Ada apa dengan Survei?

Seringkali hasil survei akan sangat menentukan keputusan strategy apa yang akan diambil dan tactic apa yang dapat diterapkan oleh sebuah perusahaan. Survei juga sebagai dasar analisa market yang sering kali dipakai oleh banyak perusahaan maju. Tentunya dengan survei, data dan elemen-elemen yang terkandung didalamnya akan memberikan gambaran dan seringkali dipakai sebagai persamaan equation untuk memberikan guidance terhadap forecast market kedepan. Nah disini pelaku bisnis yang sudah memiliki department khusus dalam bidang survei market tentunya memiliki keunggulan tersendiri dibanding kompetitor yang masih menjalankan proses analisa secara tradisional dan primitive.

Akan tetapi sebaliknya mempercayai hasil survei secara mentah-mentah juga akan berujung dengan maut! Seringkali di perusahaan maju yang sudah menggaji para profesional dibidangnya akan menghadapi permasalahan yang classic. Para profesional ini umumnya seringkali menganalisa hanya berdasarkan data yang dapat dipercaya. Lalu apa salahnya? Yap…data yang “terpercaya” ini biasanya diambil base on survei. Dimana kajian ilmiah menjadi dasar analisa dan proses berpikir ilmiah seringkali diterapkan dengan baku. Mereka bisa meng-analisa, akan tetapi tidak lagi memiliki insting di market dan intuisi terhadap market. Profesional yang umumnya masih muda ini terlalu “TEXT BOOK”. Tidak memiliki kebijaksanaan dan vision untuk melihat apa yang ada didalam data yang mereka kumpulkan. Terjadilah kajian analisa yang hanya dipermukaan, tidak dalam see the true happening, see the deep inside dari hasil data survei tersebut. Ibaratnya mereka menterjemahkan kata-kata dalam puisi secara harafiah, bukan mengerti dan merasakan makna yang terkandung dalam kalimat di puisi tersebut. Seringkali yang dikaji adalah hasil pilihan atau jawaban dari object survei, bukan apa yang sebenarnya mereka pikirkan dan rasakan saat mereka harus “terpaksa” menulis hasil jawaban mereka pada lembar kertas survei tersebut. Inilah yang Gue maksud dengan melihat dan menganalisa hanya dikulit permukaan terluar saja. Text Book, tidak tahu dengan apa yang sebenarnya terjadi dan tidak dapat menghubungkan data dengan situasi kondisi market yang sebenarnya.

Seorang yang memiliki Vision dapat langsung merasakan dan mengerti apa yang terjadi di market hanya dengan melihat data, walaupun dirinya tidak terjun dan melihat market secara langsung.Β  Insting dan Intuisi menjadi bagian yang terpadu dan menyeluruh dari suatu proses analisa logika yang comprehensive. Contoh fakta dari situasi ini adalah sebagai berikut;

Pada saat Sony Corp mengadakan survei mengenai gadget terbaru yang akan mereka pasarkan yaitu: Walkman. Hasil survei tidak memberikan respon yang positif, para analyst professionalΒ  memberikan advise sebaiknya produk terbaru Sony yaitu Walkman ini jangan sampai dipasarkan karena bisa mengakibatkan kerugian besar baik bagi Brand Sony maupun perusahaan ini. Akan tetapi seorang Business Visionaries sekaligus pemilik perusahaan ini yaitu Akio Morita mengambil keputusan tegas melawan hasil survei tersebut. Akio Morita berpendapat bahwa gadget terbaru mereka akan menjadi trend dunia dan akan mengubah kehidupan manusia, cara baru untuk mendengarkan music ini akan mewabah dan merubah pola pikir masyarakat khususnya remaja pada saat itu. Akio Morita berpendapat data survei tersebut hanya mengumpulkan pendapat mengenai produk baru mereka, bukan hasrat dan pemikiran sesungguhnya yang terpendam dalam diri object survei. Bagaimana mereka bisa dimintai pendapat, untuk membayangkan produk terbaru Sony tersebut saja masih susah.

