Verza pintu belakang AHM untuk mendongkel tahta sport

Honda Versa walaupun dipandang sebelah mata oleh Direksi Yamaha Indonesia, tetap tak bisa dipungkiri memberikan kontribusi penjualan yang cukup significant. Alhasil penjualan sport Honda bertumpu pada beberapa produk. Sebaliknya Yamaha hanya bertumpu pada 1 produk unggulan saja. 

image

Verza Modif

Memang untuk saat ini Yamaha masih juara di segment sport dengan produk jawara yakni vixion series. Coba bayangkan jika saja

produk honda yang head to head dengan vixion berhasil fight secara competitive. Bisa ditebak kan apa yang akan terjadi. Market share berpindah secara cepat. Posisi market leader juga berpindah tangan. Nah….apa peluang Yamaha saat ini? Ya secepatnya perkuat line up produk sport yang lain. Satu satunya harapan isi pasar low entris sport yang belum diisi oleh Yamaha. Fight dengan Verza. Penjualan masih dimungkinkan kok curi curi share juga masih dapat. Pemerataan penjualan produk ala Honda itu sangat penting loh.

Masalahnya melihat kebiasaan Yamaha selama ini selalu pandang market low end dgn kualitas dan desain produk yang benar benar low end. Lain dengan Honda. Coba bandingkan antara vega vs absolute revo sebagai contoh. Nah mampukah Yamaha masuk menghantam Verza dgn produk yang tepat?

Sebaliknya Honda, sudah siap benar dengan desain Verza 2.0 bila market membutuhkan sementara Yamaha masih main tebak tebakan. Apabila Yamaha terpancing masuk, Honda pasti akan melakukan langkah terkam product image. Intercept Strategy githu bahasa kerennya. Bisa jadi ini malah jadi peluang Honda untuk menggedor market sport yang ada lewat penguasaan pintu belakang. Berapa sih kontribusi market ini dibanding market mainstream sport macam vixion + cb150 ? Kecil memang… Tapi ini langkah strategic yang bagus dalam usaha mendongkel market leader yg hanya punya satu pilar kuat penjualan di sport series, only vixion. Bayangkan bila cb150 hanya mampu memiliki ms sebesar 40% saja vs vixion. (Vixion 60% dan Cb150 40%). Bagaimana penguasaan Total Sport? Pintu belakang telah dikuasai Honda dengan Verza. Sedang pintu samping Yamaha baik di sport racing fairing maupun di kelas sport touring macam byson belum bisa lantang mengaum. Justru disinilah keunikan Strategy Honda yang bermain apik di keempat pintu secara sinergy. Di pintu utama, perbaikan next cb150 cukup menjanjikan. Dipintu samping Honda sudah berjuang apik dengan new CBR lokalnya. Sedang GLpro masih 11 12 dgn byson. Selanjutnya pintu belakang mutlak dikuasai Honda dengan Verza. So Honda bisa saja mendongkel penguasaan market sport lewat perang sinergy 4 mata angin. Pintu belakang yg sepele dimata kompetitor justru jadi kunci untuk membobol penguasaan kompetitor. Selanjutnya tinggal pasukan utama CB series berjuang sedapat mungkin meraih kemenangan yang masih bisa dicapai di pintu utama/pintu depan.

Selanjutnya dilanjutkan di kolom diskusi oleh para komentator canggih dan luar biasa yang biasa komen di blog ini. Uhuuuuuuuy!!!

Ditunggu pendapat para komentator lewat diskusi panas yang mendalam.

Makin lama makin Uhuuuuuuuuuuuuuy!!!

33 responses to “Verza pintu belakang AHM untuk mendongkel tahta sport

  1. dua komen sebelumnya masuk spam😦

  2. udah ketebak dari dulu..sayang yamaha agak budeg disuru buat sport entry level…

  3. Strategi AHM selalu membunuh pelan-pelan dari bawah

  4. Wait ‘n see bro komeng

  5. Pintu belakang = back door yah ups…:mrgreen:

  6. “Masalahnya melihat kebiasaan Yamaha selama ini selalu pandang market low end dgn kualitas dan desain produk yang benar benar low end. Lain dengan Honda. Coba bandingkan antara vega vs absolute revo sebagai contoh.”

