tell
Please wait……
Hé hé
orang2an // Desember 14, 2008 pada 10:26 am
well…

kayakna beat dah mulai menginvasi mio tuh
ati2 loh mio di kudeta,hehehe…
secara meski mesinnya lebih kecil, tapi sperti yg diutarakan bung komeng, tuh mesin pny keunggulan trsendiri dibnding mesin mio
belum lg fitur2 laen yg blm ada d mio/soul…
let’s see round 2 yach…
arrow89 // Desember 14, 2008 pada 4:44 pm
kyna di jalanan lebih banyak beat drpd mio rinso smiley…….
new mio "hadir" // Desember 29, 2008 pada 7:42 pm
ya jlZ salah apa yg diomongin lo coy…….
di jalanan lebih banyak pengguna MIO dr pd beatttt
lo matanya tomprong X makanya salah liat!!!!
Kucrut_bike's // Desember 29, 2008 pada 11:12 pm
@new mio
Tau gak beda nya MIO sama MIO Rinso?? Klo penjualan beat lebih banyak dibanding mio rinso ya gw gak heran sih.. Tp klo digabungin sama penjualan MiO lawas ya masih kalah banyak..
XXx // Desember 30, 2008 pada 8:44 am
Baca data AISI donk! kliatan Mio Rinso masih jauh lebih unggul dalam skala penjualan ATPM kategori matic 110cc dari pada beat….(baca donk!)
Artinya Sales to Customer dari Dealerpun tidak akan banyak berbeda dari data AISI…bayangin kalo beda…stock ratio akan bertambah atau berkurang banyak khan. Dan ini menyebabkan aliran cash flow macet…cet…cet… Uang gak puter maka penjualan AISI harusnya terganggu. Tapi KENYATAANNYA ndak gitu….(speak by Data, Analisys juga donk!)
Nah tunggu aja data police registration alias STNK…weeek!
Kucrut_bike's // Desember 30, 2008 pada 9:28 am
Minta link nya dong bro.. Soalnya gw cuma liat dr yg sliweran di jalan :p
Narjee // Desember 30, 2008 pada 10:03 am
Kendaraan yag bersliweran di jalanan tempat anda tidak mencerminkan / merepresentasikan jumlah Mio yg sebenernya…
akoe // Desember 30, 2008 pada 11:34 am
Sekarang org udah pada pinter.
makanya gak salah klo org lebih milih BeAT drpd MIO. Secara teknologi BeAT emang lebih unggul blon lagi fitur 2 keselamatannya yg gak dimiliki Mio bahkan Mio soul sekalian. Maka gak heran klo penjualan BeAt meroket.
XXx // Desember 30, 2008 pada 1:43 pm
Beat kliatan meroket karna sebelumnya AHM gak ada produk yang fitting di segmentasi ini. Low price matic.
new mio "hadir" // Januari 4, 2009 pada 10:58 pm
@ Kucrut_bike’s
DASAR KUCRUT SALES AHM,MAKANYA SELALU NGOBRALIN PRODUK BANGGAANNYA BIAR DAPAT UANG TAHUN BARU!!!!!!
new mio "hadir" // Januari 5, 2009 pada 11:57 am
@ akoe
DASAR MANUSIA PALING GOBLOG SE JAGAD RAYA LOE……
DIMANA-MANA MASALAH KESELAMATAN TUCH TERGANTUNG SAMA PENGENDARA NYA BEGO!!!!
KLO MOTOR SI NGIKUT AJA SAMA YG MAKE.
KLO LOE MAKENYA SEMRAWUT YA GA BAKALAN SELAMAT TAU.
YANG ADA LOE MASUK RS-KUBURAN LOE!!!!!!
PILIH YANG MANA LOE????????????
kucrut_bike's // Januari 5, 2009 pada 3:53 pm
@ new mio
ck ck ck.. bener2 ga pake otak ni orang klo jeplak.. emosi aja yang di duluin.. sekolah dmn sih??
akoe // Januari 5, 2009 pada 4:53 pm
Diem, diem, diem….
Ada salesnya YAMAHA di sini….
New Mio?
Kelaut aja deh…..
Bisanya cuma ganti baju doang.
apa gak malu tuh?
dulu sukanya ngata2in kompetitor klo sukanya ganti2 baju doang.
Lho sekarang?