Disini sisi intuisi seorang Akio Morita bahkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas dari pada hasil survei profesional sekalipun. Insting dan kebijaksanaannya bahkan mampu untuk menghasilkan dan membuat suatu keputusan tegas melawan hasil survei dan segera melaunching produk terbaru Sony pada saat itu yaitu “Walkman” yang kita semua tahu betapa sungguh sukses luar biasa pada masanya.

Nah bagaimana dengan kondisi di dalam perusahaan Anda???

Bagi para Bro yang bekerja di Honda, Yamaha, Suzuki atau Kawasaki…kami tunggu cerita Anda…Β  Share with Us!!!

Salam Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Mind Genesis

48 responses to “Ada apa dengan Survei?

  1. PERTAMAX!!

  2. PREMIUM!!

  3. SOLAR!!!

  4. BENSIN OPLOSAN JUGA DEH!!!

  5. POdium gue embat semua!!!!!
    yg lain silahkan ngisi komentar dibawah gue……….

    πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

  6. baca dulu ach……….

  7. klo surveynya mario kemaren gmn tuh???
    πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

  8. Sial kalah cepat ama Ndaru.

  9. Benar apa yang di tulis Bro Genesis.
    aQ setuju.
    problemnya masih banyak orang goblok yang percaya survei yang salah kayak mario.

    Mana si mario koq dahh ngak berani nongol disini lagi?

  10. ^hahahaaa….
    sori bro…
    anda belum beruntung kali ini…
    silakan coba lain waktu….

    πŸ˜†πŸ˜†

  11. yah komen gue mana???

  12. @Paul

    lagian ente, mario kok didengerin…

    πŸ˜†πŸ˜†

  13. komen gue pada kemana ya???

  14. klo sales lagi stress ya gitu omongannya gak jelas….

    jd kurang yakin gue sama jabatan mario, gak cocok aja kayaknya dgn jabatan yg lumayan wah klo lihat karakter doi.
    πŸ˜†πŸ˜†

  15. Paul Gurita

    @ndaru
    iya…jangan-jangan cuman jongos atau sales door to door aja.
    kalau jabatannya sampai lumayan….berarti Yamaha ngak qualified SDM-nya. bener ngak?

  16. @atas2 gue. tidak beretika, menyerang pers0nal. Apakah dengan merendahkan dan menyerang pribadi orang lain anda menjadi lebih terhormat.?

    Br0, k0meng, tapi meskipun survey bisa salah, bukankah hal tersebut bila analisanya dalam, detail dan akurat, validitas dan realibilitasnya bisa jadi senjata maut. Mengingat tidak semua perusahaan memiliki sosok visioner.

  17. wah baru tau tentang sejarah Walkman
    makasih infonya ya omπŸ˜€

  18. Waduh ada menu baru tho hari ini…
    hmmm…
    dah gak kebagian podium nih…
    pertamax, premium, solar sampai bensin oplosan udah diborong sama bro ndaru…
    ya udah deh gw pake BBG aja…
    heheheee…

  19. Ngomongin ttg survey…
    hmmm…
    memang harus diakui hasil survey sekarang ini susah dijadikan acuan.
    banyak lembaga2 survey dadakan yg dipesan untuk memenangkan lembaga tertentu.
    gak jauh beda dgn surver pd saat pemilu dan pilpres aja deh…
    semua mengkaim akan memenangkan pemilu/pilpres dgn acuan dari data survey yg mereka “pesan”.

  20. Ttg bro mario…
    hmmm…
    wajar sih klo sales menunjukkan data survey yg memenangkan produknya.
    ya namanya juga sales…
    gak ada sales yg jujur ngakuin keunggulan lawan se…. berapapun superiornya produk kompetitor.
    gak mungkin kan mario bilang vega zr terlalu inferior dibanding abs revo!
    meski kenyataannya memang bener….
    gak mungkin mario berani bilang vega zr masih pake kunci jadul, aki basah, footstep dan behel dari besi keropos, dll.