    Benar juga, cerita lama antara mio karbu dengan fitur minim cuma main kosmetik aja akhirnya keok dihajar dengan BeAT 1st gen yang full fitur dan konsumsi bbm yang lebih irit. Pada saat itu YMKI slow response bahkan banyak di bully di berbagai blog papan atas, toh gantinya yang dibilang magic tidak lebih baik daripada BeAT 1st gen yang mulai ganti spakbor depan.

    Sekarang mengenai Verza, saya saja lebih sering lihat motor ini ketimbang Byson apalagi motor low end sport tvs bisa dibitung dengan jari. Biar kata verza itu dibilang motor bapak2, toh kebanyakan orang sudah terpatri dengan durabilitas GL Series. Jadi ada kesan nostalgianya. Tinggal tutup tangki aja tuh selebihnya joss:mrgreen:

  7. Motor Batangan

    Sudah terpikir dari dulu zaman verza keluar, kurang mengejutkan bedah strategi kali ini.. hahaha😄
    Tapi thanks anyway, om MG. Seenggaknya berarti analisis gue ada di track yg benar, sejalan dengan suhu😄

    Y dari dulu masalahnya sama, andelin 1 produk jawara, cenderung teledor, telat respon. Giliran market leader tercuri kompetitor baru kalang kabut dan update produk membabi buta hilang arah.

    Verza itu gantinya meggy lawas, kuda beban bapak bapak yang kangen nuansa GL series. Current meggy malah suntik mati aja😄
    Setuju sama bung REC*303.

    Gue merasa bahwa sebenernya di segment low end sport bisa dapet profit margin lumayan. Karena spek gak dituntut setinggi sport high end macam vixy, tapi harga bisa dipatok agak tinggi dibanding kelas matik atau bebek low end secara gimana juga itu sport. Ini bayangan kasar gue aja sih.
    Baca dari blog besar sebelah juga Y mau fokus pengembangan NMAX kedepannya, masih tetap kejar kue MS matik. Sport yg high end semua keluarnya, jadi low end ini sasaran tembak empuk banget untuk kompetitor.

    Gue sih berharap tiba tiba S atau K yang masuk ke sport low end ini, BAM! Masuk dengan mengejutkan, H dan Y bisa geger, permainan tambah seru! S bisa masukin gixxer yg di India sana, modelnya keren tp mesin seadanya, rasanya bisa utk sport low end di Indonesia. Sedangkan K jagonya meracik produk out of the box yang surprising secara diam diam. Apalagi K udah mulai buka gerbang menuju upside down di kelas sport 150 cc, potensi menular ke sport lainnya.

    2016 seru nih kalo semua bergerak😀

  8. Sebaliknya Honda, sudah siap benar dengan honda sudah siap bener dengan desain Verza 2.0 bila market membutuhkan , sementara Yamaha masih main tebak tebakan. Apabila Yamaha terpancing masuk, Honda pasti akan melakukan langkah terkam product image. Intercept Strategy githu bahasa kerennya. Bisa jadi ini malah jadi peluang Honda untuk menggedor market sport yang ada lewat penguasaan pintu belakang

  9. Saatnya pak Dyon menelan ludah. Saat kondisi perusahaan kolaps kayak gini, ego pemimpin harus disingkirkan jauh jauh. Jika tidak ingin benar benar tenggelam.

  10. @motorbatangan
    Bedah strateginya emang biasa aja. Tapi kayaknya om MG pada bagi bagi informasi baru yg diselipkan dalam berbagai kata kata dan rangkaian paragraf di artikel kali ini. Tersembunyi tapi terbaca hua ha ha ha

  11. jomblo apik

    @sas
    Sudah sering kok yamaha nelan ludah.
    Kasus fino, matic yg trend sesaat aja, eh yamaha keluar juga setelah trend usai.
    kasus soul yg sebelumnya bilang lampu beat lampu bego gag bisa tolah toleh kayak mio. Eh keluar soul.
    Dan masih banyak lagi nelan ludah, bahkan muntahan.

