Mengapa harus TIada TANding???

Di pasar low end model, calon pembeli cenderung realistis. Memang pengaruh Brand suatu produk tetap ada dan menjadi pertimbangan. Tetapi seringkali faktor harga, keunggulan produk dan kegunaan/manfaat  dari produk itu sendiri menjadi prioritas dalam pemilihan produk. Apalagi di kelas produk yang harganya diatas 5 juta, impluse buying tidak begitu saja terjadi. Calon Pembeli lebih berhati-hati dalam menentukan keputusan untuk membeli barang yang dibutuhkan. Sebaliknya pada pasar Premium model, seringkali image dan Brand suatu produk jadi patokan dalam memilih suatu produk yang akan dibeli. Kadang harga, kualitas dan fitur jadi hal kesekian setelah Image dan Brand yang tertanam di benak calon pembeli tadi.

Nah Suzuki sangat tanggap akan hal ini, dari pada bermain di pasar matic yang sedang terjadi pertarungan sengit dua “Gajah”, lebih baik bermain di pasar bebek yang lebih sedikit tenang. Lagi pula produk matic juga sangat berhubungan dengan trend yang ujung-ujungnya image juga. Suzuki bermain cerdik dengan mengeluarkan Titan yang ada di segment Low end model, dengan harga yang ekonomis, lebih murah dari para saingannya, kualitas Suzuki yang terkenal kuat dan handal, salah satu pabrikan Big 4 Japan, dan tentu saja fitur dan desain yang lengkap tak kalah dari saingannya.

Terlebih yang disasar secara desain bukanlah Absolute Revo, melainkan pasar physiography Vega ZR yang tampak lebih Agresif dibanding Abs Revo yang lebih Calm dan Elegant. Nah disini kelemahan Vega ZR juga diserang oleh Titan. Dimana Vega ZR merupakan produk low end yang karakter desainnya juga kelihatan low price kalau tak mau disebut murahan. Lihat saja fiture dan desainnya!!! Bandingkan dengan Abs Revo yang tampak lebih premium fiture & desainnya walau masuk kelas low end produk. Nah Suzuki tahu betul lawan yang dapat dan bisa diserang dengan lebih mudah. Pilihan mudah ini jatuh pada Vega ZR.

Dengan Desain yang lebih modern, lebih tidak murahan, dengan fiture lebih lengkap, seakan Titan menantang Vega ZR untuk beradu keunggulan produk. Itu sudah cukup? belum, Suzuki berani menantang dengan price positioning yang lebih murah dari kompetitornya ini. Suzuki tahu betul di segment ini harga bisa jadi faktor yang besar apalagi untuk mengkompensasi budget promosi TVC yang mahal jika harus kalah disini dari kompetitornya yang lain.

Sayang sekali yang masih kurang dari Suzuki adalah implementasi program yang buruk dan tidak merata di tingkat bawah. Seringkali kebijakan pusat tidak dapat dieksekusi dengan baik oleh pelaksana di lapangan. Seringkali juga imlpementasi program tidak dapat dilakukan secara merata diberbagai wilayah nusantara. Suzuki juga mengalami masalah serius dengan berbagai Main Dealer-nya terutama di luar pulau jawa. Disini kebanyakan Main Dealer Suzuki adalah pemain deep pocket money, orang kuat diareanya. Susah digerakkan dan cenderung konvensional dalam pemikiran. apalagi beberapa diantara mereka memiliki jaringan Main Dealer Shop yang terlalu banyak dan kuat, hampir 80% dealer diarea mereka adalah Main Dealer Shop milik mereka sendiri. Disini dealer milik perorangan tidak mendapatkan support untuk aktif berpromosi dan event. Seringkali jika ada event itupun mereka tanggung sendiri tanpa ada support dari Main Dealer dan Pusat. Nah bagaimana bisa bersaing melawan kompetitornya??? Bagaimana dealer perorangan ini akan aktif??? apalagi Main Dealernya juga pasif-pasif.  Nah inilah tantangan terbesar dari Suzuki untuk maju di Indonesia.