  21. memahami apa yang tersirat lebih dari sekedar membaca yang tersurat…. uhuuy…jero mas komeng….

    nek ndelok wong wedok ya “katuranggane” ora angger ukurane… ngono po yo…..

  22. @reeed
    Begini Bro Reed, jika perusahaan yang sudah expert di analisa survei emang lebih advantage atau lebih maut dari pada perusahaan yang biasa-biasa saja. Akan tetapi seringkali data survei dibaca polosan saja.
    Tidak bener-bener memahami pasar. (dalam asumsi analisanya sudah dalam, detail dan akurat, validitas dan realibilitasnya). Apalagi jika analisanya dangkal, dan tidak akurat, validitas dan realibilitasnya juga meragukan, bagaimana?
    Perusahaan besarpun masih sering seperti ini lho^

    Kemampuan bisa membaca pasar dengan benar jauh lebih berarti dibanding dengan data survei.

    Ibarat tentara yang persenjataannya lengkap dan modern seringkali sangat bergantung pada perlengkapannya itu. lain dengan tentara yang memang memiliki skill special yang sudah tidak lagi tergantung pada peralatan, dengan apa yang ada saja sudah lebih hebat dari pada yang tergantung dengan perlengkapan perangnya.

    @ndhezits
    soal wong wedok…betul sekali ….sippps!
    You got the point Bro!!!
    Uhuuuuuuuuuuuuuuy!!!

  23. Nah ini yang ditunggu-tunggu.
    rasanya lebih baik komentar-komentar yang bermutu dari pada sekedar debat kusir.

    Memang seringkali survei tidak akurat, apalagi jika sengaja ditumpangi dengan kebutuhan untuk memperkuat alasan tertentu. analisanya dibuat-buat menyerempet dengan alasan yang disajikan.

    Lebih parah lagi jika untuk ABS, asal bos senang.

    weleh weleh….survei apa service?

  24. New Honda Bebek

    Kadang survei dan servis dah jadi satu Bos!

  25. my next question, mungkin bs jadi artikel. How to develop yourself to have visionary vision? Is it trained or born?
    N its application in umkm. Misalnya jasa jual beli m0tor bekas.

  26. Legenda Rider

    @ Reed
    Kliatnya requestnya bakal lama deh, msalahnya, kalo terlalu Knowledge, bisa pada kabur pembacanya. hehehe.

    @Paul, Ndaru
    Well, ane mengira sebagian besar yg mbca blog ini orng yang berpendidikan, jd cobalah untuk hargai yg lain, saya suka blog ini karena biasanya mbahas dengan detail dan komentarnya berkualitas, saya pemakai honda tp ga fanatik, dan sya harap bedakan cara komen di sini dengan di blog lain, nanti malah konsumennya lari.

    Kangen juga sama bro yg lain yg biasa diskusi sehat, kaya ring piston onthel, moncer, dll. setelah kalian muncul mereka malah pada kabur. kl ada komenya jg ga serius.

  27. @legenda
    Oke Bro,
    masalahnya bukan km yang dikata-katain mario ilmu cethak, goblok dan gak iso mikir.
    Anda boleh kros chek siapa yang duluan.
    aQ atau mario?
    aQ ngak mbelain honda atau yamaha, hanya ngak suka dikata-katain secara pribadi.
    Bagaimanakah kalau km yang dikata-katain mario?

    oke nextnya aQ coba berkomentar sehat. TQ.

