Kali ini Gue harus mengakui, Honda Blade 110R ini memang benar-benar bebek Honda yang revolusioner. Model baru ini ditunjang dengan type engine yang memang benar-benar baru dengan desain mesin yang up to date alias modern, bahkan konsep mesinnya adalah efisien. Baik secara performa maupun proses manufakturingnya. Oke kita lihat spesifikasinya terlebih dahulu:

SPESIFIKASI TEKNIK BLADE 110R
Tipe mesin : 4 langkah SOHC
Pendingin : Udara
Diameter x stroke : 50 x 55,6 mm
Displacement : 109,1 cc
Tenaga maksimum : 8,66 dk/7000 rpm
Torsi : 8,42 Nm/5.500 rpm
Kompresi rasio : 9 : 1
Karburator : Keihin venturi 17
Kopling : Basah, diafragma & sentrifugal
Pengapian : DC CDI
Dengan rancang bangun mesin yang memiliki konsep efisiensi baik secara performance maupun efisien pada tahap produksi, maka beberapa part-engine ini dirancang khusus. Diharapkan mesin rancangan baru ini akan memiliki efisiensi mesin yang tinggi dalam artian performa handal dengan input yang minim, input disini berarti juga konsumsi bahan bakar yang rendah / irit.
Untuk mendapatkan mesin yang memiliki efisiensi mesin yang tinggi/baik ini, hal paling dasar yang diperhatikan Enginier Honda Japan (mesin type baru ini dirancang langsung dari Jepang) adalah bagaimana menekan gaya gesek yang ada pada mesin motor. Beberapa cara dilakukan untuk mengurangi friksi yang terjadi pada beberapa komponen mesin yang selalu bergerak dengan kecepatan tinggi.
Nah coba kita ulas satu per-satu, oke;
ROLLER ROCKER ARM

Head cylinder dengan tutup lebar untuk mempermudah penyetelan valve, sudah seperti pada Vario atau Beat. Untuk mengurangi gesekan antara kem dengan pelatuk, rocker-arm sudah dipasangi roller seperti pada Yamaha Jupiter MX. Dengan adanya roller tadi maka gesekan yang terjadi antara noken as dengan pelatuk rocker-arm akan berkurang.Sehingga terjadilah efisiensi mekanis atau minimalisasi gesekan/friksi. Dengan berkurangnya gesekan, mesin semakin enteng berputar, tenaga lebih besar, konsumsi bahan bakar lebih irit dan yang pasti panas di sektor ini akan berkurang jauh, itulah sebabnya tidak perlu lagi adanya sirip-sirip pendingin pada bagian head cylinder ini. Sistem roller rocker-arm ini juga bikin buka-tutup klep lebih presisi, sehingga kompresi real pada dapur pacu akan maksimal. Inilah yang menyebabkan tenaga/performa mesin yang besar.
PISTON PENDEK & RINGAN
Piston dibuat lebih ringan. Caranya panjang piston dibuat lebih pendek. Persis seperti desain piston Honda Beat. Jadi, bidang gesekan akan semakin sempit dan otomatis gesekan antara dinding silinder dan dinding piston akan berkurang banyak.
Untuk memperingan gesekan pin piston dibikin offset. Artinya posisi pin piston tidak di tengah-tengah diameter piston. Namun digeser sedikit supaya gaya resultan piston yang menekan stang piston tidak langsung tepat mengenai pusat crankshaft. Alhasil putaran crankshaft akan lembut dan semakin ringan karena gesekan pada dinding cylinder / liner juga berkurang.
Body piston dilengkapi lubang oli. Oleh pihak Honda, lubang oli ini biasa disebut oil-jet. Terutama pada alur ring oli. Maksudnya supaya aliran pelumas lancar lewat lubang itu. Ini juga yang bikin piston awet dan licin sehingga gesekan juga berkurang.
CRANKCASE OFFSET
Ketika piston berada di TMA (Titik Mati Atas), titik tengah pin kruk as dengan titik tengah pin piston tidak sejajar. Fungsinya tentu untuk memperlancar putaran crankshaft dengan cara memberikan awalan momen gaya pada pin kruk as sekaligus mengurangi gesekan piston dengan liner ketika naik-turun di dalam silinder. Ini sepaket dengan Offset Pin Piston.
Selain itu, terjadinya gesekan sangat besar bila piston menonjok liner pada fase naik menuju TMA. Di motor dulu yang tidak dilengkapi crankcase offset, liner kerap cekung akibat ditonjok piston berkali-kali. Akibatnya gesekan akan semakin besar dengan semakin cekungnya liner.
Dengan penggunaan metode ini pada mesin Blade 110R, maka getaran akibat mesin akan lebih rendah. Selain didapat suara mesin yang lebih halus, rasa tidak nyaman pengendara akibat vibrasi mampu dielimir sistem offset.
KOPLING SISTEM MATAHARI
Masih dalam rangka memperkecil gesekan sekaligus untuk menghasilkan akselerasi yang jempolan, kopling Blade 110R berbeda dengan generasi C-Series. Sistem kampas kopling tidak seperti dulu yang dilengkapi 4 pegas spiral. Sekarang seperti di mobil yang manganut sistem matahari atau pegas diafragma. Kopling sistem matahari ini selain lentur juga mampu menekan kampas lebih merata. Bahkan sistem kampas kopling ikut dibenahi. Kini hanya memakai tiga lembar. Sehingga tidak menimbulkan banyak selip. Karena semakin banyak jumlah kampas kopling pada tipe kampas kopling basah akan lumayan menyumbang terjadinya slipper.
OVERSTROKE TORSI LEBIH GEDE
Jika melihat diameter x stroke yaitu 50 x 55,6 mm. Termasuk mesin overstroke atau lebih panjang langkah piston dibanding diameter.