  12. Tumben ada gambarnya bang!!!🙂

  13. jika berkaca pada low end market H emang sudah fix utk msalah positioning & image produk melalui verza walau dgn jalan mengkerdilkan NMP agar user friendly beralih dri NMP ke Verza dan memberikan ruang NMP kedepan untuk memasuki pasar baru so bisa dikatakan sejalan dgn asumsi kang MG

    Tp dibalik it smua mnurut ane kelanjutan pertempuran sport kategori akan lebih panas dikelas produk diatasnya kedepan shg H akan berusaha menyeret trend bergerak ke emotional market hi tech dibanding fungsional-style & menjauhi filosofi market kompetitor

  14. @scnk
    Buat pemanis semacam lipstik Bang. Uhuuuuuy

  15. @O=O
    Setuju. Itu pasukan utama untuk peperangan utama. Tapi pasukan kecil macam verza ini flangking mendongkel dari belakang untuk memberikan timming dan celah bagi pasukan utama untuk masuk menghancurkan musuh utama.🙂

  16. Untuk segmen entry level sepertinya susah utk menumbangkan Honda, krn sebagian besar konsumen berada di segmen ini, dan ditambah lg dgn adanya mitos abadi tentang Honda yg diwariskan turun-temurun.
    Seperti yg diungkapkan di komentar di atas tentang nostalgia GL series dan konsumen cenderung sudah mengakui kehebatan mesin GL series, sedangkan apa yg diwariskan Yamaha??? Keunggulan mesin RX series??? Mesin GL series itu dari dulu udah jenis 4 tak, coba bandingkan dgn mesin RX series yg jenis 2 tak yg sekarang udah tinggal history.
    Itu belum ditambah lg dgn sumber daya AHM yg jauh lbh besar. Ditambah lg dgn bodohnya YIMM mengikuti jejak AHM yg memproduksi begitu banyak varian, sedangkan sumber dayanya sebenarnya gak sanggup. Karena ngotot memproduksi begitu banyak varian sampai2 lini produksinya keteteran memenuhi demand produk yg sedang booming. Kita lihat saja begitu sering terdengar kasus indent mengular, yg sekarang dialami N-Max. Indent yg begitu lama akan membuat konsumen jenuh menunggu, dan hasilnya bisa ditebak, YIMM kehilangan sekian persen konsumen yg pindah ke produk lain. Syukur2 sih masih produk Yamaha, tp bagaimana kalau pindah ke produk merk pesaing yg dlm hal ini adalah Vario 150?
    Saya melihat sepertinya YIMM ini sedang kehilangan arah, istilah kerennya lg galau… wkwkwkwkkkkk…….

  17. itulah honda , gaya strateginya sesuai dgn org dalemnya

    yg emang banyeken bapak-bapak,

    pelan-pelan, tenang, yg penting nanti sampe juga

  18. mungkin 2-3 tahun lagi sebaikna Y main di motor hobby aza, sport retro modern dll mungkin,
    kalau vixion tumbang berarty hilang sudah nama Y di hati konsumen, pa lagi masih banyak yang latah dalam membeli produk. yg trand pasti di beli, apalagi menyangkut gengsi konsumen,

    metik di update semua saja tidak mampu berbicara banyak kox, apa lagi sport,
    salah timing lonching kah ? salah strategi kah ? salah dalam promo kah ? atau lawan terlalu kuat ? ea mbuh lah🙂

    Bang MG, mana nich artikel disaign ditungguin kox g mengudara” ?