  28. @reed
    Good Idea.
    Gue juga ingin menulis hal itu, tapi tidak untuk dalam waktu dekat ini.
    Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

  29. @paul gurita

    ooo… jadi masalahnya dendam toh….

    wah kalo gitu komennya didasari rasa dendam kesumat neh… jadi walaupun orangnya dah ga komen disini masih disebut-sebut juga namanya..

    he he he… menjelang bulan suci ramadhan mudah-mudahan bisa saling memaafkan.. kalo Allah SWT aja mau memaafkan dosa umatnya walaupun sebesar gunung, kenapa manusia ga mau memaafkan sesamanya ?
    ( tanya kenapa ? )

    maafkan bila ada kata-kata ane yang menyinggung perasaan yah..:mrgreen:

  30. @Fr1z
    Syukurlah bukan elo yang di kata-katain Mario.
    Mungkin elo akan jadi dendam seperti kata-kata elo sendiri.

    he he he kalau aQ mah easy aja kali.

  31. @Mario
    dimana dikau kucari, ini artikel lagi ngebahas survei lho?

    apalagi situ ngototnya kalau survei situ pasti bener, nah sekarang aQ tunggu alasan loe lagi gimanakah?

    emang situ di Yamaha posisi apa sih?

  32. sumpah, muak bgt bc komenny paul ma ndaru.. Klo mang jagoan, datengin aj si mario d surabaya.. Jgn cm ngoceh d blogny org.. Ato cr blog laen deh, jgn d blog ni.. Kami2 yg disini pgn dgr ulasan brmutu dr bro komeng, bkn kmntr yg bsny jelekin rang dr kalian b2. Tabik…

  33. @Paul Gurita
    sabar Bro Paul.
    setauku Bro Mario itu cuman posisi staff admin blog dan web. Jadi jangan diambil hati terlalu dalam. Kalau Bro Mario komen sering kurang tepat itu bukan mewakili suara Yamaha Main Dealer Jatim, apalagi suara Yamaha Pabrikan atau YMKI saya kira.

    Jikalau ada masalah pribadi dan ada kata-kata kasar dari Bro Mario ya hendaknya diselesaikan secara pribadi saja.

    Saya juga menilai Bro Mario sendiri sering sok tahu dan berkata tidak sopan, apalagi dalam menilai karakter seseorang. Dan hal tersebut sempat terjadi pada Anda Bro Paul. Saya sendiri juga sudah membaca komen-komen yang ada. Dan saya juga bisa menilai karakter dan kedalaman pikirannya. Saya mengerti yang Bro Paul rasakan.
    Maafkan saja ya, ini sudah mendekati bulan Puasa.

    Sekian dulu ya Bro Paul, Peace!

    @All
    Dukung komen yang positif dan berbobot!

  34. lihat dan ngikutin perkembangan komentar di blog ini, sejujurnya bro mario yang duluan nyerang, jadi ya salah sendiri. sering juga komen-komennya sok tahu dan menyerang personal yang lain duluan. (bukannya ngebelain bro paul dan bro ndaru)

    mengenai artikel di atas, apakah perusahaan yang konvensional dan tradisional bisa bertahan karena adanya personal yang memiliki visioner? padahal jelas-jelas perusahaan konvensional dan tradisional tidak tahu-menahu tentang cara dan sistem survei yang benar.

    sebaliknya..mhm banyak juga perusahaan yang dikelola secara profesional justru hancur karena terlalu banyak karyawannya yang terlalu text book.

    jiwa bisnis dan marketing ternyata tidak dapat dipelajari lewat buku dan dibeli begitu saja.

    salam hormat.

  35. panda_loecoe

    @ yg diatas khususnya Paul

    mario udah gentle dan minta maaf, mau diperpanjang apanya???? dia udah ngaku salah kok masih di dendamin………… jadi sekarang yang baca komen tau bagaimana karakter paul si gurita dan F*H yang PENDENDAM.

  36. panda_loecoe

    @ genesis
    emang dari dulu setiap orang yang punya visi jauh ke depan pasti terjegal dari beberapa/kebanyakan orang yang punya visi dangkal. kayak dulu aja ada visi orang mau ke bulan, berapa banyak orang yang menganggap bahwa itu hanya khayalan??

    nice artikel bro..