Sistem mesin yang menganut konfigurasi Overstroke mampu mendongkrak torsi gede pada rpm bawah. Lihat saja dari spesifikasi tekniknya. Torsi 0,86 kgf.m (8,42 Nm) pada 5.500 rpm. Lumayan dashyat untuk mesin 110cc yang diklaim irit.
Yang paling luar biasa adalah dengan desain mesin modern yang beraspek pada efisiensi di dalam proses produksi, maka lead time produksi, production process, dan biaya produksi akan lebih rendah.
Ujung-ujungnya ke HPP/unit akan lebih rendah, tergantung mau untung lebih banyak atau keuntungan ini akan di share ke konsumen.
Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy !!!
78 tanggapan so far ↓
anton // Desember 5, 2008 pada 1:08 pm
HEBAT DEH…
Salut buat HONDA sekarang. Ternyata sang macan mulai bangun nih….
ciprie // Desember 5, 2008 pada 1:17 pm
muantebz dah….
hanamon // Desember 5, 2008 pada 1:27 pm
@anton
bukan macan mas tapi bebek yang bangun. macan mah tetep jadul aih..aih..
nah kalo yang ini baru bisa dibilang revolusioner n new. kapan megy n tigi direvisi mesinx yach?… btw emang udah seharusx ahm ngeluarin produk yg baru n banyak lha wong sdmx banyak, pabrik luas, dana ada, kurang palagi ya to.
selamat bwat ahm-bladex, n nantikan juga ymki-vegazrx.
hanamon // Desember 5, 2008 pada 1:29 pm
oh ya masbro komeng katax r15 jadi launch juga bareng vegazr di jms bener ga masbro?.. atau ada brita laen lagi?..
salam uhuy…
Al K // Desember 5, 2008 pada 2:43 pm
Ada satu penyesalan dari saya atas diluncurkanya honda blade 110R terhadap yamaha, dikarenakan bentuk dari blade ini hampir mirip dengan yamaha X1 110/X1R 135, padahal telah diketahui banyak penggemar yamaha dari dulu hingga kini yang menantikan akan hadirnya varian X1 tetapi pihak YMKI tidak mengabulkanya karena khawatir produk itu tidak akan laku diIndonesia, sebaiknya YMKI melihat begitu banyak pengguna jupiter yang merubah bentuk jupiter ke X1/X1R ini berarti ada indikasi bahwa X1/X1R begitu diidamkan oleh pengguna jupiter ”mungkin ini bisa jadi bahan pertimbagan YMKI” .
saya melihat Yamaha Indonesia sekarang ini hampir sama dengan AHM sebelum tahun 2007 dimana kaku dan kikuk untuk melihat kenyataan yang terjadi dilapangan (AHM selalu bilang kalau masih laku buat apa buat baru), AHM berubah setelah penjualannya hancur dan untuk pertama kalinya pangsa pasar dibawah 50%, sekarang AHM sangat aktif sekali melakukan terobosan2 baru untuk merebut kembali ‘kue kecil’ mereka yang telah hilang diambil yamaha atau mungkin juga ‘kuenya suzuki’ yang telah diambil yamaha, beda dengan yamaha kali ini yang sekarang terkenal adem ayem saja merasa nyaman dengan posisinya(saya harap saya salah dalam menafsirkan ini).
kritikan terhadap vega zr mungkin adalah salah satu kekecewaan pengemar akan bentuk dari tampilan vega zr yang ‘katanya’ untuk anak muda yang doyan kecepatan, kecepatan tanpa diimbangi tampang yang bagus itu seperti sayur tanpa garam atau kecantikan dalam tanpa diimbangi kecantikan luar.
(YMKI bisa belajar dari scorpio yang lebih cepat dan murah dari tiger tetapi tidak mampu mengalahkan penjualan tiger dikarenakan kalah dalam bentuk tampilan luarnya).
Saya harap tahun 2009 adalah tahun kebangkitan yamaha minimal untuk tetap mempertahankan posisinya agar ‘kuenya’ tidak diambil pihak lain.
Al K // Desember 5, 2008 pada 2:45 pm
Ada satu penyesalan dari saya atas diluncurkanya honda blade 110R terhadap yamaha, dikarenakan bentuk dari blade ini hampir mirip dengan yamaha X1 110/X1R 135, padahal telah diketahui banyak penggemar yamaha dari dulu hingga kini yang menantikan akan hadirnya varian X1 tetapi pihak YMKI tidak mengabulkanya karena khawatir produk itu tidak akan laku diIndonesia, sebaiknya YMKI melihat begitu banyak pengguna jupiter yang merubah bentuk jupiter ke X1/X1R ini berarti ada indikasi bahwa X1/X1R begitu diidamkan oleh pengguna jupiter ”mungkin ini bisa jadi bahan pertimbagan YMKI” .
saya melihat Yamaha Indonesia sekarang ini hampir sama dengan AHM sebelum tahun 2007 dimana kaku dan kikuk untuk melihat kenyataan yang terjadi dilapangan (AHM selalu bilang kalau masih laku buat apa buat baru), AHM berubah setelah penjualannya hancur dan untuk pertama kalinya pangsa pasar dibawah 50%, sekarang AHM sangat aktif sekali melakukan terobosan2 baru untuk merebut kembali ‘kue kecil’ mereka yang telah hilang diambil yamaha atau mungkin juga ‘kuenya suzuki’ yang telah diambil yamaha, beda dengan yamaha kali ini yang sekarang terkenal adem ayem saja merasa nyaman dengan posisinya(saya harap saya salah dalam menafsirkan ini).
kritikan terhadap vega zr mungkin adalah salah satu kekecewaan pengemar akan bentuk dari tampilan vega zr yang ‘katanya’ untuk anak muda yang doyan kecepatan, kecepatan tanpa diimbangi tampang yang bagus itu seperti sayur tanpa garam atau kecantikan dalam tanpa diimbangi kecantikan luar.
