Lebih Enak Mana Pacaran Naik Motor atau Naik Mobil?

Yeah, kali ini kita bahas yang lebih HOT……hie he he!!! ๐Ÿ™‚

Saat Pacaran memang paling asyik!!! Tahi kucing rasa Coklat!!! Waktu berlalu begitu cepat, Dunia serasa milik berdua saja, Kenangan yang Paling Indah didunia!!!

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Tetapi kira-kira lebih enak mana sih pacaran gaya “Hedonis” pakai Mobil, atau rasa pacaran yang “Membumi” naik Motor!!! Nah perdebatan ini bakalan rame mengingat masing-masing gaya pacaran punya taste tersendiri yang ada plus/minus masing-masing!!!

Naik Mobil

Gaya pacaran naik mobil memang lebih prestisius, si Dia akan lebih PD untuk jalan bareng ama kita. Hujan gak kehujanan, panas gak kepanasan (yang pake AC). Saat Intimpun lebih aman privasi. Dikala mencium pacar ada sensasi tersendiri karena berada di ruang kecil yang tertutup (anggap aja di Indonesia gak ada mobil beratap terbuka), selanjutnya terserah Anda…………………

Naik Motor

Gaya pacaran yang penuh nuansa alami, nuansa bukit kembar keindahan alami yang menyetuh kulit saat tertiup angin sepoi-sepoi akibat laju motor. Perasaan menyatu dengan pasangan akan memberikan sensasi tersendiri, yang tentunya sulit terlupakan.

Hati-hati jika musim hujan tiba, saat hujan menerpa bisa basah kuyup…..tetapi ini bisa menjadi faktor plus yang memperindah suasana jika kita pandai mendramatisir saat-saat itu. Lalu kalau musim Panas, saat terik matahari menyegat kulit, bisa jadi ini ujian kesetiaan cinta yang menghangatkan hubungan dua insan anak manusia yang tertambat hatinya.

Eit, saat ingin mulai mendekati bibir pasangan, harap ekstra hati-hati,…..ingat ini tempat terbuka dimana mungkin saja orang lain bisa mengintip letupan asmara kalian!!! tengok kanan kiri depan belakang dulu, jangan asal nyosor!!!

Nah!!! Anda pilih yang Mana? Pacaran naik Mobil, atau Pacaran naik Motor?

Apapun pilihan Anda??? yang pasti tetap Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Survei Konsumen; perlukah Motor Bebek memakai DiskBrake Roda Belakang?

Seperti yang kita ketahui, Disk Brake Belakang menjadi semacam kosmetic bagi motor bebek. Secara teknis diskbrake belakang di motor bebek tidak terlalu berarti, justru disinilah letak kontroversi pemakaian diskbrake belakang pada motor bebek.

Melalui posting ini, mudah-mudahan aspirasi konsumen dapat didengar oleh pabrikan, jadi silahkan berikan aspirasi terbaikmu Bro!

Salam Bikers!!! Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Motor Baru YAMAHA itu ternyata 115cc

tau_winker

Untuk memperkuat market share Yamaha di Indonesia secara Total dan memperkuat share Yamaha di kategori motor bebek ekonomis, maka sudah sepantasnya jika Yamaha (YMKI) segera menelurkan Bebek Ekonomis Baru di semester ke 2 tahun 2008 ini. Apalagi dalam gempuran motor-motor baru Honda yang semakin bertubi-tubi di tahun 2008, tunggu apalagi alasan YMKI untuk tidak segera melauncing motor barunya itu.

Setelah AHM berkoar-koar segera menelurkan REVO 110cc dengan basis mesin yang baru di penghujung akhir tahun ini. YMKI juga bersiap-siap untuk menahan dan mengumpulkan tenaga supaya bisa mengalahkan rivalnya itu dalam baku hantam keras 1 ronde saja. Wah mirip pertandingan Tinju saja ya ! ๐Ÿ™‚

Alhasil YMKI benar-benar mempersiapkan product baru ini untuk mempecundangi REVO 110cc yang diharapkan lebih perkasa dibanding REVO generasi mesin Supra Fit. Inilah alasan YMKI untuk menunda launcing product baru ini. Padahal diawal tahun 2008, product ini jelas-jelas sudah siap untuk berperang di medan pasar.

Mesin Baru 115cc

Mesin 115cc jelas-jelas lebih superior dibanding mesin product lain dalam kategori yang sama. Rupanya Product baru ini akan dikemas untuk konsumen yang berjiwa muda, suka kecepatan, dan dengan desain yang sporty abis! Dan tentu saja dengan budget yang terbatas karena segmentasinya untuk kawula muda yang masih belum memiliki penghasilan sendiri.

Bakal jadi Lawan yang berat bagi New REVO 110cc bila Yamaha melakukan strategi aksi perang cepat ala pasukan khusus untuk menekuk lauching REVO 110cc ala Honda yang Hingar Bingar. Yeah, tapi bagaimana soal keiritan mesin 110cc lawan 115cc? YMKI sudah mempersiapkan skenario dengan matang, toch varian Vega R lebih cocok bagi konsumen konservatif yang lebih menitik beratkan faktor keiritan. Sedangkan Yamaha (X) ZR ini memang membidik kaula muda yang doyan kecepatan, dengan desain sporty abis, dan tentu saja performa mesin yang hebat dengan budget yang terbatas. Jadi ini akan menjadi produk yang memenuhi selera muda di kategori motor bebek ekonomis.

Tunggu saja tanggal mainnya Ya!!!

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Motor Matic haruskah model Scooter???