Sejenak terawangan Gue tentang produk baru Suzuki….mhm…kayaknya mereka harus ikut bermain di kelas sport masal 150cc kalau tak mau tergerus imagenya sebagai motor kencang asal Jepang selain Yamaha tentunya. Mudah mudahan dalam beberapa bulan kedepan akan ada motor sport 150cc yang dikeluarkan oleh Suzuki. Eit walau berdarah-darah….image matic Suzuki juga harus diperbaiki dengan matic baru yang lebih compact dan mass untuk menggantikan Spin yang dah uzur. Ya mudah-mudahan Titan sebagai pilar utama dapat menghasilkan pundi-pundi keuntungan yang cukup berarti bagi Suzuki Indonesia.

Ayo berbenahlah Suzuki!!!

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

28 responses to “Mengapa harus TIada TANding???

  1. numero uno kah, nice artikel…….

  2. Keduax😀
    Wah kebetulan saya juga bikin artikel suzuki titan😀

    http://motorkencang.wordpress.com/2010/07/24/penampakan-suzuki-titan-berkeliaran-di-surabaya/

    penampakan suzuki titan di jalan😀

  3. Ketigax…..😀

    Salam kenal bro Komeng, sebenarnya udah dulu-dulu berkunjung kesini, baru sekarang bisa komen.🙂

    Hmm…bener juga, ditingkat atas Suzuki sudah mulai berbenah udah mulai on the track, tinggal yg di daerah nih. Kalo mau ngejar the big 2, suzuki imho harus mau sedikit ribet nih, exm: mengadakan training strategy promo & marketing buat para ujung tombak yg ada di lapangan.

    Terbukti Yamaha dgn rapi mengemas strategy-nya secara all-out, sehingga akhirnya sekarang bisa merasakan buah-manisnya sebuah perjuangan dgn menjadi kompetitor sejati Honda.

  4. sport 150cc nya harus di brojolin,, kalo gak, bakal kalah pamor terus…
    biarpun penjualan gak besar, tp produk sport lah yang mengkatrol brand image.

  5. ohh wow as always.. gw suka insight yang punya warung .. mantab!

  6. @cak poer
    salam kenal juga.

    @onthel
    ntar lagi pasti brojol…masa gak brojol-brojol…ntar jadi ketinggalan terus.
    Thunder 150cc harus cepet keluar nich.

  7. Legenda Rider

    Yup, bro Genesis, ane ngliatnya juga begitu, strategi marketing dan implementasi di lapangan dari Suzuki yg paling jelek, padahal dari sisi produk ga kalah, bahkan melebihi kompetitor, sperti fu dan skywave dl.

    Disini juga terlihat sebenarnya YMKI tu posisinya terjepit, krn bagi suzuki untuk maju, maka yg paling teapt adl menghajar image YMKI, mengingat image Suzuki memang di kencang selama ini.

    maslah implementasi mang bagi ane masih menajdi masalah terbesar dari berbagai perusahaan, seperti tpt ane kerja sekarang, ane liat, grand strategi dan sistemnya dah bagus, tapi implementasi di lapangan nihil. makanya jd belepotan.

    jd Request untuk artikel berikutnya,

    Implementasi Grand strategi dalam pelaksanaanya di level bawah.

    atau Cara menanamkan Grand strategi di setiap level perusahaan.

    hehehe. kali aja dikabulin. salam uhuuuuuuy.

  8. Salam Uhuuuuuuuuuuuuy juga Bro Legenda

    masalahnya kalau artikelnya terlalu berisi knowledge kaya beberapa artikel awal yang baru-baru ini gue tulis….hitnya kecil sekali dan yang komen juga dikit…he he he sehingga diskusi yang gue harapkan gak terjadi. Tapi kalo soal motor kok cepet sekali komennya he he he he.

    Cuman nanti Gue berusaha tulislah….soalnya 1 minggu ini every day Gue cuman tidur 2 jam aja, tidur jam 4an dan baru bangun jam 6an. hik hik…kerjaan banyak jadi gak sempat tulis. cari karyawan untuk adm juga belum dapet yang cocok.