(YMKI bisa belajar dari scorpio yang lebih cepat dan murah dari tiger tetapi tidak mampu mengalahkan penjualan tiger dikarenakan kalah dalam bentuk tampilan luarnya).
Saya harap tahun 2009 adalah tahun kebangkitan yamaha minimal untuk tetap mempertahankan posisinya agar ‘kuenya’ tidak diambil pihak lain.
Al K // Desember 5, 2008 pada 2:59 pm
diatas adalah curhat gue yang merindukan X1R 135.
Kalau YMKI takut mengeluarkan X1R sebaiknya X1R gradenya dinaikin lagi aja dari MX dengan menggunakan injeksi dengan harga 16.5 -17jt dengan target penjualan 15rb/bulan biar sama dengan fu dan cs1.
k0meng // Desember 5, 2008 pada 4:40 pm
@Al K
Iya Bro, ini perasaan yang sama dengan yang Gue miliki juga. Ah…mungkin ini perasaan para Y-Bikers semuanya ya?
Blekok // Desember 5, 2008 pada 5:23 pm
Satu lagi meng.
Sìstem decomprsì diilangin.
Kesimpulannya adalah si blade itu perpaduan antara jupi z and new shogun 110 R.
Itulah hasìl intip2 ahm pada bebex2 digdaya dikelasnya dan jamannya masing2.
p3ngamat // Desember 6, 2008 pada 1:00 am
sedih dech …
rebellion // Desember 6, 2008 pada 1:00 am
tumben nich blog customernya pada ngisi2 dengan bahasa manusia…biasanya klo gw baca blog…ujung2 nya pada jelek2in Y or H…(pan mang saingan)…kadang2 ngasih koment yg nonsen atow bullshit, yg ujung2nya banggain diri2 sendiri gitu loh…gw salut bwt Y bikers yg punya pemikiran diatas…gak jlek2in honda, pdhal kan Y bikers…
kangojek // Desember 6, 2008 pada 7:11 am
hmm..
bagus juga strategi Honda dengan membuat mesin yg bener2 baru, sesuai tuntutan konsumen. kyknya Honda memang berfikir jangka panjang, gak terlalu reaktif dengan “pancingan” kompetitor.
Berarti bener info dari temen yg bilang kalo nih mesin emang disiapin untuk turun di ajang balap motor.
jadi pengen liat nih motor di JMS,
sekalian ngajak anak nonton ASIMO ah…..
setuju sekali sama Oom Al K,
kayaknya Yamaha musti dibangunin dari tidurnya nih…
mungkin Direkturnya dah kehabisan waktu untuk jadi pembicara di seminar2 marketing, jadi gak sempet mikirin strategi kedepan
he..he..he..
salam ojek!
Tyas // Desember 6, 2008 pada 9:11 am
Saran nih buat YMKI : luncurin aja Yamaha X1R dengan mesin tegak MX 135cc, desain mirip2 blade tapi lebih keren plus radiator dan monoshock, tapi harganya di deketin. pasti keok angka penjualannya tuh si blade.
anton // Desember 6, 2008 pada 9:48 am
hanamon…..
macan yg gue maksud bkn si Tiggie, tapi macan si penguasa pasar. Honda kan perusaan motor terbesar, cuma sayang kemaren2 cuma tidur2 doang. Nah sekarang dah mulai bangun nih si macan motor……
Taufik // Desember 6, 2008 pada 5:56 pm
kali ini sepertinya Vega ZR harus mengakui keunggulan jagoan Sayap kepak Blade 110R. . nice work Gan !
si jago irit // Desember 7, 2008 pada 1:11 pm
siap2 si macan motor mulai menunjukkan taringnya. taun depan yimihi bakal di KO abis. hahahahaha
Paidjo // Desember 7, 2008 pada 5:48 pm
Wah kayaknya indoprix taun depan bakalan seru nih..
Mr. Momod // Desember 7, 2008 pada 7:22 pm
Selamat Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 1429 H)
Semoga Allah menerima amal-amal kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menerima qurban kita sebagai bentuk takwa kepada-Nya.
Amin Ya Rabbal `Alamin
sazli SMD // Desember 7, 2008 pada 10:09 pm
kalo bisa nih AHM keluar in mtor honda yg 140 cc jaman sekarang ni anak2 muda skarang cari mtor yg cc nya besar tapi harga motornya murah
ya… klo di liat2 skrang nih penjulan mtor jupi MX makin banyak peminatnya . coba anda datang ke daerah kalimantan timur SAMARINDA di tempat saya paling banyak pemake jupi MX . klo honda kenapa nih gak ada jual motor yg ccnya lebih besar dari mx.
klo saya pengen nih motor buatan dari honda, bentuk body motornya pake punya new supra 125 R thn 2008 ,trus pake model monosok n cc mtornya klo bisa di atas cc nya jupi MX . pasti deh gak salah lagi penjualan honda pasti laris manisss
anton // Desember 8, 2008 pada 9:14 am
Ngapain juga pake cc besar tapi ga ada tenaganya. Mending cc kecil, irit tapi powerfull. Coba aja deh bandingin Juppie MX ma CS1 yg cc-nya cuma 125, Si Juppie ga ada apa2nya tuh. Itu baru namanya teknologi. Cc kecil tapi tenaganya gede.
............. // Desember 8, 2008 pada 2:59 pm
Yamaha membangkitkan raksasa tidur !