Malu2in tau…….
si jago irit // Januari 5, 2009 pada 6:03 pm
eh crut, si new mio tuh kagak sekolah makanya kalo ngomong gak pake mikir!!! bhuahahahaha
ucweblagi // Januari 6, 2009 pada 7:35 am
kalo memang ahm mikirin keselamatan, pasti fitur “keselamatan” yg ada di beat diberikan juga di motor2 ahm lain tapi ?
jadi gue curiga fitur2 ini cuma buat tambahan untuk menutupi kekurangan beat dari mio.
Kucrut_bike's // Januari 6, 2009 pada 8:37 am
@^
Fitur keselamatan rem tangan buat matic emang perlu bgt.. Karena ga pake transmisi kayak motor pada umumnya gas dikit udah ngglosor tu motor. Klo motor biasa kan bisa di netralin dulu.
Boleh tau buat nutupin kelemahan yg mana dari mio?? Ada data nya gak?
XXx // Januari 6, 2009 pada 8:54 am
Buah ha ah aha ha ha ha Goblok loe semua pada diakalin AHM. Fitur macam standing swicth di Beat cuma bisa ngerepotin doang. nyesel temen gue beli Beat. Abis baru panasin mesin motor mau keluar pager rumah mesin terpaksa mati karna di standing dulu, giliran dibawa keluar pager dihidupin lagi, mau kunci pager mesin cut off mati lagi, setelag gembok kunci pager terpasang baru mesin dihidupin lagi….aduuuuuh susahnya punya piaraan HONDA BEAT macam ini belagu kali yeeee….ngerepotiiiiiin amat amit-amit….belum lagi gak effisien, mesin mati hidup terus-terusan…….bensin tekor juga buat starter mesin terus-terusan…(bisa sama kayak mesin jalan idle selama 2,3 menit bensin yang dibutuhkan untuk starting engine) percuma promosinya 1:60, belum jalan udah terkenciiing-kencing dahulu…wa ka ka ka ka kaa kaaaaak!
Narjee // Januari 6, 2009 pada 9:09 am
Bener bro. Slaen bensin tekor, kasian aki nya juga. Tentunya klo suka repot dan ga masalah disusahin ya terserah anda2 aja…
kucrut_bike's // Januari 6, 2009 pada 10:51 am
skywave juga punya kan fitur stand switch?? makin ketauan mana yang ngerasa jadul…
Blue Devil // Januari 6, 2009 pada 11:06 am
fitur stand switch bisa dianggap suatu kelebihan tapi bisa juga jadi satu kekurangan, karena dengan adanya fitur itu disuatu saat bisa membantu tetapi disuatu saat juga akan sangat menggangu sekali…
jadi stand switch bisa dianggap bukan suatu nilai + untuk sebuah motor
XXx // Januari 6, 2009 pada 11:06 am
Buat apa punya fitur kalo malah ngerepotin dan buat tekor….
fitur yang katanya modern malah bikin repot…
harusnya kalau memang modern bisa bikin hidup jadi lebih mudah!
Kalo ngerti brarti masih punya otak…kalau kagak…(yah percuma…pasti juga ngak kerasa)
kucrut_bike's // Januari 6, 2009 pada 1:58 pm
buat apa ngejelekin merk sebelah yang lebih komplit fiturnya plus velg enkei yang kuat gak kayak Velg YMKI yang abal2 gampang peyang…
XXx // Januari 6, 2009 pada 2:18 pm
fitur komplit bukan jaminan, ibarat masakan yang ikannya komplit gak jaminan enaaaak! ya khan! kadang sangking komplittnya malah bikin eneg karena fiturnya gak fungsional semua!
siapa yang jelekin produk tetangga, gak perlu dijelek-jelekin emang dah jelek dari sononya.
di dunia dan akhirat juga dah pada tahu yang namanya produk tetangga gue yang elo pake emang bikin eneg. gak enak, gak fungsionil dan cuma jual tampilan luarnya.
anton_ks // Januari 6, 2009 pada 4:40 pm
hajar bleh
sikat crut….
lanjuuuuuuutt
kucrut_bike's // Januari 6, 2009 pada 4:45 pm
emang klo motor makin canggih pasti makin agak ribet..
makanya lo emang lebih pantes pake motor jadul yang gampang segala2nya…
kucrut_bike's // Januari 6, 2009 pada 4:46 pm
@anton
justru gw yang memburu komentar2 begundal fanatik buta Yamaha bro.. gemes juga baca2 komen2 ketololan mereka hahahha…
ucweb // Januari 6, 2009 pada 4:56 pm
saat nunjuk orang lain sebenarnya 3 jari nunjuk diri sendiri.gimana atas gue setuju ga?
paidjo_pajah // Januari 6, 2009 pada 5:23 pm
Gw jd pengen sharing nih.