  9. Legenda Rider

    Wah, mantep banget Bro, I wish I can be like you.
    ditunggu bro.

  10. wah,bang uhuy ni apa ndak klenger..masa tidur cuma 2 jam..walah2..

  11. Hmmm…
    klo menurut gw sih memang masih banyak yg perlu dibenahi oleh suzuki biar bisa lebih kompetitif lagi.
    produk yg gak punya ciri khas, jaringan aftersales yg kurang, sparepart yg terkenal mahal, dan promo yg kurang agresif dan mengena.
    klo itu semua segera dibenahi, gw yakin suzuki akan kembali kompetitif spt dulu.

  12. Mengenai titan sendiri sebenernya secara produk udah bagus,… secara performa dan fitur jauh lebih bagus dari vega zr yg terkesan murahan.
    tp karena image suzuki yg gak sebagus dulu,… tetep aja agak susah bisa bersaing.

  13. Yg ane liat di lapangan, dulu smash laris diawal peluncuran tp akhirnya mlempem dipenjualan. Kalo dibilang kualitas suzuki = yg lain ato lebih dr yg lain, ane kok lain pendapat. Smash yg kurang dr 2 taun ane liat body plastik dah pd lepas lock nya (gak sedikit tp bnyk) shg timbul getar. Plastik getas gampang pecah. Trus kt bengkel langganan, kekerasan/kualitas body silinder suzuki kalah dibanding yg lain. Selain itu suzuki terkenak dg harga mahal tuk spare partnya. Fenomena ini dah banyak yg tau, shg gak heran banyak yg berpaling ke lain merk. Dari sisi design jg kyknya kalah ama yg lain, praktis cm fu yg menurut ane bs menggaet pasar lebih. Jd menurut ane kualitas n harga spare part tlng dibenahi ma suzuki selain jg after sales n pencitraan. Tp emang banyak yg perlu dibenahi ama suzuki neh…
    Sori bang uhuuuy br komen, biasanya cmn baca doang tp makasih jd bnyk ilmu.

  14. ndaru_dari tadi gak kemana-mana

    ^ bener banget bro, smash bokap gw aja geter hebat malah udah pada copot bagian buntutnya.
    ini juga gue lihat hampir pada semua smash sebelum new smash.
    klu yg new smash udah jarang.

  15. Om bengkel gimana dengan kalo Suzuki Indomobil motor, keluarkan produk2 baru, tapi basis motor lama ajah dulu:D

    1. Engine FU Dicangkokin ke Thunder –> Thunder 150
    2. Thunder 125 body Dirombak (monosok minml) –> Thunder125SP
    3. FU biarin aja yan sekarang –> F150
    4. Speck Down FU (velg jari2😀 non cakram) –> Satria150 tanpa F
    4. Engine Thunder diswap ke Rangka FU –> Satria 125
    5. Shogun yang SP knalpot dan batok diganti –> Shogun Titan SP😀
    6. Shogun R dan RR pendekin dan kurangi bobot –> Shogun Titan
    7. Smash Titan biarin aja dulu
    8. Kalo udah aga laris dan ada modal Baru keluarin FXR all new (ngarep)

    Dengan begitu bisa menekan harga dan konsumen jadi banyak pilihan, saya yakin ada perubahan dalam penjualan tapi tidak terlalu meningkatkan biaya produksi om

  16. Paul Gurita

    @motor kencang
    Pemikiran yang sangat menarik, pilihan produk makin banyak, penjualan meningkat, tapi biaya produksi tidak terlalu bertambah banyak.

    hem hem hem.
    masuk akal Bro.

  17. dah nungguin motogp, eh pedrosa jatoh…
    jd gak seru gini ya, biarpun saia jagoin lorenzo, tetep aja kalo gini keliatannya kayak latihan aja…

    @genesis
    kalau pengambil alihan suzuki R2 oleh jepang sendiri cerita sbnrnya gimana ya bro?
    trus indomobil nya s*bronto L*ras skrg perannya spt apa?