Tahun 2007 Honda sempat beberapa bulan mengalami kekalahan dengan Yamaha. Selain itu Statement petinggi Yamaha juga cukup mantap, mau menggeser posisi nomor 1 yang selama ini dipegang oleh Honda. Yah.. untuk tahun 2007 selisih antara Honda dan Yamaha hanya 300 ribu unit saja walaupun masih terkendala masalah produksi. Dan untuk tahun 2008 Yamaha mengingkatkan produksi dengan pabrik barunya dari 1.8 juta unit menjadi 2.4 juta unit setahun dimana diharapkan pertumbuhan market share dari 39% menjadi 42%. hm…. fantastis !
Tapi apa yang terjadi di Mei tahun 2008 ?
Seperti Yamaha keteteran menghadapi Honda. Untuk penjualan per Mei 2008 tercatat terjual 541.797 unit motor ke market. Honda sendiri berhasil menjual sebanyak 250.891 unit, Yamaha 217.710 unit, Suzuki 66.202 unit, dan lainnya sebesar 6.994 unit. Secara kumulatif sampai dengan bulan Mei 2008,… total penjualan motor mengalami pertumbuhan 43.77% walaupun ada yang mengalami pertumbuhan dibawah 43.77%
O..o … Siapa dia… ?
Yamaha, mengalami pertumbuhan dibawah 43.77% yaitu sebesar 36.45%, Honda mengalami pertumbuhan sebesar 50.31% dan Suzuki 50.96%
Sepertinya Honda berhasil menyumbat mulut Yamaha, dengan strategi Honda yang innovative. Memang Yamaha terlalu sibuk ngurusin indent dan buat iklan baru dengan gaya emak-emak yang menyindir. Memang meningkatkan penjualan, tapi Honda bergerak sangat cepat dan innovative dengan produk barunya.
Yah… Honda sudah meluncurkan jagoan jagoan baru seperti Revo, Tiger Revo, CS1, Beat, yang teranyar yaitu Blade110R, dan jagoan lainnya yang bakalan menyusul lagi . So pasti akan meningkatkan penjualan sekaligus meningkatkan mindset serta loyalitas konsumen Honda.
Yamaha pasti tidak akan diam saja, lalu apa yang kira kira akan dilakukan oleh Yamaha ?
Apalagi kalau ngak ikut-ikutan keluarin produk baru. He he he ….
Selain itu Yamaha pasti akan mati matian memperjuangkan Matic yaitu Mio dan Mio Soul, karena Yamaha cukup bergantung pada kelas ini. Belum lagi Honda sudah diperkuat lagi oleh Honda Beat yang sepertinya akan sangat mengganggu penjualan Mio. Untuk Mouvo pasti di kurangi deh produksinya… Toh ngak laku.
Untuk kelas Sport Yamaha Vixion. Walaupun diserbu oleh TVS dan Bajaj Pulsar, belum lagi Honda Mega pro, seharusnya motor banggaan Yamaha ini tidak terlalu perduli. Malah mungkin Honda mega pro yang akan tertantang oleh Bajaj Pulsar.
Yang pasti kekalahan Honda beberapa bulan di Tahun 2007, membuat Yamaha telah membangkitkan raksasa tidur !
LAE TOGAR ANAK MEDAN // Desember 9, 2008 pada 9:05 am
betul boz ada yang telah membangkitkan rakzaza yang tidur. zialnya malah nantinya rakzaza yang baru bangun terzebut pazti marah dan bakalan nginjak-nginjak ziapa yang membangunkannya. xixi. hayo peziapkan dirinya ziapa yang membangunkan rakzaza itu.
prayogi2k // Desember 9, 2008 pada 9:16 am
apa-apa “enjiner Jepang”, terus guna nya banyak lulusan “enjiner” di Indonesia untuk apa?
…….jadi karyawan perusahaan Jepang ?…
Kecret // Desember 9, 2008 pada 10:03 am
salut ama strategi nya AHM, kalee ini bener2 4 jempol buat AHM, body baru-mesin baru-teknologi baru….. tapi perbaiki juga donk kelas seprot-nya? megipro bentar lagi kecundang tuch ama vixion dan kombinasi pulsar180 dan apache RTR….
.... // Desember 9, 2008 pada 12:24 pm
Tentang Si Megi kabarnya Honda dah siap2 menghadirkan Honda Hunk. Dengan Body dan performa yg lebih superior. Kita tunggu aja kelanjutannya.
mk // Desember 10, 2008 pada 1:18 pm
Ada satu penyesalan dari saya atas diluncurkanya honda blade 110R terhadap yamaha, dikarenakan bentuk dari blade ini hampir mirip dengan yamaha X1 110/X1R 135, padahal telah diketahui banyak penggemar yamaha dari dulu hingga kini yang menantikan akan hadirnya varian X1 tetapi pihak YMKI tidak mengabulkanya karena khawatir produk itu tidak akan laku diIndonesia, sebaiknya YMKI melihat begitu banyak pengguna jupiter yang merubah bentuk jupiter ke X1/X1R ini berarti ada indikasi bahwa X1/X1R begitu diidamkan oleh pengguna jupiter ”mungkin ini bisa jadi bahan pertimbagan YMKI” .
saya melihat Yamaha Indonesia sekarang ini hampir sama dengan AHM sebelum tahun 2007 dimana kaku dan kikuk untuk melihat kenyataan yang terjadi dilapangan (AHM selalu bilang kalau masih laku buat apa buat baru), AHM berubah setelah penjualannya hancur dan untuk pertama kalinya pangsa pasar dibawah 50%, sekarang AHM sangat aktif sekali melakukan terobosan2 baru untuk merebut kembali ‘kue kecil’ mereka yang telah hilang diambil yamaha atau mungkin juga ‘kuenya suzuki’ yang telah diambil yamaha, beda dengan yamaha kali ini yang sekarang terkenal adem ayem saja merasa nyaman dengan posisinya(saya harap saya salah dalam menafsirkan ini).
kritikan terhadap vega zr mungkin adalah salah satu kekecewaan pengemar akan bentuk dari tampilan vega zr yang ‘katanya’ untuk anak muda yang doyan kecepatan, kecepatan tanpa diimbangi tampang yang bagus itu seperti sayur tanpa garam atau kecantikan dalam tanpa diimbangi kecantikan luar.
