Silent Recall Dosa apa Kagak?

Menanggapi tulisan pada Blog Associates yaitu Wiyanto Sudjono Blog, tentang artikel terbaru mengenai RESIKO KEBOHONGAN BISNIS, maka MG sengaja menelurkan 1 lagi artikel yang menyentuh dan mengusik dunia roda 2 Indonesia, yaitu kasus Silent Recall yang sering terjadi.

Gue coba untuk tidak menyebutkan produsen mana yang sering melakukan silent recall, akan tetapi dari bisikan yang sering MG terima, kasus silent recall ini masih sering terjadi dan akan sering terjadi di market Indonesia. Khususnya pada model baru yang trial dan errornya masih tinggi, penyempurnaan produk tetap harus dilakukan untuk menciptakan produk yang unggul.

Seringkali faktor cacat produk secara teknis dari tahap perancangan terbawa sampai ke hasil produk jadi, walau sudah melewati tahap uji coba lapangan. mengapa demikian? Ya ini mungkin terjadi sebab hasil uji seringkali dimanipulasi agar pihak atasan atai BOS merasa senang dan puas atas keinginan mereka, jika tidak mereka tentunya akan marah produknya tidak segera siap dipasarkan. Akan tetapi begitu memasuki produksi masal mulai muncul banyak masalah dan tentunya komplain dari konsumen ataupun dari laporan pihak service, ujung-ujungnya silent recall.

Atau bisa terjadi karena adanya cacat produksi karena faktor defect pada proses produksi/manufacturing. Dalam kasus ini biasanya terjadi cacat product dalam 1 batch produksi atau bisa jadi dalam 1 shift produksi. Sehingga motor dengan nomer mesin sekian sampai nomer mesin sekian (atau no produksi sekian – nomer produksi sekian) ditengarai adanya ketidak sempurnaan atau cacat. ujung-ujungnya silent recall.

Sebetulnya tidak hanya dalam industri roda 2, dalam industri roda 4 juga sering terjadi kasus silent recall. Hanya saja tidak separah atau sesering kasus pada industri roda 2. Mengapa kebijakan silent recall masih sering dilakukan di market Indonesia?

Coba baca alinea berikut dari artikel mengenai RESIKO KEBOHONGAN BISNIS pada Wiyanto Sudjono Blog yang tergabung pada associates blog di Mind Genesis.

“Kita disini tidak akan membahas kebohongan bisnis yang terencana, semua itu sudah cukup jelas, mulai dari janji iklan dengan pencitraan yang muluk-muluk serta menipu, penipuan harga dan kebiasaan silent recall pada industri otomotif yang biasanya terjadi karena kesalahan teknis dan lain-lain dikarenakan konsumen di tanah air masih mudah untuk dibohongi. Penipuan harga juga sering terjadi, trik dengan menetapkan harga discount yang sebelumnya lebih dahulu menaikkan harga normal. Semua ini cukup mudah ditengarai dan dilihat.”

Lihat tertulis disitu dengan jelas, “kebiasaan silent recall pada industri otomotif yang biasanya terjadi karena kesalahan teknis dan lain-lain dikarenakan konsumen di tanah air masih mudah untuk dibohongi.”

Memang konsumen kita masih dicap mudah dibohongi, dan image itu masih mengakar dan mengoyot pada mindset di jajaran dewan pengambil keputusan dan kebijakan perusahaan otomotif pada umumnya. Dan hal ini tentunya merugikan masyarakat yang belum dapat terjaring oleh program silent recall tersebut. Karena mereka tidak mendapatkan HAKnya dan telah membeli barang atau produk cacat dengan harga normal. Belum lagi jika cacat produk tersebut berujung pada resiko keselamatan penggunaan produk itu. Bahaya khan!!!

Begitu pula konsumen yang tidak mendapatkan info silent recall, padahal sudah membeli product tersebut. Bagaimana pertanggung jawaban produsen secara moral? Bagaimana pula jika product yang telah mereka beli ternyata juga mengandung potensi cacat yang sama, tetapi tidak ter recall. Ingat produsen juga berfikir dan bertindak dengan se-ekonomis mungkin jika terpaksa melakukan program silent recall ini. Betul khan!!!

Lantas bagaimana juga bagi konsumen yang sudah terjaring program silent recall apakah mereka ini tidak dirugikan? Menurut Gue mereka tetap dirugikan karena dibohongi semacam program service gratis, pemeriksaan gratis, oli gratis, atau pun survei konsumen yang diberi give menarik. (konsumen disurvei di tempat terpisah, sedang motornya mengalami pembedahan program silent recall). Sadis khan!!!