Tetangga gw kemaren pas taon baru rencananya mau jalan2 ke ragunan ngajakin anaknya yg masih 5 thn. Ini tetangga gw persis sebelah rumah.
Pas dia mau manasin motor MIO ada yg kelupaan, dompet apa apalah gw lupa.
Anaknya yg masih balita tadi langsung naek ke motor dan langsung nge-gas. Kontan aja deh motor sama anaknya nyungsep ke got.
Batal rencana mau ke Ragunan malah jd ke RS Sentra Medika, Cimanngis. Baru tadi pagi pulang.
Ini perhatian aja buat yg punya motor metic khususnya MIO.
Narjee // Januari 6, 2009 pada 6:26 pm
itu sih jg perhatian buat yg punya anak khususnya balita bro…. Mohon diperhatikan anak nya…
aldy // Januari 6, 2009 pada 7:25 pm
Bener sih. Tapi coba klo MIO punya fitur Side Stand Switch dan Parking Brake Lock seperti yg ada pada BeAT atau VARIO hal yg seperti itu tdk akan terjadi.
Kucrut_bike's // Januari 6, 2009 pada 7:31 pm
Itulah guna nya fitur safety bukan malah jadi percuma n ribet.. Itu sih kata2 orang yg ngiri krn skutik jadul nya ga punya yang begituan..
Kucrut_bike's // Januari 6, 2009 pada 7:33 pm
@ucweb
Ya dia sih setuju2 aja wong kalian sama2 begundal yamaha; pasti nya suatu suara buat ngejatuhin gw dunkz.. Gak heran koq gw..
andrey // Januari 6, 2009 pada 8:08 pm
Buat yg punya motor metic, hati2lah.
Terutama yg gak punya perlengkapan keamanan.
Pernah liat video ini lum?
http://caplang.wordpress.com/2007/11/02/bahaya-motor-matic/
andrey // Januari 6, 2009 pada 8:13 pm
Klo susah bisa yg ini:
http://s234.photobucket.com/albums/ee13/aldin_on_air/?action=view¤t=matic.flv
Maka hati2lah mengendarai motor matic terutama yg belum ada fitur Side Stand Switch dan Parking Brake Lock-nya.
Kucrut_bike's // Januari 6, 2009 pada 10:23 pm
@xxx
Emang dasar nya aja temen lo yg gak tau dan lo nya yang tolol krn tau nya cuma skutik jadul. Tau ga di beat/vario tuh punya fitur auto choke, jd gak perlu manasin motor lama2.. Lagian motor fitur komplit dibandingin sama yang jadul yg ga punya fitur kayak gitu. Wajar jadi gak biasa dan bingung..
kampret // Januari 7, 2009 pada 7:35 am
fitur Side Stand Switch sangat2 penting. tapi kalo ngasih fitur ini cuma di 2 jenis motornya, jelas2 ahm gak peduli dgn keselamatan. dia ngasih fitur ini cuma agar lebih pede melawan matic ymki.
emangnya fitur itu gak berguna buat motor bebek atau motor laki ahm ?
kalo ini dilakukan, dua jempol keatas buat ahm.
Kucrut_bike's // Januari 7, 2009 pada 9:30 am
@kampret
Klo menurut gw sih ahm ga mau atau blom mau pake fitur ini di segmen bebek sama sport nya karena bakalan naekin harga. Tapi yang sangat rawan dan perlu bgt pake fitur ginian ya motor matic secara udah ga pake kopling sama persneling lg.. Klo bebek/sport kan masih bs di netralin dulu gigi nya atau hrs narik kopling dulu.. Tergantung ridernya juga sih.. Klo lupa terus kejadian ya takdir.
XXx // Januari 7, 2009 pada 10:51 am
Ah…buktinya combi-brakenya kok dilepas pas pas pas, padahal kalo gue baca di artikel ttg combi brake di blog ini, itu fitur lebih penting, …maaf yang bener JAUH lebih penting dari fiture macam standart swicth.
Kok dilepas ya AHM…? katanya perduli keselamatan dan kenyamanan pengguna serta menyertakan fitur berteknologi…mana mana buktinye Cruuut?