(YMKI bisa belajar dari scorpio yang lebih cepat dan murah dari tiger tetapi tidak mampu mengalahkan penjualan tiger dikarenakan kalah dalam bentuk tampilan luarnya).
Saya harap tahun 2009 adalah tahun kebangkitan yamaha minimal untuk tetap mempertahankan posisinya agar ‘kuenya’ tidak diambil pihak lain.
Genesis // Desember 10, 2008 pada 2:10 pm
@mk
jawabannya ada di artikel Honda semakin Yamaha dan Yamaha semakin Honda.
heru // Desember 10, 2008 pada 9:56 pm
branikah blade menantang jupiz yang jadi juara indoprix 2008 dikelas 110 n 125 cc
kenapa CS1 ga brani tampil di indoprix?????
Vivacs1 // Desember 11, 2008 pada 1:09 am
Blade110R memang belum unjuk gigi, kita liat aja nanti jupiZ pasti dikentutin. Ngawur aja CS1 lawan JupiMX aja keok apa lagi lawan JupiZ yg cuma 110cc, keok telak kali…… Bravo Honda!!!
petromaxx // Desember 11, 2008 pada 2:48 am
jangan sampai ymki,..
keluarin ini motor di sini
http://i241.photobucket.com/albums/ff29/Binggoy_B/YBR1.jpg
sama
http://i241.photobucket.com/albums/ff29/Binggoy_B/YBR2.jpg
khan kita nungguin FZ-150,.. ya khan bro semua?
heheheh
org binggung // Desember 11, 2008 pada 3:40 pm
roller dah umum bro, di supra, pulsar jg ada..
ga pake sirip jadi biaya material casting aluminiumnya kurang..lg2 costdown..trus ngurangi jumlah baut dan cup inspeksi ma klep…
namanya over stroke kug lebih bertenaga dibanding overbore tuh gmn??? kl irit saya percaya honda mang irit…
kopling sama aja mau pake pegas ato diafragma dah dihitung ma enginer jepang tuh…cm costdown ma jadi lebih ringan dikit aja bedanya…sekalian aja pake part dari cina kayaknya..hihihi..piss bro..
heru // Desember 11, 2008 pada 9:14 pm
kalo dilihat dan dari info yang q dpt mesinya blade=mesin VArio apanya yang baru???mesin blade adalah mesin vario kompresi di turunkan sehingga ga perlu radiator seperti mesin beat cuman pendinginya tidak peke udara paksa tapi pake sirip-sirip dan tentu saja ditambahin kopling dan gearbox karena bukan motor matic. cc-nya aja sama dengan vario atau beat strategi ini untuk efisiensi biaya produksi. sudah diduga sebelumnya. so biasa aja deh
heru // Desember 11, 2008 pada 9:15 pm
engineer jepang aja dibanggain
engineer indonesia ga kalah bro
heru // Desember 11, 2008 pada 9:19 pm
silahkan buktikan di indoprix ga usah banyak omong kosong, buktikan CS1!!!! kami telah buktikan,piala telah ditangan ,reputasi berbuah prestasi
we r champion
heru // Desember 11, 2008 pada 9:22 pm
mesin CS1 sama dengan mesin honda nova yang gagal di tahun 2000an.cuman kompresi sedikit dinaikkan input bahan bakar ditambah sehingga power naik tapi yang pasti tambah boros, q dah pernah coba temen2 yang punya juga mengeluh boros
Iya aja dah.. // Desember 11, 2008 pada 10:35 pm
cs1 emang boros
setiap temen gw yang pake bilang gitu… enakan motor 2 tak katanya tu da pada mo juwal2in… mending bli FU daripada CS1…
.... // Desember 12, 2008 pada 2:27 pm
Makanya klo ga punya duit jgn beli motor. Beli bensin aja gak kuat kok pengen beli CS1. CS1 dirancang bukan buat orang kere kayak elu. Tapi bwt org kaya yg pengen bergaya.
anton // Desember 12, 2008 pada 2:51 pm
@ heru
“kalo dilihat dan dari info yang q dpt mesinya blade=mesin VArio apanya yang baru???”
Spek Blade adalah 50 x 55,6 mm,sedangkan matic bersaudara mengandalkan 50 x 55 mm. Lah Nice sendiri 50 x 55,5 mm. Kiyotaka Fujihara,Chief Engineer Honda,Co.Ltd benar-benar membuktikan ucapannya..Motor yang baginya merupakan Fire Blade versi mungil ini memang fresh from oven..
Genesis // Desember 12, 2008 pada 2:56 pm
dapur pacu Blade dikembangkan dari dapur pacu Beat, sedangkan Beat sendiri adalah penyederhanaan atau spec down mesin vario
Genesis // Desember 12, 2008 pada 3:02 pm
Tiap orang memang punya pendapat tersendiri, tetapi bagi Gue, untuk mesin bebek Honda, ini memang mesin yang baru, keluar dari tradisi konservatifnya selama ini. Walau dikembangkan lewat saudaranya di lini matic.
madu // Desember 12, 2008 pada 5:20 pm
@anton
“Spek Blade adalah 50 x 55,6 mm,sedangkan matic bersaudara mengandalkan 50 x 55 mm”
klo piston sama dgn dia 50 tp stroke beda 0,6mm bisa dunk cetakan pistonnya sama trus dibubut/dimachining 0,6mm dikit aja di kepala pistonna gmn?