Memang tidak semua perusahaan otomotif melakukan hal menjijikkan ini, ada juga yang berani secara terang-terangan melakukan open recall secara jujur dan terbuka. Hanya yang memiliki Brand Kelas Atas, Brand yang JUJUR dan sudah memiliki ETIKA KEJUJURAN BERBISNIS yang berani melakukannya.

Hendaknya kita sebagai konsumen yang baik, bijaksana dalam memilih dan membeli produk dari Brand yang memiliki etika kejujuran berbisnis. Lebih baik kendaraan kita di recall secara terang-terangan dan terbuka, sehingga kita memiliki hak kopensasi yang seharusnya walaupun adanya resiko harga jual kembali jatuh dari pada KESELAMATAN JIWA kita dipertaruhkan dalam sebuah KEBOHONGAN PUBLIK!!!

At Last, Silent Recall Dosa Kagak? Namanya BOHONG dan tidak berani jujur terbuka secara terang-terangan itu pasti DOSA!!!

Salam Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

54 responses to “Silent Recall Dosa apa Kagak?

  1. jadi komen yg mengatakan konsumen merk ” A” mudah dibohongi bener adanya?

  2. silent recall yg pernah ada. Penggantian AKI SOAK dg model memecahkan rekor muri…. penggantian busi diam2… penggantian fuelpump ngadat… penggantian chamshaft.. dan masih banyak lg .. gak Y gak H gak yg laen sama aja.. kalau roda 4 gentle2 kok

  3. serba salah
    recall terang-terangan (anchor pin,kabel gas) jadi sasaran tembak.
    recal diem2 salah juga.

  4. mantab bro,
    disering2 bikin artikel yg bisa mencerdaskan para konsumen, terutama para pensboy otak kendor itu
    biar pada tau kalo sesembahan’a ternyata menipu mereka
    hahaha,
    salam jangkrik guthing

  5. ini tangki karatan udah dari jaman flinstone naik mobil kayu sampe punya mobil beneran gak pernah ada recall.

    parah nih, jauh lebih parah dari silent recall

  6. Lontong Loe

    Mungkin ada silent recall, hanya kebetulan pak tarno gak kena jaring xi xi xi xi xi xi

  7. silent maupun terbuka mazih menunjukkan zi produzen mau bertanggungjawab thdp produknya. mungkin inilah yang menjadi zizi positif dari fb. segala kelemahan produk diumbar dgn harapan pabrikan mengetahui dan memperbaiki.

  8. Ngerasain shock bocor Byson.. klaimnya lama.

  9. makanya konsumen harus kritis kalo R4 kan satu unit nya seharga 10 unit motor makanya ga terlalu masalah open recall juga kalo motor baru di launching sudah puluhan ribu terjual maknyos recallnya

  10. Masih mending mau silent recall, nah kalau ketauan ada cacat masih berkelit aja gimana? Yang penting ada usaha memberikan yg terbaik buat konsumen terserah aja prosedurnya mau silent atau berisik….yg penting hak konsumen terpenuhi ketimbang gulung tikar secara silent….

  11. Lontong Loe | July 3, 2013 at 10:32 am |

    Mungkin ada silent recall, hanya kebetulan pak tarno gak kena jaring xi xi xi xi xi xi
    ========================

    kalo ada silent recall pasti megisonnya si ipanase udah direcall, tapi enggak tuh

  12. ojo banter-banter ngomonge, KLOTOK-KLOTOK KRUNGU LIAN

  13. Sudah saatnya konsumennya yang harus berani TERIAK! Kalau ada masalah di motornya, ya NGOMONG! Jangan nrimo dan memaklumi masalah itu dengan dalih pembenaran “ini kan produk massal” dan “tiada produk yang sempurna”. Dah gak zamannya !!!

  14. masalah qc produksi dan aftersales. yg nyebarin cacat (whistleblower) = BC hehehe

  15. mesti geliat keadaan di masyarakat juga yang masih belum dewasa
    di market r2 yang ga semua melek ama berita, masih menganggap recall terbuka = cacat produk semuanya. jadi produsen banyakan jadi kuatir kalo recall terbuka bakal berpengaruh sama image mereka.
    lain halnya kalo R4, gw liat mereka gentle karena juga pangsa pasarnya yang dianggap sudah lebih dewasa
    dan juga masyarakat indonesia kebanyakan nrimo… kalo ada yang rusak bilangnya “yah motor 15 juta pasti ga perfect” padahal justru hak konsumen untuk dapat barang terbaik dari produsen.

