Author Archives: Mind Genesis

Kok Iritnya beda ama iklannya??? Fuel Consumption Jauh Banget!!! Oh….Bikin…….

Mio J Teen

Cerita ini berawal ketika salah satu karyawan Gue, si Jey membeli motor Baru untuk menggantikan motornya yang lama. Alhasil setelah tengok sini dan sana, baca sini dan sana, tertariklah si Jey ini dengan salah satu iklan brosure yang menyebutkan motor matic baru ini SEMAKIN CEPAT, SEMAKIN IRIT, 1lt : 70km.

Tak mudah begitu saja percaya dengan brosure, si Jey lantas cari informasi di beberapa tabloid otomotif dan informasi via on-line. Menurut pengakuan si Jey didapatlah hasil bervariasi antara 1lt : 58,5km  ada yang 1lt : 64km ada juga yang 1lt : 68km, masih masuklah angka segitu selorohnya. It’s Magic kata si Jey berapi-api saat pertama beli dan membawa motor barunya ke kantor.

Eit…selang 5 hari kemudian si Jey uring-uringan, katanya “rasanya kok boros ya, gak sesuai ama pemberitaan dan janji iklannya”. Ini baru 5 hari tanki dah hampir kosong, motor lama saya bisa seminggu Pak. Continue reading

Kebijakan dan Penerapan Positioning Paradox pada Brand Motor

Sebelum membahas Positioning Paradox, Gue akan flash back dulu ke hakikat Positioning itu sendiri. Positioning pada hakikatnya adalah upaya menanamkan sebuah identitas, kepribadian, karakter dan presepsi di benak (mind set) konsumen. Nah tentunya dibutuhkan sebuah konsistensi untuk membangun dan memperkuat positioning ini. Konsistensi dibutuhkan karena apabila  identitas, kepribadian, karakter dan presepsi dirubah terus menerus, akan menciptakan disorientasi di benak (mind set) konsumen. Kebingungan  bagi pelanggan akan terjadi, mereka akan kesusahan dalam memahami produk atau brand atau bahkan perusahaan yang dihadapi. Sebaliknya perusahaan itu sendiri juga akan kehilangan fokus atas produk dan brand yang mereka miliki.

POSITIONING PARADOX

The Art of War and The Art of Business have the same edges. Inilah seni berbisnis dalam memainkan Positioning. Di satu sisi ketika menghadapi perubahan lingkungan bisnis, trends atau market berubah, maka segera reative melakukan Repositioning. Di sisi yang lain, Posisitioning yang ada harus dijaga konsistensinya, tidak boleh berubah-ubah. Seninya, anda harus Continue reading

Siapa pembaca Mind Genesis ???

Mohon bantuan teman-teman untuk polling ini.

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Motor-Motor Sport Baru dari Yamaha, yang segera hadir di Indonesia

Bicara mengenai motor sport seperti tiada habisnya. Apalagi beberapa pabrikan telah memiliki jagoan di Sport Categorynya masing-masing. Brand Kawasaki memiliki barisan paling lengkap mulai dari kelas 150cc hingga 600cc. Honda telah menerjunkan duo CBR 250 dan 150cc. Suzuki seperti hendak tak sabar turun juga di kelas 250 cc. Hanya Yamaha yang terlihat adem ayem dengan kelas 250 cc. Bahkan isu dan hot puzzlenya cuma new V-IXION yang spyshootnya rame dibicarakan orang-orang dan blog-blog motor. Sebuah fenomena khusus yang layak “ditelanjangi” sebagai obat penasaran para pecinta motor sport Indonesia.

Kali ini Mind Genesis mencoba meramu sebuah obat penasaran untuk para pencinta dan pemerhati motor Sport di Indonesia. Tentunya kadang Continue reading

Siapa bilang Honda tanpa kelemahan???

Ide artikel ini berawal dari nyeruput coffee latte di salah satu Cafe yang cukup terkenal di daerah…xxxxxxxxxxx. Beberapa orang dengan pakaian kemeja yang tampak rapi berkumpul disalah satu pojok ruangan. Nampaknya mereka berdiskusi dengan sangat serius. Salah seorang sempat berujar, “susah buat ngalahin Honda, mereka tanpa kelemahan”. Yang lain tampak menggeleng pelan dengan lemas. Semakin lama diskusi mereka semakin seru dengan berbagai obrolan yang tak jauh dari strategy maketing, beberapa debat sengit sempat terjadi. Semua itu tampak dari tak satupun cangkir coffee yang ada di hadapan mereka sempat diseruput. Gue melirik pelan aja…dalam hati ingin ikutan dalam obrolan yang seolah menjadi seperti benang kusut yang tak terurai. Ingin rasanya ikutan nimbrung dan segera memasang pasak-pasak conclusion untuk menyudahi debat panjang tak berarti yang mulai sedikit gaduh dan Continue reading