@”Fire Blade versi mungil ini memang fresh from oven”
apakah bener fresh dari open,bukannya teknologi otomotif dah lama? klo bener fresh berapa lama waktu pengembangan dan penelitian untuk blade??…ada yg tahu tentang motor share dunk..
kira2 bangsa kita bisa bikin motor nggak ne??
KuntilAnak // Desember 17, 2008 pada 3:06 pm
“Winning with Blade”… slogannya seharusnya begini “Blade pahlawan kesiangan”…
antiex // Desember 17, 2008 pada 4:27 pm
Coba baca M+ disitu dijelasin perbandingan antara BLADE dan Jupiter Z. Di situ disebutkan bahwa BLADE menang segala2nya dari Jupiter Z. Coba baca deh….
Alvaro Ibrahimovic // Desember 18, 2008 pada 9:49 am
“NO MATTER WHAT WE RIDE, BUT HOW WE RIDE IT!”
Alvaro Ibrahimovic // Desember 18, 2008 pada 9:51 am
SALING MENGHARGAI SESAMA PENGENDARA MOTOR DI JALAN RAYA.
bajoel ijo // Desember 18, 2008 pada 7:25 pm
haduh…pada ngeributin H ato Y,,harusnya kite semua bangga dong ama KANZEN, yang KATANYA desain para ENJINIR INDONESA!!! HIDUP KANZEN!
aprilia // Desember 19, 2008 pada 11:31 am
Honda Blade MENANG TELAK atas Jupiter Z. Baca………….
http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototest/Content/0/0/1/7/2916
nandar // Desember 23, 2008 pada 12:43 pm
honda memang dari dulu andalan saya,dari bapak saya sampai saya sekarang memakai honda.saya bangga pake honda…,pokokya honda keren,,,,,,,dech!!!!
aris // Januari 13, 2009 pada 5:27 pm
adiknya BLADE katanya mau launching akhir januari. Namanya REVO 110.
Klik:
http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=otonews/Content/0/0/1/7/3257
Netral Motocycle // Januari 17, 2009 pada 2:23 pm
Fans Yamaha…memang kolot..nih.,..
tiap ada produk baru honda sll dibilang jadul kek, jelek kek…
padahal sudah jelas ..justru motor yamaha tu..yg murahan….
gue sendiri punya motor CBR 600RR, tp gak pernah olok-olok merk lain….
tolong buka mata dan hati ketika ngasih koment…
ada gak untungnya buat kita-kita kalo jelekin satu merk tertentu…
apakah dg begitu kita merasa hebat…
PEACE….
gesper // Januari 19, 2009 pada 11:51 am
@^
Elo kali yg kolot… dasar manusia sok netral loe… Ujung2 nya jg njelekin merek laen… najis.. Gw punya YZF-R1 aja nyantai…
PEE PEACE…
Netral Motocycle // Januari 19, 2009 pada 2:22 pm
dasar Dongo…
gue rasa gesper bulshit punya YZF…paling Yamaha Fans Boy….
keliatan sekali dari commentnya..
please…dech..hari gini…fanatic buta…..
gue shogun 110R pernah punya..
suprax 125R pernah punya..
mio punya..
CBR600RR punya..
blade…baru punya….(maklum baru beli..he..he..)..
tapi gue gak fanatic ama Honda….
gue bilang …semua rasa motor…hampir..hampir sama…
masalah kecepatan…jg tidak berarti banget..(jakarta..macet gitu loh….)..
dan gue akuin mio enak….tapi model masih cakep beat…(walau gk punya beat…)…
tapi gue gak fanatic buta thdp Yamaha….
Honda…punya…
jg gak fanatic buta….
apa sih untung nya….toh rasa …ridding impression mirip-mirip….
jadi fanatic buta jg gk dibayar….ngapain…???
Mobil jg ada…(Innova)
tp lbh suka naik motor dari sisi ekonomis….
GESPER paham????
=======================
gesper>>
@^
Elo kali yg kolot… dasar manusia sok netral loe… Ujung2 nya jg njelekin merek laen… najis.. Gw punya YZF-R1 aja nyantai…
PEE PEACE…
Netral Motocycle // Januari 19, 2009 pada 2:31 pm
dear yamaha fans boy…
gue suka ..kalo Yamaha Motor keluarin tuh Jupiter MX dengan lampu depan seperti X1R di thailand…
keren booo…..dan pasti lebih bagus dari Honda yang ada saat ini….(untuk design model lo ya…)…bukan performance maupun harga…
tapi kalo masih seperti sekarang..aku kira juga sama aja….
kita sbg konsumen rasional saja lah…gak usah fanatic banget…toh spt aku bilang di atas…
gak ada untungnya….
Kalo yamaha keluarin MX dengan lampu depan spt X1R….gue pasti beli….cakeepp bo….
===PEACE===
gesper // Januari 19, 2009 pada 4:03 pm
@ Sok Netral
Nih kata2 loe:
“Fans Yamaha…memang kolot..nih.,..
tiap ada produk baru honda sll dibilang jadul kek, jelek kek…
padahal sudah jelas ..justru motor yamaha tu..yg murahan….”
==================================
Coba tolong dijelasin kata2 yg pas diatas ini…??
siapa yg dongo? Dasar fanatik…
gesper // Januari 19, 2009 pada 4:06 pm
Orang2 kaya elo tuh sok ngritik orang tp trnyata ngejelekin merek laen juga… malu oy… !! Gw punya YZF-R1 tahun 2006. Ga perlu gw adu sama punya loe, udah tau hasilnya apa.
PEE PEACE
Netral Motocycle // Januari 20, 2009 pada 10:22 am
dasar DONGO…capek dech….