  16. banyak terjadi, yang terang2an di koran baru vario awal2 itu y, wew

  17. sebelum masuk surat pembaca dan diterbitkan artikel khusus oleh blogger, biasanya belum di recall. cuma diberi alasan, ini karakter produknya mas.

  18. Info daleman YIMM

    Kalau kasus roda 2, kayaknya brand H dah terang-terangan terbukti kasus pada Vario generasi awal, yang kemudian di BC Y sebagai produk cacat. Justru pada merk Y banyak silent recall, contoh kasus milky pada silinder head dan pompa vixion, kasus milky pada jupiter MX generasi awal, kasus silinder cacat produk pada mio j dan mio j teen, kasus kunci xeon yang rusak, kasus baut as pada vega zr, kasus mesin bergetar kencang pada jupiter mx(yang ini banyak yang tidak tertangani), kasus new jupiter z rangka miring (setelah ver burung hantu), kasus stang piston bengkok pada new jupiter z (setelah ver burung hantu), kasus rem blong pada bebekmatic yamaha, kasus injektor malfunction pada mio j dan mio j teen dan soul GT dan masih banyak lagi silent recall, dan tidak semuanya berhasil rasio silent recall hanya 32persen – 95% tertanganni, sisanya tidak terlacak.

  19. kalu menurut saya mah,

    kalu yg dimaksud perusahaan/kelompok, yach agak rancu dibilang dosa.

    dosa identik tertuju kepada individu

  20. arick | July 3, 2013 at 7:40 pm |
    =============
    se 7 om,

    belum lagi ditambah bumbu BC, tambah sedap jadinya tuh kasus

  21. namanya dibohongi konsumen pasti tidak suka. bohong itu dosa, dosa itu bohong baik individu maupun kelompok. nah kalau partai politik yang bohong itu dosa tidak?

  22. SAS
    ==========
    om
    kok sampeyan dah jawab sendiri, kok malah bertanya lagi?

  23. biasanya yang suka silent recall itu adalah yang suka BC

  24. @MTA
    benar pendapat anda, karena sudah terlanjur BC, tidak mungkin telan ludah sendiri. jadi pake jurus silent recall dari pada total recall

  25. Recall, sah-sah saja….asal jangan MisscallđŸ˜†

  26. gak ada yg perlu di recall!!!

    semua sudah di sanggah sama “blog detektif” caseclose

    UHU…

  27. ranjang ternoda

    recall atau silent recall tergantung ke pada persentase kecacatan dalam 1 produk…
    contohnya….klotok klotok,mika meleleh,shock bocor pada cb150…apakah persentase kejadian tsb pada cb150 begitu besar sehingga AHM harus merecall cb150 secara masal?
    misalnya saja dari 50 ribu cb yg sudah beredar 1000 diantaranya mengalami kecacatan tsb. maka 1000 cb150 itu di cover oleh garansi yg diberikan oleh AHM.
    lalu gunanya garansi apa toh??? sekedar bahasa marketing?.

  28. Ane c lebih suka klo ada penanganan dan kemudian dijelaskan letak kesalahannya.
    Produk yg ane beli akhir tahun, ada cacatnya penanganan ogah2an dan hasilnya tidak memuaskan, sbg org kecil ya ane cm bs curhat di kolom komen aja. Klo blogger papan atas yg komplen langsung ditangani dengan baik.

  29. orang biasa saja

    setujuuu ane sm ente bosss!!!!
    konsumen sering dibodohi,bagi yg kurang melek teknologi

  30. jiah….ngeri gitu ya …gampang dibohongi..sama yg gratis2 / give

  31. kayaba pernah dituntut sama atpm roda 2 untuk bertanggung jawab karena hampir semua shocknya kempos/amblas dan ngak hanya di 1 varian motornya saja , padahal kayaba sudah develop sesuai drawing tuh atpm…..nah saat itu ngak ada recall tuh untuk di ganti shock2 yang ambles ..padahal secara qty itu masif jumlahnya …

  32. insight |
    ============
    yach itu yamaha complain ke kayaba.

  33. yo salah lah do apak apakne..mosok barang catat gak mau ngakui om..bisnis sing jujur..

  34. Persepsi yang Gwa tangkep sih sah2 z, selama itu ga ngerugiin dan diberikan kompensasi sewajarnya. Tp emang bener sih tetep semua produk yang menyangkut pada keselamatan jiwaa yang berimbas pada kebohongan publik perlu bener2 di cermati oleh produsen

  35. Danau Horseshoe, dekat kota Mammoth Lakes, California, adalah silent killer. Danau ini sangat indah tetapi juga sangat mematikan. Hal ini dikarenakan kandungan CO2 yang terkandung di dalam air danau mencapai 95% lebih besar daripada kandungan lingkungan sekitar sehingga, jika ada api di sekitar tepian danau maka akan terjadi ledakan yang cukup dashyat.

