BI rate naik, penjualan kredit bisa hancur.

Saat ini kondisi perekonomian sangat susah ditebak, akibat pengaruh resesi dari Amerika bank-bank di Indonesia menerapkan “tight money policy” . Buktinya BI rate naik terus nih!

Lho lalu apa pengaruhnya bagi dunia roda dua di Indonesia? jelas besar sekali pengaruhnya, lha wong penjualan secara kredit bisa mencapai 88% untuk area nasional. Itu berarti hanya ada sekitar 12% saja pembeli motor melakukan pembelian dengan cara tunai dibayar kontan, alias CASH…!!!

Bila BI rate naik, semua bank di Indonesia yang haus likuiditas juga pasti menaikkan rate diatas lebih dari itu. Lembaga leasing khan juga kulak-an uang di bank-bank ini. Kalo kulak-an naik, pastinya harga jualan juga naik donk, bisa-bisa interst rate pertahun akan naik jika dihitung secara flat mencapai angka kritis diatas 35% nantinya. Wuih…kuat ngak yang beli motor secara kredit ya?, bisa-bisa risk rasio-nya jadi tinggi, lalu lingkaran setan ini kembali berputar kalo risk ratio tinggi, maka suku bunganya harus lebih tinggi lagi biar gak kolaps tuh lembaga leasing kalo banyak nasabah yang kredit macet. Masalahnya disaat bunga begitu tinggi siapa sih yang masih mau beli motor secara kredit??? bisa buyar demand motornya….lho kukut pabrik-e……lha wong penjualan kredit sudah mendominasi pasar sekitar 88%, dengan estimasi saat ini banyak konsumen yang masih susah beli secara kontan, maka sebenarnya pangsa pasar kontan masih sekitar 30% demand saat ini.

Bayangin jika saat suku bunga begitu tinggi dan pembelian secara kredit sudah bukan merupakan pilihan yang bijak, demand motor cuma jadi 30%nya, sepertiganya kondisi demand saat ini. Maka pabrikan Honda, Yamaha dan Suzuki bisa berebut untuk menguasai pasar yang cuma tinggal 30% itu. Hard selling akan jadi prioritas dikala perang menjadi berdarah-darah, ingat kapasitas produksi Honda dan Yamaha sudah diatas 3 juta unit untuk tahun 2009 apalagi jika ditambah dengan kapasitas produksi Suzuki, Kawasaki dan MoChin/MoInd. Woowww…. perang berdarah-darah untuk memperebutkan pembeli akan semakin rame penuh intrik dan perang diskon. Heu-heu-heu…..

Ya, dilihat sajalah….2-3 bulan kedepan….saat ini masih gelap gak keliatan masa depan yang jelas seperti apa… wait ‘n see dulu lah.