>>>
gesper // Januari 19, 2009 pada 4:06 pm
Orang2 kaya elo tuh sok ngritik orang tp trnyata ngejelekin merek laen juga… malu oy… !! Gw punya YZF-R1 tahun 2006. Ga perlu gw adu sama punya loe, udah tau hasilnya apa.
PEE PEACE
Netral Motocycle // Januari 20, 2009 pada 10:24 am
tolong baca lagi comment gue…
gue gak fanatic buta…
emang loe GESPER….
AHM // Februari 10, 2009 pada 9:36 pm
jahh mantab nih,,,,
emg jaman sekarang dibutuhkan kecepatan dalam berkendara, nah sebut lah AHM mulai menyadari kebutuhan konsumennya,,,
banyak tukang ojek yg ngeluh karna mtrnya lambat, makanya AHM ngeluarin yg lumayan bisa ngebut untuk boncengan,,,
banyak tukang ojek yg bangga dengan hadirnya BLADE, maka dari itu terjawab sudah keluh kesah persekutuan tukang ojek indonesia ( PTOI ) dengan hadirnya BLADE, sukses buat AHM
ari // Februari 15, 2009 pada 4:11 pm
knpa homda blade saya bru jalan 400 km kok suara mesinya berbunyi kyak ada yg kendor,,dan bunyi itu kadang ada kadang jga gk ada?
PANJI // Februari 20, 2009 pada 11:12 am
Aku dah 2 tahun pakai MX tapi yah…kayaknya kurang bagus, tarikan berat, mesin kasar.. pertama saya reyen, saya dah mbatin kok mesinnya kayak gini ya kayak sekernya kena gitu.. ternyata ada temen kantor yang mengeluh sama. Emang ada beberapa yang dapat mesin bagus.. atau barng kali saya lagi sial dapat yuang kurang bagus..entahlah…tapi kini aku mou pakai BLADE aja karena semakin manteb dengan ulasan di web ini…thx bro…
PANJI // Februari 20, 2009 pada 11:21 am
Aku dah 2 tahun pakai MX tapi yah…kayaknya kurang bagus, tarikan berat, mesin kasar.. pertama saya reyen, saya dah mbatin kok mesinnya kayak gini ya kayak sekernya kena gitu.. ternyata ada temen kantor yang mengeluh sama. Emang ada beberapa yang dapat mesin bagus.. atau barng kali saya lagi sial dapat yuang kurang bagus..entahlah…tapi kini aku mou pakai BLADE aja karena semakin manteb dengan ulasan di web ini…thx bro…
SALMAN // Februari 21, 2009 pada 11:54 am
@ PANJI
Kasus kita sama bro.
Saya sangat kecewa dengan kualitas Yamaha Jupiter MX, Motor saya baru beli 3 bulan dan suara mesin sangat kasar terutama di bagian head terdengar seperti ada yang kendor dan getaran masin sangat besar. saya sudah complaint dengan bengkel resmi dan jawaban mereka semua adalah memang suaranya kayak gitu. Sedangkan saya coba bandingkan dengan motor teman saya dengan type yang sama malah lebih halus mesin dia padahal umur motor dia sudah satu tahun lebih.
Yang saya sayangkan kenapa semua service center yamaha selalu tidak menaggapi keluhan konsumennya?? mana garansi mesin 3 tahun yang dijanjikan?? Dan garansi blok 5 tahun yang dijanjikan. Saya mohon tanggapan dari pihak yamaha, karena saya beli itu motor pake uang bukan pakai daun.
Genesis // Februari 21, 2009 pada 9:18 pm
@panji & salman
masukin aja di page; Suara Konsumen yang udah Gue sediakan.
r1ngpiston // Februari 21, 2009 pada 11:03 pm
@ salman
ada bro yang beli pake daun, tuh salah satu provider selluler….. hehehe
fu maniax // Februari 23, 2009 pada 1:48 pm
kemaren gw kepikiran mo beli MX,…sebelum beli,…minjem dulu MX punya temen,…
mmg tenaganya enak,…bobot motor jg cukupan…, motor lengket diaspal,…g kaya FU yg menurut gw terlalu ringan dengan tenaga segede kuda nil…
cuman itu dia,…gasnya berat bgt…
kpn nih MX injeksinya masuk?keburu gw beli fu lagi,…ngikutin jejak kk gw,…
-PEACE-
bla bla bla // Maret 5, 2009 pada 10:59 pm
halaaah honda gw geber make jialing juga diem, hhahaha. .
bla bla bla // Maret 5, 2009 pada 11:02 pm
ah gw balap make yamaha cryoton jg lewaaaat
MadEngine // Maret 7, 2009 pada 10:05 am
Honda=tolol (andelin fanatic customer, ujung2nya mencret)
Yamaha=bego (jadi jagoan mulai berulah, harga unitnya mulai irrasional)
Suzuki=bodo (udah mulai naik daun, divisi after salesnya modol)
Kanzen=memuakan (ngomongnya produk anak bangsa, harga jepang)
kymco=kelaut (no comment, all rise!!! untuk kematiannya)
vespa= budek (hidupkan manufakturnya lagi tuh!!! baru gua kasih komen!)
mocin=mantaf (mereka yang membuka mata, hati dan pikiran akhirnya persaingan dunia permotoran kita jadi rame begini, meski kwalitas dan modelnya meski belajar ke jepang 3-4 tahun lagi)
Harley davidson=payah (demi exclusivitas mengorbankan big market, komennya: ‘ngga mati ngga idup, tinggal tunggu nasionalisme suatu bangsa muncul. dan …………… matilah!)