  36. Perlu dilihat juga apakah konsumen nya sudah siap dengan open recall…alih2 berniat baik, malah dipandang miring dan memancing rush/anarkis…so silent recall bisa jadi alternatif sebagai bentuk pertanggungjawaban thd konsumen

  37. sintoGENDENG

    wahhhhhhhhhhhh,,,,sebentulnya bisa jadi salah satu solusi yang sangat bagus..asalkan pemanfaatan nya bijak

  38. Metode ini sebenarnya adalah tanggung jawab pabrikan terhadap produk yang sudah diciptakannya. Apalagi untuk motor yang baru yang dari sisi garansi produk masih baru. So konsumen jangan dibuat panik aja

  39. strategi biar konsumen ga komplen niyy,,,syahh2 aja sihhh untuk persaingan menjaga image di benak masyarakat,,,

  40. north korean boyband

    kalau menurut gw selama proses recall itu dapat dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat buat konsumen, ya sah-sah saja buat dilakukan.
    kalau jadi lebih baik, kenapa tidak?lagian juga gratis ini hehehe..

  41. mungkin ini bukti lemahnya YLKI dalam melindungi konsumen.Mungkin kalau dluar negeri,hmmm sudah masuk persidangan tuh.Ingat kasus Apple d Australia ttg teknologi 4G??nah itu bukti keseriusan lembaga pembela konsumen,sampe2 iklan yang gak sesuai fakta aja dtuntut.

    ya kalau Recall secara terang2an sih gak masalah,YLKI gak mempermasalahkan,tapi kalau silent Recall ya beda ceritanya,iya kalau emang tahu pemberitahuan silent recall,kalau gak???ntar terjadi kecelakaan gmana??

    yaa semoga kedepannya YLKI lebih tegas dalam menjalankan tugasnya,gak hanya sekedar sebagai perantara antar konsumen dan produsen (liat aja d situsnya YLKI,isinya cuman orang ngeluh,terus hanya dsuruh ngaduin yang bersangkutan)

  42. koboy senior

    semoga aja kejadian silent recall ini cepat berakhir dan semua produsen bisa lebih jujur demi keselamatan bersama.. amiinn…

  43. sebaiknya jangan silent recall-lah.. kan tidak semua pembeli motor tau ada recall-an.. produsen sebaiknya terus terang memberikan pengumuman recall pada produknya. jika produsen jujur, maka goodwill-nya akan terangkat dimata konsumen. akan menyebar mulut by mulut.. kalopun produk cacat ada di bath tertentu yang bisa ditelurusi kemana penjualannya, recall dapat dilakukan secara region. dengan menghubungi konsumen produk tsb.
    silent recall, jika tidak jujur ya dosa…

  44. Bentar, recall itu apa sih ? #polossss

  45. lha trus upaya kami sebagai konsumen biasa apa bro komeng? Biar ga salah pilih gitu…

  46. kalau Bro-Bro pada saat lebaran nanti butuh mobil baru, buka ini, luar biasa ada promo terbatas daihatsu xenia, khusus pembelian melalui web ini http://www.daihatsu-promo.com

  47. Kaga lah…itu kan salah satu bentuk kepedulian kita pada konsumen agar konsumen kita puas dan nyaman akan produk kita….

  48. wanita hamil juga bisa sexy, lihat di sini http://www.mammabtq.com

  49. Hmm ngomongin bisnis sih kadang strategi hrs tajem, tp bkn urusan boong.krn gw yakin utk kenyamanan pengendara ke tahap memuaskan..ya yg pntng tdk mrugikan dan bertanggung jwab..

  50. Harusnya produk siap luncur harus wajib siap juga tanpa masalah, kelihatan banget kejar target. Kalau mobil saja bisa sedikit masalah, knp motor bisa banyak? Bahaya ga sih jadi kelinci percobaan?
    Minimalnya ada pertanggungjawaban dan gratis.

  51. mungkin bahasanya bukan ngeboong kali ya, lebih ke : upaya untuk tidak membuat konsumen panik. yang penting sih masalahnya bisa selesai dengan proses recall ini, konsumen senang, pabrikan senang toh?

  52. KALO MENURUT ANE, ITU SAH2 SAJA. KARENA KALO TERLALU FULGAR BISA BLUNDER UNTUK PRODUK2 YANG LAINNYA

  53. jadi inget innova ane pernah diganti velgnya satu set sama pihak toyotanya secara cuma-cuma, padahal pas itu gak ada diberita kalo innova kena recall

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s