  19. Numpang lewat

    Lho bukannya kabarnya yamaha akan ikut juga disport entry level ini yah? Klo gak salah dapet info dari tmcblog mengenai time line produk y ditahun 2015 s/d 2016.. dan klo tidak salah lg produk entry level tersebut akan hadir di 2016…cmiiw…
    @popin, saya lebih melihat produk2 metik y mulai entry smpe mid level nya belum melampaui produk h… jika diskala 1-10, produk h pada level 8 maka produk y hanya sampai level 7,5 / 8… padahal untuk bisa menarik atensi konsumen yg saat ini ada pada arus tren produk h, produk y harus pada level 8,5 sampe 9.. nah permasalahan y untuk bisa atw tidak merealisasikan produk pada skala tersebut hanya y yg tau…hehehehehe
    Persoalan perang pintu depan dan belakang, pada pintu depan pendapat awam saya kok sepertinya y dengan nva nya seperti sengaja mengulur waktu untuk melihat terlebih dahulu seperti apa kemasannya dan animo pasar selain menjaga image produk vixy sendiri agar tetap pada siklus normal dalam perputaran minor facelift atw major facelift ya… atw memang ada agenda lain… atw malah jangan2 kelengahan jilid sekian yg akhirnya bener2 merugikan y sendiri.. entahlah… saat ini y sedang berperang dgn fokus ganda, sementara h hanya 1….imho…

  20. Numpang lewat

    Ralat
    Persoalan perang pintu depan dan belakang, pada pintu depan pendapat awam saya kok sepertinya y dengan nva nya seperti sengaja mengulur waktu untuk melihat terlebih dahulu seperti apa kemasannya dan animo pasar terhadap cb facelift selain menjaga image produk vixy sendiri dengan tetap pada siklus normal dalam perputaran minor facelift atw major facelift ya… atw memang ada agenda lain… atw malah jangan2 kelengahan jilid sekian yg akhirnya bener2 merugikan y sendiri.. entahlah… saat ini y sedang berperang dgn fokus ganda, sementara h hanya 1….imho…

  21. @Numpang lewat
    Ya di pintu depan yamaha sangat wait n see terhadap serangan baru Honda lewat CB150 next. Sejauh apa dapat memberikan perlawanan. Nah Y sendiri masuk siklus minor changing dr vixion lighting, sehingga keluar vixion advance. Kondisi minor changing ini sekaligus dimanfaatkan sebagai tambahan waktu untuk penyempurnaan next major changing untuk perang besar raya berikutnya. Sambil melihat kemajuan penyempurnaan produk Honda berikutnya waktu ini juga bisa digunakan sebagai timming penggalian informasi intelligence dari kompetitor. Sehingga saat major change timming berikutnya bisa melakukan lompatan didepan plan produk kompetitor yg berikutnya pula.

    Nah sebaliknya Verza punya keunggulan yg sama. Disaat Y siap launching produk sport lpm, honda pasti siap dengan Verza ver.2.0. Selangkah didepan kompetitor.

    Ini yang gue maksud dengan Honda bisa menggedor lewat pintu belakang untuk menguasai tahta sport. Timming dilawan timming. Kesempatan di pintu depan dibuka lewat pintu belakang. Saat kesempatan tercipta serangan utama pintu depan dapat di lakukan dengan lebih ampuh untuk mengalahkan pasukan utama lawan.

  22. Dari dulu ane udah teriak2 yang beginian. YIMM aja yg budeg. 10rb unit Verza perbulan itu jgn dianggap enteng…. Tapi, denger2 kan bentar lg bakalan ada lawan Verza dari Yamaha. Desain katanya mirip2 sama OVI.

  23. Numpang lewat

    Om MG
    Yup…perang dipintu belakang bisa jadi seperti yang om MG bilang tp bisa jadi lain hasilnya bila y mampu membaca dan memotong arah trend tendency untuk produk sport entry level tersebut.. hanya saja saya kurang yakin dgn kemampuan y mengingat banyaknya peperangan yg lalu2 tp y seakan tidak mampu melampaui product value kompetitor… denger2 pusat r n d y akan ditumpukan di yimm, semoga ada perubahan strategi kearah yang lebih baik.. saya melihat kebiasaan strategi y ini seperti tarik ulur ya… terkadang disatu produk terlihat menggebrak, tp diproduk lain seperti kurang greget.. mungkinkah untuk menjaga ritme pertarungan agar tidak terkesan terlalu h2h dgn kompetitor abadinya secara sdm dan sdd nya kalah jauh….?

