Pikir Dahulu sebelum Anda Membeli CBR250RR, ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu.

Motor baru yang lagi kekinian dan menjadi idaman dan incaran banyak orang seringkali bikin bikers ngebet beli tanpa pikir panjang. Stop bagi yang mau beli CBR250RR wajib baca hal hal berikut ini sebelum membeli. Setidaknya siap mental terlebih dahulu (selain harga tentunya), biar gak kecewa dan terlalu over expectation pada product yang satu ini.

Okey Gue akan jabarkan beberapa hal berikut yang bikin kamu kamu gak jadi meminang CBR250RR, setidaknya berpikir ulang dengan kepala dingin biar gak kecewa dikemudian hari, apa saja itu? berikut ini Gue uraikan satu per satu hal hal yang sobat biker wajib tahu akan CBR 250 RR ini.

  1. CBR250RR adalah motor sport 250cc yang Honda rancang dengan spesifikasi Racing, setidaknya Ready Race lah. so lupakan yang mau buat motor ini sebagai motor harian, bakalan bongkok tuh punggung dan pegal pegal di area telapak tangan secara ergonomi memang lebih cocok di ajak nyetul alias balapan di sircuit ketimbang dibawa harian di jalan raya. Buat balap Asyik Gila…buat harian..ehm masih nyaman CB150R atau Vixi. Ini motor hanya untuk koleksi orang Hobby atau untuk penggunaan balap yang sehari hari naiknya mobil atau motor jenis commuter yang lain. Kalau masih maksa buat harian….silahkan kecewa di kemudian hari. Prestige Dapet Yaaaaa…. Usage??? gak bakalan nyaman buat daily routine. Bolehlah kalau hanya sekali kali atau special occasion yang lebih ke pleasure of passion.
  2. Mesin panas pada generasi CBR250RR, muntahan tenaga dari mesin ini sangat Ganas dan berbanding lurus dengan panas yang terpaksa harus dikeluarkan mesin special ini. Beberapa rider dan pemilik awal CBR250RR sangat mengeluhkan masalah ini (bahkan dari forum-forum dan komunitas club ada beberapa yang mengalami overheat problem pada mesinnya pada penggunaan jarak jauh-menengah). Siap siap selangkangan anda mendapatkan serangan panas tinggi. warning untuk yang jomblo ya, hati hati ya lindungi harta masa depan kamu satu satunya itu, eh sepasang dink heu heu heu….!!!
  3. Setang Bergetar, ya beberapa Biker mengeluhkan hal ini kendati beberapa yang lain masih merasa normal normal saja untuk mesin gahar ini, tapi kalau kamu mengharapkan kenyamanan Ninja 250 Fi akan kamu dapatkan juga di CBR250RR, berarti kamu siap siap kecewa lagi. Lebih baik tunggu R25 yang baru aja dech.
  4. Desain yang terlalu Innovative dan Futuristic. Bagus memang iya, tapi apakah akan bisa overlasting seperti desain Ninja yang enak dilihat sampai saat ini? Desain yang dirancang oleh desainer wanita dari Jepang ini memang Keren sih, tampil beda banget dan fashion wave look. tapi Gue meragukan bisa enak dilihat setidaknya sampai 2-3 tahun ke depan. So bagi kamu kamu yang duitnya mepet dan tidak berencana ganti motor baru atau naik kelas ke moge dalam waktu 1-2 tahun kedepan, lupakan aja motor ini.
  5. Problem utama di motor ini adalah Grip roda belakang!!! YES dengan racy ergonomic yang bobot dan massa total pengemudi dan motor akan condong ke depan, maka beban pada bagian belakang kurang.(gue juga sempet curiga suspensi belakang kurang cukup handal menunjang performa motor ini). Ditunjang motor ini memiliki power yang besar dan torsi yang kuat pada mode Sport dan terutama Sport +. Kalau kamu gak memiliki budget pada versi ABS, sebaiknya undur teratur jika kamu memiliki prioritas pada keselamatan berkendara. Atau setidaknya cepet ganti Ban yang memiliki spesifikasi jauh diatas versi standard pabrikan. (IRC RX-01F Road Winner) yang tentunya harus merogoh kocek tambahan lagi sebesar paling tidak 3.5jt – 5jtan. Banyak pemilik CBR250RR yang jatuh atau sliding saat melakukan pengereman mendadak pada versi nonABS. Berbagai member forum dan komunitas CBR250RR mengalami keluhan yang sama yaitu jatuh atau hampir jatuh karena licinnya ban, bahkan beberapa langsung segera meraih kocek extra dengan segera ganti Ban. Nah hal itu tidak sepenuhnya kekurangan pada Ban standardnya, karena ban dengan merk dan spesifikasi yang sama ini juga digunakan oleh Ninja250Fi dan R25. Bahkan Sport 150 cc macam CB150, CBR150R dan R15 juga memakai merk dan type yang sama dengan perbedaan ukuran tentunya. Hal ini juga disebabkan karena…..
  6. Spasial jarak yang terlampau pendek pada tuas pengereman roda belakang. Rem belakang CBR250RR itu unik dan menarik, ketika diinjak halus halus tidak pakem, akan tetapi ketika diinjak sedikit lebih dalam lagi tiba tiba pakem sekali dan seringkali roda akan ngelock. Dan hal ini sangat sangat berbahaya terutama pada versi nonABS. Coba buktikan saat meminjam unit milik teman atau kalau ada kesempatan test ride.
  7. Bentuk desain Muffler yang aneh menurut sebagian besar orang termasuk Gue. ujung ujungnya harus rogoh kocek lagi ganti knalpot, baik full system maupun slip on. Note: berat knalpot standard CBR250RR ini sendiri sebesar 8.5kg, cukup membebani berat motor secara keseluruhan sih. Wes ganti aja dengan knalpot Racing yang lebih trendy dan suangaaaar suaranya. Raih lebih dalam lagi kocekmu.
  8. Harus sering isi dan check air radiator. Beberapa kasus terjadi air radiator mengering karena suhu mesin yang over heated. Kalau kamu beli motor ini untuk Racing dan Hobbies oriented ya gak pa pa. tapi kalau untuk harian….weuhhh merepotkan juga.
  9. Pacar, Istri atau gebetan kamu akan mengeluh saat dibonceng dengan motor ini, sekali kali atau pertama mereka senang senang aja, berkali kali kamu akan terkena omelan dan bahkan dampratan kaum hawa ini. Boncenger benar benar tidak nyaman.
  10. Incaran Maling…. jelas sekali ini. Check artikel berikut ini… Masih baru wes Ilang
  11. Biaya Service Muahaaaaal terutama yang versi ABS
  12. Bagian tengah mesin tampak kopong. (next di facelift berikutnya bagian ini akan diperbaiki oleh Product Planning Honda)
  13. Shock Depan Up Side Down terlalu stiff untuk penggunaan aspal jalan raya buat harian.
  14. Hati hati Honda sering dan cepet sekali ganti model baru/facelift. Umur suatu produk gak lama di Honda. (Belajar dari kasus CBR150R yang sering sekali ganti model). Hik bakalan menyedihkan.
  15. Bagian buritan kalau dilihat dari sisi dan sudut tertentu akan tampak kopong dan kosong sehingga nampak aneh dan kecil seperti produk 150cc. sekali lagi desain adalah selera. Tapi Ninja250Fi dilihat dari sudut manapun masih kelihatan manis dan tampak pas menyatu.
  16. Harus extra Hati Hati saat memandikan motor ini. beberapa bagian motor ini tidak boleh disemprot atau terkena semprotan air. Semisal TBW unit, Sensor sensor terutama yang ada di bagian leher knalpot yang kurang terlindung dari cipratan air. Motor ini cukup di lap basah aja, dan ini sangat merepotkan.
  17. Banyak bagian motor yang mudah berkarat.
  18. Tidak direkomendasikan dikendarai saat Hujan kecuali jika terpaksa, karena motor ini jelas tidak dirancang untuk berlari dalam hujan dan tidak tahan air. ini motor Race Ready, bukan jenis motor sport harian.
  19. Ada delay antara putaran grip Gas dengan putaran mesin akibat delay TBW system yang memang delay, sehingga kurang responsive.
  20. bisa ditambahkan dikolom komentar oleh komentator yang sudah memiliki pengalaman atau membeli produk ini.