125 // Maret 21, 2009 pada 11:02 am
waduh…Honda Blade…
pertama yang dalam pikiran gw, ni motor cuma striping yang keren dan model baru doank..
akhirnya pas desember kemaren..gw mutusin beli SUpra X 125 yang CW…
eh baru aja kemaren malem, dijalan lurus, gw coba kebut2an sama temen gw pake blade…
Bedeh..SUpra gw K.O….
beh pas 60 KM/jam suaranya knalpot udah kayak Satria aja, asli..gede bener..
Mantap lah Blade…
125 // Maret 21, 2009 pada 2:05 pm
Eh…btw, ada yg tau kabar AHM bakal keluarin Supra X 125 Injection yang baru ga ??? monoshock….body blkg mirip cs 1…mesin PGM-FI.. yang ini gw baca di otomotif.net kalo ga salah..
Bener ga si ???
kalo iya moga2 jgn cuma ganti baju ah….nyesel juga jadinya beli Supra X….cuma ganti Head Light, Knalpot…sama nambahin Double Disc Brake… bzzz…..
ASP // Maret 29, 2009 pada 3:15 pm
catatan U/blade 110 kalo bisa rantai cam diganti type silent & pompa oli jangan mengikuti kerja rantai cam mirip type mesin hsx 125 lebih ok ,… maju terus buat AHM
Bacang // April 7, 2009 pada 10:17 pm
Nice Info Broo… gantian kunjungi blog gw ok!
Valentino_resi // Juni 24, 2009 pada 1:30 am
@125
masak kalah sama blade??
Ente bawa HSX 125 kurang berani kali????
ato waktu perpindahan gigi g pas??
ato motornya kurang terawat ya???
motor baru yang belom 3000km lebih bagus ganti oli setiap 1000km, soalnya tuh mesin kan baru dirakit, kadang ada aja serpihan besi halus yg msh tersisa.
dari penglaman aku, Motor baru biasanya dapet performa maksimal setelah 6000km.
kalo soal topspeed, motor 125 mungkin 11,12 dengan motor 110cc. tapi kalo tarikan jelas beda, trs motor jaman sekarang dirancang untuk rpm yang lebih tinggi, jadi kalo mg niat kencang, motornya harus tetap ditahan di rpm menengah-atas.
soalnya kalo sampe turun di bawah 6000rpm, tenaganya bakal ngedrop bgt, itulah kenapa motor balap bebek dikasih kopling. biar bisa gantung RPM kalo lg belok/turunin gigi.
karena di HSX125 ga ada tachometer/lampu indikator pindah gigi maka pindah gigi mg jd pk feeling doank. Kl aku seh
Gigi1-min30kpj
gigi2-min60kpj
gigi3-min90kpj
gigi4-100kpj+++
Ok bro dicoba lagi….
yanuar // Agustus 20, 2009 pada 1:56 pm
siiip banget tuch blade…buktinya aq pakai blade,tarikannya maknyus.waktu aq coba musuh jupiter,vega zr dan gl max th-1995 LANCAR,aplgi aq pakai bensin pertamax tambah jempolan,acungan 2 jempol belum cukup buat honda blade..JAYA HONDA
innovecm // September 15, 2009 pada 11:24 am
jiah blade body nya kurang oke … batok kepalanya mengucil ..hehehe
mesinnya boleh jua tuh
ogan // September 16, 2009 pada 9:15 am
gw punya motor ini,..untuk ukuran 110cc, 2 valve, karbu 17 full standar,…..larinya lumayan banget.
supra x 125 aja gw tekuk, naik puncak gw sendirian dg berat badan gw 86kg, cuma sih harus tega ama mesin,..scorpio yg boncengan gw babat….tiger boncengan juga,…
sama MX sih kalah, tapi ga jauh2 banget,…..vega ZR,..hehe, sori bro,..bukan lawan yg seimbang….
sayang aja nih motor gw beliin buat bini….
mau gw korek, kagak tega,….
cuma menurut gw getarannya lebih kasar sih dibanding revo cw gw yg putih,….cuma nariknya lumayan panjang,..minerva cbr kalah kok,……hm,…supra x 125 nya gimana ya?…kalo pake mesin teknologi ini, kayaknya bakalan lumayan tuh,…
bagus deh, biar yg lain ikutan bangun, biar motor indonesia kagak ketinggalan jaman, yg cuma ganti2 cover body doang,…..hehe
FA // September 16, 2009 pada 4:55 pm
gabung aja…
gua pake jupez…n wa coba blade temen wa…
emang jauh lebih enak blade kok…
yah wajar kan…
keluar akhiran emang harus bagus donk…
pa lagi denger2 kopling na adopsi dari kopling mobil (kopling matahari)…
trus blade ccnya lebih kecil selisih 4 ccan kalo kgk salah ama jupez….
kalo ccnya sama gua rasa menang telak buat blade…selisih 4ccan lbh kecil aja dah isa ngimbangin bahkan kalo pas isa mutusin…apalagi sama cc na…
kalo yamaha isa pake teknologi sama seperti honda…gua rasa yamaha yang bakal diatas lagi…
namun kenyataannya ngak…tetapi malah tertinggal…
kita tilik lagi yamaha….jgn lupa ama RX-king…sang legend…
terobosan baru motor bebek standar di kelas 110 honda melawan yamaha…
moga yamaha ada lawan imbang juga tar ya…
so ada temen honda…
mohon MAAF bila ada kata2 kurang berkenan…
dismas070492 // September 21, 2009 pada 2:01 pm
masak iya sih blade lebih kenceng?
salut deh kalo emang iya..
Bagaimanapun juga, Honda selalu lebih unggul(katanya). Namun Yamaha terus menguntit dan berusaha keras menjadi yang terdepan(pasti). Suzukipun berinovasi tiada henti…(innovasi apanya ya?penasaran nihh..)