Bo’ong loe!
SupreX // Januari 7, 2009 pada 5:49 pm
coba sekarang liat motor2 YAMAHA. Fitur2 keselamatan seperti ini absen. Sama sekali gak diperhatikan untuk menekan cost. Tapi kasihan kan konsumen yg jadi korban….
kampret // Januari 8, 2009 pada 7:37 am
@SupreX
fitur2 keselamatan ini juga gak ada dimotor loe
@Kucrut_bike’s
berarti ahm lebih mementingkan keuntungan dibanding keselamatan ? sama aja dong dgn merk2 lain
padahal selama ini AHM walaupun ngasih harga mahal tetep laku keras kan ?
XXx // Januari 8, 2009 pada 8:17 am
iya betoool itu.
padahal….justru rangka MIO jauh lebih besar diameternya dibanding BEAT, gak percaya, buktikan sendiri, kedua motor diterondoli , diukur dimeter pipe framenya…jauh lebih gede dan kokoh MIO dibanding BEAT.
(Gue pernah ngukur dan bandinggin sendiri, gak percaya silahkan buktikan sendiri! Gue kagak Bo’ong kayak si Kucrut)
Mana keselamatan yang diagung-agungkan AHM??? mana? mana?…pembeli dibohongi dengan fitur-fitur yang mengganggu…justru fitur keselamatan yang paling pokok, yaitu kekuatan rangka produk itu sendiri malah diabaikan…beeeeeh…makan tu Cruut!
rajanya matic // Januari 8, 2009 pada 1:14 pm
iya tuh crut, AHM jangan nipu konsumen kayak gitu! masak kualitas sama kok harga jauh lebih mahal???
kamu sebagai salesnya jangan ikut2an nipu orang juga!!
new mio "hadir" // Januari 9, 2009 pada 10:58 am
@ XXx
MAKLUM AJA SOBAT……
SI KUCRUT KAN SALES NYA HONDA…….
MAKANYA MOTOR JADUL GITU DI BILANG OK.
SOAL NYA BIAR HONDA NYA LAKU SI…
MAKLUM AJA DIMANA-MANA SALES HONDA TU SAMA KAYA KUCRUT,ALIAS TUKANG TIPU!!!!
B
NEW MIO VS BEAT,ROUND 2 FIGHT « ßoy™ // Maret 9, 2009 pada 3:14 pm
[...] BEAT VS MIO, ROUND 1 FIGHT!!! [...]
haikal // Maret 14, 2009 pada 9:31 pm
bgus mna beat ama mio?
Kucrut_bike's // Maret 15, 2009 pada 3:36 pm
Ada anjing2 nya yamaha ya?
Vegy Z // Maret 18, 2009 pada 9:31 pm
Memang bukan yang pertama tapi lebih sempurna !
Gak usah ngomong Pertama
Yang pertama mempopuilerkan Skutik Itu Kasea, Jialing , Dan teman2nya Jet Lee.
Anjani // Maret 18, 2009 pada 9:37 pm
Mio-ku tahun 2006
Ku gak suka karena ibuku kalo mau bonceng kakinya terlalu ngangkat keatas , gara-gara pijakan kaki mio tuh ketinggian
maaf ” Kayak mau be’ol ” . Trus aku belikn aksesoris , tapi malah patah . Duh kapokmu tuh kapan.
Udah deh ahirnya kupindah ke BEAT
Seksi , Irit . Ibuku senag bangt.
Gue Netral // Maret 18, 2009 pada 9:43 pm
Mio tuh kesannya brutal
Nggak mau tertib lalin.
Mungkin terpngaruh iklan Yamaha yang norak banget.
Hayooo … Tanggung jawab lho … kalo ada konsumenkamu yang lebh nbanyak yang ugal-ugalan gara2 iklan kamu.
Bisa gak buat iklan yang sopan, gak norak .
Lihat aja komentar penggemar YMha selalu pake Kata2 Kotor. Suka menghina . persis seperti iklan Yamaha Yang penuh hinaan terhadap Produk lain.
Tidak mendidik banget.
ahuy // Mei 5, 2009 pada 2:50 pm
Pokoke mio menang tua doank…..soal fitur jauh ketinggalan dibanding vario n beat………..
125 // Mei 5, 2009 pada 9:13 pm
Kalo di jalan yang gw liat banyakan beat ah skrg..