  18. lae togar anak medan bung

    berarti yamaha menghadapi 2 lawan sekaligus neh. akan terasa gampang bagi honda maupun suzuki untuk menggusur yamaha. akan mudah bagi masing 2x kompetitor utk mengalahkan yamaha.

    kayaknya udh bagi2x kerjaan aza ya. honda menggerogoti matic sedangkan suzuki menggerogoti vega zr.

  19. sport 150 cc mesin FU…emang tepat tuh…..sya ga jdi ambil Fu dulu krn bodynya kok masih bebek (walau bebek super) coba klo da sport pasti da diangkut wkwkwk

  20. yahonsuwakanja

    hmmm….
    kalau mau bangkit…harusnya Titan dibandrel 9jt-an…
    biar heboh dulu…

  21. Hmm baru tahu kalau kebijakan strategis SUZUKI sulit untuk diimplementasikan di tingkat dealer juga karena pola bisnis konservatif.
    Menurut pemikiran gw cuma ditingkat karyawan aja Kebijakan Strategis perusahaan susah untuk implementasikan. Karena khusus untuk Suzuki gw melihat Serikat Pekerja selalu bersinggungan dan tidak jarang terjadi gontok-gontokan dengan Manajemen, sementara di tempat lain Serikat Pekerja menjadi mitra bagi Manajemen Perusahaan dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakansanaan strategis . Kalau demikian sepertinya Suzuki Motor di tepi jurang kehancuran kalau tidak segera membenahi persoalan intern mereka.

    Seharusnya Suzuki manajement menyadari hal ini dan harus merumuskan kembali Grand Strategi yang diimplemntasikan dalam bentuk Perencanaan Strategis Jangka Pendek dan panjang disertai Action Plan yang terencana dan tertata dengan baik. Kalau tidak ada perbaikan saya percaya Suzuki akan menjadi pabrikan yang ngak diperhitungakan di Indonesia bahkan saya yakin bisa lebih kecil Kawaski.

  22. @mario
    kalo mau FU body sport ada kok…
    suzuki fxr
    he…..

  23. @sa469
    maksudnya produk massal kayak FU,
    kalo fxr mah tau sendiri dong.
    kalo massal model FU kan enak cari onderdil, dll dll

  24. @nha
    betul om, manajemen suzuki harus dirombak total keknya😀

  25. Jd teringat ketika mau beli spin, SPGnya ogah2an ngejelasin speknya,beda bgt ama sales honda yg slalu mengejar2 konsumen biarpun lg di pinggir jln nunggu jemputan maupun wkt sama2 lg di dlm biskota. oya Bro KOMENG kok gak ngebahas kenapa HD dan YMH kok belum bs mengeluarkan produk yg bgitu diburu konsumen sperti LOUIS VOUITTON yg tas-nya seharga 30jt lebih tp para cewe sampe rela mengantri n berebut buat membeliinya hehehe…dan yg takberduit pun jg bermimpi memilikinya sampe rela beli kw1,kw2,dll yg jg tdk murah loh…

  26. @FELI
    Yamaha dan Honda emang konsentrasi pada mass product market yang berorientasi pada bisnis besar yang global untuk menguasai market dunia, mencari profit dan memenuhi selera mass market. Sedangkan Louis Vouitton di dunia motor dapat diwakili oleh Ducati dan Harley Davidson yang memiliki niche market, dimana pride dan passion untuk memilikinya sudah keluar dari logika kewajaran. Sentuhan emotional dan karakter dari Brand yang ditawarkan menunjukkan ideology-idealisme dari pencipta dan sekaligus status dari penggunannya.
    Nah tentu saja tidak akan menjadi produk yang mass dan tidak akan menghasilkan keuntungan yang luar biasa.

    Gue yakin Honda dan Yamaha tidak mau begini, mass product tentu lebih global dan orientasi bisnis adalah yang utama. Sedangkan Ducati dan Harley sarat dengan ideology dan idealisme yang dipertahankan, bukan semata-mata bisnis murni.
    Moga-moga sedikit dapat menjawab.

    Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

  27. aahhh…byasa jha!!!
    ga titan juga gpp..
    mengapa harus titan???meneketehek…
    hahahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s