  37. @ reeed

    Pertama, validitas dan reliabilitas data yg diperoleh dari hasil survey itu blm tentu akurat, kedua, sekalipun validitas dan reliabilitasnya akurat, tetapi jika analisanya dilakukan scr dangkal dan “harafiah”, maka akan mjd senjata ampuh yg siap memakan tuannya sendiri. Justru krn kerasnya suara org2 yg demikian inilah, yg merasa dirinya “speak by data” , maka suara org2 visioner semakin tdk terdengar, semakin tdk digubris, sehingga akhirnya para visioner tsb malah menghilang, atau “terasa” tidak ada. Bgmn menurut bro2 yg lain??

  38. wah ada yg kangen ma akuπŸ˜€

    @ paul

    halo paulπŸ˜€

  39. ah si paul ini pendendam banget…da dibilang kepala dingin masih dendam…ya sutralah….

  40. @ komeng

    ajari kemampuan membaca pasar donkπŸ˜€

  41. @ Porek & Rommy

    baca2 lagi deh comentnya…aku duluan lho dikatain klonengan Bro piston….di artikel grand strategy yg pertama, klo soal duluan ya liat aja lah…

    peace ah

  42. yaaaaah……masih aja dibahas…..

    malah jadi melebar nih yang ditarik-tarik….

  43. inget kemarin di PRJ,, saia utak atik simulasi CBS di booth nya honda..
    datanglah seorang bawa2 kertas gitu,, dia memberikan set gantungan kunci, stiker dan pembuka botol, langsung beliau tanya2 ke saia..
    gak enak doong, dah dikasih cindera mata gitu.
    pas ditanya motor apa yg dimiliki, saia bilang HSX125 2008, keluhannya apa? batok lampu getar dan berisik.. dll dll
    pdhl, itu motor kakak saia,, he hehe..
    bener, hasil survei itu gak bisa dipegang 100%.

    @paul
    kata2 mario soal survey itu ngikutin bos nya, om dyon, jd maklum aja dia ngotot, kalo ngelawan bos ntar urusannya susah,, ha ha ha…

    @mario
    case close aja bro,, gak ada guna diterusin,, lebih baik kita curi ilmu nya bro komeng aja disini

  44. yahonsuwakanja

    ckckckckck….sebegitunya…

  45. gotchagothic

    Salam kenal broo..
    Setuju banget ma bro Komeng. Survey apapun bentuknya hanyalah bagian kecil dari sebuah industri.
    Menurut saya, intuisi dari pelaku survey yang harus jeli dalam memahami dunia yang sedang mereka survey jauh lebih penting daripada metode yg mereka gunakan. Bagaimana mereka bisa menyelami dunia tersebut, itu kuncinya.
    Saya rasa sebuah data pasti bisa kita sajikan dalam banyak bentuk. Tergantung sisi mana yang kita cari. Satu hal lagi, kita sebagai manusia plus motorist tidak pernah diciptakan ataupun dipersiapkan untuk menjawab setumpuk pertanyaan dalam sebuah survey

  46. harusnya Mario sebagai petinggi yamaha harus bisa bersikap arif.
    lha ini katanya punya jabatan terhormat tapi dari omongannya asal jeplak.
    asal ngata2in org goblog, dan kata2 kebon binatang yg lain….
    apa memang udah jadi mind set yamaha dgn berjualan dgn cara seperti mitu???

  47. survey is important but not everything. Survey adalah alat untuk membantu pengambilan keputusan bukan alat penentu keputusan . Kenapa ? karena banyak faktor missing yang mungkin terjadi dalam survey . Sample tidak valid,Input Data keliru, Iter tidak qualified , dan sebagainya. Yang penting jangan percaya 100 persen hasil survey !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s