  24. Hmmmm klo dalam game Coc, Verza ini si Goblin. Prajurit paling dekil. Saat defense musuh repot ngladenin Teka, Giant, Arcer. Si goblin ambil uangnya

  25. @amamaoto
    Perumpamaan yang mantap

  26. Motor Batangan

    @SAS

    Ah belum selihai itu gue membaca yang tersirat, dah baca lagi tp belim ketemu juga.. hahaha.
    Ajarin donk😄

    Kalo Y mau keluarin low sport, pake image old vixy bagus tuh, pake formula yang dah terbukti jitu berhasil. Apalagi kalo ternyata lownya tetep monoshock juga, value lebih dibanding verza.
    Berarti vixy berikutnya kudu all out dari fitur dan value, kasih overkill lah biar pasti, tahan dari gemburan next CB150.

    @amamoto

    Hahaha.. perumpamaan cakep! Om MG juga nih, apa maen COC? hahaha.

    Tapi keliatannya beda strategi ya, Y lebih fokus di peluru utama hingga sekarang. H biasa dengan kekuatan kapitalnya main sandwich. Cara ngalahin lawan yang kapital lebih besar dr kita gimana coba?

  27. Pada pointnya, mngkin om MG mau menyampaikan bahwa utk kategori sport Y kudu effort mlebihi ekspektasi jika msih ingin mempertahankan market yg dikuasai sepenuhnya utk thun mendatang coz dri bawah dan atas sudah dikuasai H so ad kmungkinan akan lbih mudah dlm mengcounter strategy dengan memaksa trend bergeser dari fungsional & style ke emotional market yg hi tech

  28. Motor Batangan

    Ekspektasi pasar untuk MT 25 dan R 25 yang tidak dipenuhi Y apa saja memang? Untuk R 25 gue setuju kurang, tapi untuk MT 25 rasanya cukup keren.

  29. @motor batangan
    Menurut sy desain mt25 kurang sangar utk dna yamaha. Banyak kan yg bilang mirip sama cb150r. Pengguna 250 cc adalah mereka yg ingin naik moge, tapi masih pemula. Baik secara skill atau kemampuan ekonomi. Akan lebih baik kalo tampilannya dibuat seperti ducati monster atau brutale. Kalo begini sih, sekedar r25 yg dilepas fairingnya. Bahkan utk melawan z250 pun masih terlalu jauh.

    Kalo gini sih, beli verza aja terus dimodif japs style atau enduro, atau yg lain. Hasilnya bisa lebih keren.

  30. Motor Batangan

    @vyzex

    Kalo diliat dari abang abangnya yang klan MT modern, memang desain MT cenderung tidak agresif, lebih humanis bin kalem, imo. MT 09 dan 07 kan begitu. Jadi walau selama ini Y terkenal agresif desainnya, kalo mereka mengacu pada desain MT global yang kalem ya wajar seperti itu.
    Kalo soal mirip cb150r, dengan logika sama cb150r justru mirip vixy lawas. Gak akan habis toh? Ini soal selera lah, hal nomer 1 yang paling gak bisa diperdebatkan, gak ada guideline umum mesti gimana.

    Anyway, kemarin gue baru denger obrolan sama salah satu sales senior produk asesoris parts after market R2. Catet ya, jadi bukan pabrikan motor tertentu. Setelah bahas produk, obrolan sampe ke soal market share. Awalnya krn doi bilang bagusnya insinyur Y adalah karena parts motor mereka dari dulu sampe sekarang itu banyak yang sama, sehingga memudahkan konsumen yang mau lintas generasi ganti parts. Contoh, pelk mio dulu bisa dipake hingga mio sekarang, jadi kalo mau cari parts after market lebih mudah, pun halnya bagi produsen parts after market, gak perlu riset buat hitungan baru. Beda dengan pabrikan Jepang lainnya. Istilah dia, Y bukan korban mode. Sehingga orang banyak pindah ke Y krn kemudahan itu.

    Gimana dengan data pabrikan H yang naik terus bahkan sentuh sekitar 70%?

    Politis, katanya😄

    Sampe sini, gue cuma senyum pas denger, soal bener atau gak mungkin bung bung di sini lebih tau.. Sekedar cerita aja.

  31. Gimana dengan data pabrikan H yang naik terus bahkan sentuh sekitar 70%?

    Politis, katanya😄
    ===================
    gmn yah?…saya gak paham nih….jelasin secara awam dong om…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s