Mio ketampol keknya sama Beat…
Coba baca deh tabel di atas itu yang udah disediain….Dari berbagai fitur banyakan Beat yang menang dibanding Mio…
@new mio “hadir”
buset, caps matiin aja kale mas..
Motor jadul ?? Jadulan mana Mio ma Beat ??
Ngomong tuh dipikir dulu, jangan jelek2in produk dan orang seenak jidatnya gitu donk..
Biasanya sih yg suka ngejek2 gitu, orangnya sirikan..Mungkin dah beli mio, pengen beli beat gak mampu..Jadinya jelek2in Honda gitu de…
“Sirik tanda tak mampu…..”
Yamania // Mei 6, 2009 pada 8:27 am
Goblok semua…ini yang dibandingin khan mio tua ama BeAT, bukan Mio Baru ama BeAT. Dasar………
Kalo Mio Baru seh lebih sexseh …..Gue tetep pilih Mio…loe juga mau ape…sirik khan.
Pokoknya Gue ama temen-temen Gue tetap pilih Mio weeeee…..he he he
ade // Juli 8, 2009 pada 11:18 pm
jual new mio 2008 modif
harga 11.000.000 cash
kilometer 3000
kalo berminat silahkan email ke dewa_dedi@yahoo.com
nanti sy kirim gambarnya mio
V. Rossi // Agustus 13, 2009 pada 8:45 am
Sobat- sobat…terima kasih informasinya, sangat berguna. Cuma kalau boleh saran, jangan pakai esmosi menjelekkan teman yg lain, mereka juga kan saudara setanah air, lagian yg kita ributkan produk merk Jepang (walaupun parts=Indonesia). Mudah2an pemerintah tanggap dan membantu rakyat Indonesia dengan bekerjasama pabrikan membuat motor asli Indonesia terus di ekspor ke Eropa, Timur Tengah, Amerika, jadi duitnya masuk ke rakyat Indonesia, terus kita nikmati supaya engga perlu kirim2 TKW lagi, tapi kita ekspor motor skutik atau mobil misalnya (teman saya orang Mesir cerita udah banyak Avanza di Mesir). … PISSS
stainless tanks // Oktober 6, 2009 pada 1:12 pm
Info yang bagus…
penyakit yang sering di alamin oleh beat apa yah?
Trima kasih..
dian // Oktober 7, 2009 pada 10:44 pm
Ternyata org jakarta udah mulai pinter. lupa baca dimana klo motor terlaris dijakarta itu BeAT. Bukan matic merek Y yg jadul itu.
Eno_KAHM // Desember 4, 2009 pada 9:01 am
waduwhhhhhh,,,,.,…… kalo baca koment diatas kayaknya beAT jauhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh lebih bagusssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss ketimbang m..(sensored) cz beAT keluar baru aja udah laris manis apalagi kalo keluarnya dari dulu bgt pasti merk m.. itu gak bakalan punya fans gitu…dulu m.. itu laris gara-gara kepeksa beli motor matic yang gak ada pilihan lain……. sekarang coba AHM nambahin jagoan maticnya lagi vario CBS busyeeeeeetttt maju terus AHM!!!!
Tebrot // Desember 10, 2009 pada 3:25 pm
Beat kurang nyaman di tunggangi di banding MOI soalnya panjang stang BEAT lebih pendek dibanding MIO jadi lucu aja nunggangin BEAT kalo jarak jauh..alo dalem kota sepertinya BEAT lebih menyenangkan…soal bahan Bakar…nik MIO kudu mikir2 dulu deh Boss..jalanan kudu deket2an SPBUnya…kalo ga..jangan sampe deh berani2 bensin dibawah indikator setengah….
dian // Desember 13, 2009 pada 9:43 pm
haree genee pake mio…
Djadoel achhh…..
Eno_KAHM // Desember 17, 2009 pada 8:52 am
pake beAT makin keren…….. Ya meskipun gue pake vario CBS yang penting semua produk matic HONDA bagus-bagus semua………..tunggangannya Anteng, Nyaman, dan Safety-nya OK banget..
hendrik00 // Februari 3, 2010 pada 11:00 pm
uda uda gak usa berantem mio ama beat ama aja kok, itu cuman tergantung selera klo da yak mio ya di syukurin klo belom punya ya beli beat aja lebih bagus dan yang terpenting lebih irit hehe….