Di Indonesia, motor matic sangat identik dengan model scooter-matic. Memang selama ini yang beredar di pangsa pasar Asia, secara umum motor matic mengambil rancang bangun scooter yang dianggap lebih familier dengan kaum wanita. Kata kenyamanan dan kepraktisan selalu menjadi kunci utama untuk mendeskripsikan model yang satu ini.

Emangnya apa motor type matic harus selalu ScooterMatic???

Sah-sah saja jika pemikiran kita sedikit keluar dari pakem yang ada, toh bila secara ilmu teknik rancang bangun mesin memungkinkan, mengapa tidak bila kita berkhayal tentang BEBEKMATIC dan SPORTMATIC ?

Jawabannya: Bisa dan sangat memungkinkan apabila market di Indonesia menghendaki dan membutuhkan akan munculnya motor species baru ini. Species baru ini akan segera lahir dari salah satu Pabrikan Motor yang terkenal di negri ini. Siapa ya kira-kira? Ho ho ho!!! ๐Ÿ˜€

Akan sangat memungkinkan bila BebekMatic ataupun SportMatic muncul sebagai salah satu varian terbaru atau “species baru” yang akan muncul sebagai jawaban atas keinginan, kebutuhan dan pemuasan selera dari Konsumen Indonesia yang “Haus Reformasi” di bidang Otomotif.

Naik motor Bebek juga perlu kenyamanan ekstra, naik motor Sport apa ngak butuh kenyamanan juga??? Dari pertanyaan yang paling mendasar inilah alasan BebekMatic dan SportMatic pasti memiliki peminat tersendiri.

Roda motor Bebek dan Sport yang memiliki diameter roda lebih besar pasti lebih tangguh menghadapi jalanan berlubang dan bergelombang daripada tipe scooter yang memang lebih lincah di kepadatan lalu-lintas kota.

Banyak juga konsumen yang lebih memilih model Bebek ataupun Sport karena alasan yang sangat pribadi daripada harus memakai model Scooter.

JADI MOTOR MATIC TIDAK HARUS MODEL SCOOTER BRO !!!

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Mati Aku, Ternyata Indonesian “Customer Trust Index” di Titik Terendah!!!

Kenaikan BBM kali ini memang tidak terlalu tinggi secara percentage, cuma 28,7% secara average total harga Mitan, Premium, Solar dan Petramax (Premium naik 33,33%). Tetapi rupanya masyarakat kita telah kehilangan kepercayaan terhadap Pemerintah Indonesia.

Berdasarkan Survei AC Nielsen, ternyata Customer Trust Index berada di level terendah dalam sejarah Negara Republik Indonesia yaitu cuma 13%. Hal ini berarti dari 100 orang, cuma 13 orang yang percaya kepada Pemerintah Indonesia, bahwa ekonomi Indonesia dapat pulih dalam waktu 6 bulan.

Jika dibandingkan dengan kejadian kenaikan harga BBM di tahun 2005 yang terjadi sampai 2 kali, yaitu pada bulan Maret 2005 (Premium dari Rp.1.810,- ke Rp.2.400,-) dan bulan Oktober 2005 (Premium dari Rp.2.400,- ke Rp.4.500,-). Pada saat itu tentunya memang terjadi penurunan terhadap Customer Trust Index, hanya saja penurunan index tersebut tidaklah separah seperti penurunan index kepercayaan konsumen yang terjadi pada saat ini. Pada saat itu masyarakat masih percaya pada janji-janji yang diumbar oleh Pemerintah, tetapi saat ini masyarakat sudah jenuh untuk mau mendengar segala janji Pemerintah dan tentunya tidak lagi percaya terhadap solusi yang diberikan Pemerintah untuk mengatasi masalah kali ini.

Kondisi ini sangat parah tentunya, ada apa gerangan yang terjadi di benak masyarakat Indonesia pada saat ini, sehingga tidak lagi percaya pada kemampuan pemerintah untuk mengatasi krisis ekonomi saat ini.

Ya tentu saja jika kita melihat dari sudut pandang customer (customer insight), maka sudah selayaknya mereka menjadi kawatir dengan masa depan ekonomi bangsa ini. Hal ini tentunya sudah diperparah dengan kondisi dimana kebijakkan pemerintah sudah mulai masuk dalam lingkaran setan yang berefek seperti bola salju yang menggelinding semakin besar setiap waktu untuk menggerus apapun yang dilewatinya.

Baca juga:

https://mygoldmachine.wordpress.com/2008/05/26/kebijakan-kenaikan-bbm-dan-public-trasportation-masalah-klasik-bangsa-yang-menjadi-blunder-ekonomi/

Tentu saja terjadinya Krisis Pangan di awal tahun 2008 ini, turut andil dalam memperparah turunnya angka kepercayaan konsumen terhadap pemerintah yang tidak berkutik dalam menghadapi masalah krisis pangan tersebut. Bahkan solusi yang diberikan oleh Pemerintah serasa berjalan di tempat saja, tidak berhasil untuk menunjukkan kemajuan dan perbaikan yang berarti di mata masyarakat kita.

Saat Customer Trust Index berada di Titik Terendah seperti saat ini, maka segala sendi perekonomian bangsa ini juga merespon secara negatif. Tingkat Pertumbuhan Ekonomi akan berada dalam kondisi terendah, bahkan dikawatirkan juga bisa minus. Tingkat Inflansi akan menjadi semakin tinggi dikarenakan level kepercayaan yang begitu rendah terhadap Pemerintah, tentunya akan berimbas terhadap kepercayaan kepada nilai Mata Uang Resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah tersebut.

Nah, rakyat jelata seperti kita, cuma bisa berteriak;”Mati Aku!!!”