Test Ride Vega ZR

Sesuai permintaan Bro Arrow89,

vega-zr-display

Ini dia hasil Test Ride Vega ZR yang akan di launching bulan January 2009.

Ya pertama Gue naikin nih motor, tak sabar untuk segera plutir-pluntir gas grip…rng rng rng….rrreeengn…..

Segera setelah itu, Gue masukin gigi 1 lalu gas grip Gue plintir dikit aja, eh langsung nariiiik….tenaga putaran bawah enak gila. Terasa lebih kuat dari Blade. Walau secara spec torsi maksimum masih kalah dengan Blade, tetapi khan ini dikail di rpm yang lebih rendah. Mungkin inilah penyebabnya mengapa terasa power mesin yang kuat pada putaran rendah. Atau kalau Gue inget-inget lagi ini karena pengaruh overstroke yang lebih panjang. Ya khan?

Mesin enak diajak jalan nyantai kalau menurut Gue sih. Power terasa dan gak “kempos” saat melintasi jalanan yang macet dan padat. Tetapi begitu gue coba di kecepatan tinggi sekitar 80-90km/jam rasanya kok mesinnya sedikit meraung dan powernya kurang oke bagi Gue. (maklum speed lover maniac). Walaupun ini masih lebih baik dari Vega R sih.

Secara keseluruhan Gue setuju dengan YMKI kalau ini pahe bagi  konsumen berbudget pas-pasan yang mendambakan performa yang Oke. Performa sangat jauh lebih baik jika kita bandingkan dengan Supra Fit X dan Revo series, bahkan dari Vega yang lama. Gue kasih nilai PLUS buat performa di jalan yang padat, mesin ZR ini cocok buat bermanuver di kecepatan rendah. Tetapi untuk Jalanan lurus luar kota…mhm masih kuranglah secara standart Gue. Masih lebih enak mesin Jupiter Z di Track lurus panjang macam begini. Kesimpulan Gue, untuk pemakaian di rpm rendah Vega ZR ini bahkan lebih enak dari Jupiter Z, tapi di rpm tinggi tetap saja enak sang legenda road race Jupiter Z.

Suspensi…mhm untuk urusan kenyamanan emang kurang jauh jika dibandingkan dengan Blade, dan tentu saja suspensi ini juga terasa sama dengan suspensi Vega R. Agak keras untuk ukuran pantat Cewe Gue. Saat bermanuver di kecepatan rendah cukuplah, karena Gue rasa ada yang masih sedikit mengganjal, yaitu sedikit rasa nge-buang keluar saat rem gue tarik dan injak dengan keras. sedikit saja…kok. Mungkin ini cuma pengaruh frame yang tidak serigid Blade. Begitu di tikungan kecepatan tinggi, suspensi belakang terasa cukup pas untuk ukuran suspensi pabrikan walau tentunya sekali lagi tidak semantap Blade.

Urusan modif ringan dengan budget terbatas, mungkin Vega ZR akan lebih kompetitive dibanding tipe motor bebek apapun juga. Lha basic dapur pacu masih mirip dengan mio series, easy to modified dengan budget terbatas tetapi hasil maksimal. “low budget high impact” ngutip dikit kata Hermawan Kartajaya, marketer wahid kelas Dunia dari Indonesia ini. Lho kok Gue malah ngelantur ke modif ya, ….sorry…sorry..biar ada sedikit aura ke-positif-an he..he..he..

Mengenai masalah panas mesin…Gue gak banyak komen…mungkin Gue pakenya terlalu ekstrim banget, sehingga saat suhu mesin terlalu tinggi tenaga agak nge-drop dikit seperti motor bebek lainnya, so ini hal yang wajar saja.

Nge-bahas handling saat manuver, seperti product Yamaha lainnya, siiplah. Dijamin Uey. Cuman sayangnya, kok gak ada peningkatan yang berarti seperti dari Supra-Revo ke Blade..(gak bisa jadi perbandingan juga sih, habis handling Supra tidak didesain untuk manuver, jadi terasa ada peningkatan yang luar biasa di product Honda) Untuk Konsumsi bahan bakar, Gue gak sempet ngitung…tapi dari feeling Gue sih..Vega ZR ini gak salah kalau di klaim irit oleh YMKI. Emang rasanya juga irit sih.

Hoooo ho hoooo… (meniru suara Sinterklas)…Vega ZR ini ternyata cukup responsif di tanjakan lho.  Napas juga cukup panjang, mungkin saat per klep diganti per kompetisi, akan enak juga di putaran tinggi. Eh yang ini bukan test ride..ngaco..lagi Gue… jadi ber-analisis nich…

Back to Test Ride…

Pengereman seperti pada varian Jupiter Z dan Vega R, no problem..stabil aja, juga tidak ada sesuatu yang istimewa. Khas Yamaha..mantap lah!!!

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuy gitu aja dulu, moga-moga Bro Arrow udah puas.

Advertisements

Menanggapi New Wave Marketing di dunia motor roda 2

vega-zr-display

Memilih motor memang bukan perkara mudah, seringkali keinginan kita tidak tersedia, tidak di-apresiasi dan bahkan tidak diproduksi oleh produsen. Katanya sekarang era New Wave Marketing? era dimana co-creation, colaboration, customize dan community adalah hal-hal yang sangat perlu diperhatikan oleh perusahaan. Tetapi nyatanya kok muncul Vega-ZR yang jadul gitu! Kok muncul CS-1 yang aneh itu, kok muncul Tiger Asimetris gitu! ada apa ini?

Ingat ini bukan lagi jaman Company Centric, tapi kata pakar marketing Hermawan Kartajaya sekarang ini udah masuk jaman Costumer Centric. Tapi nyatanya…. sekali lagi produk motor masih kelihatan bernuasa Company Centric. Sakarepe Produsen mau buat gimana.

Lha…mengapa bisa begitu..? Ingat ini juga produksi dan bisnis skala besar, skala regional dimana need dan want belum tentu sama di semua area market yang akan digarap. Kalo model motor basicnya berbeda-beda antar negara Asean saja bisa kehitung besarnya modal, cash flow hingga biaya produksi yang jatuh-jatuhnya HPP tiap motor akan naik drastis. Apalagi kalau mau customize produk? #*%#*#

Memang sekarang dunia berubah lebih customize, tapi khan bukan itu saja element dari Costumer Centric Model. Masih ada Community-community yang bisa dibentuk dan digarap untuk keuntungan perusahaan bukan? co-creation produk emang susah, tapi colaboration dalam suatu event dan activity adalah hal yang mudah.

Nah tinggal dilihat saja siapa jagonya New Wave Marketing di tahun 2009 nanti, Yamaha ? Honda? Suzuki? atau malah Kawasaki?