Setidaknya setelah baca baca artikel ini kamu jadi punya pertimbangan dan bisa hitung untung ruginya. Kalau soal kelebihan produk CBR250RR ini sudah terlalu banyak promosi Honda yang di tebar di berbagai media dan arus informasi, bisa kamu check dimana aja. Nah Artikel ini cuma untuk mengimbangi pemberitaan yang ada saja agar semakin bijak saat kita membeli produk baru.

Semoga pilihan dan keputusanmu Uhuuuuuuuuuuuy!!!

Advertisements

35 thoughts on “Pikir Dahulu sebelum Anda Membeli CBR250RR, ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu.”

  1. Banyak yang saya setujui dari point2 yang dimasukkan om komeng, terutama dari segi desain, ya motor ini sangat futuristik tapi juga boring, ga bakalan bisa seabadi disain ninja fi yang masih enak dilihat sampai sekarang, apalagi knalpot sama menurut ane tidak proporsional dan modelnya aneh… Kalau untuk pengendaraan ane no comment karena ga pernah make dalam waktu yang lama

  2. Intinya ini motor bukan buat biker karbitan yang lompat dari skutik/ bebek langsung ke 250cc 2 silinder hanya gara gara duit ada atau kepincut desain.. bahkan yang biasa sport 150cc pun kudu adaptasi, cuma bakalan lebih cepet prosesnya..

    1. Hanya cocok untuk harian yang PP rumah kantor gak lebih dari 40km.. lebih dari itu bisa, tapi yang gak biasa bakal ngeluh gak enak, pegel dlsb padahal bukan motornya yang salah wkwkwk..

    2. panasnya biasa aja, gak jauh beda sama ninja, r25, z250FI, MT25.. bahkan in certain case ninja 250 fi lebih panas karena hembusannya nyampe selangkangan.. si CBR ini gak.. Tp buat biker kagetan yang baru kali ini nyemplak 250cc 2 silinder pasti bilang panas

    3. Setang gak gw alamin malah halus, terhalus dari yang lain..

    5. Grip Roda belakang, ini kontradiktif, saat keliling bali gw minim menemukan kekurangan ban ini bahkan saat basah pun, begitu juga waktu miring miring di sentul, fine fine aja.. tapi pas buat harian, ada beberapa gejala ngebuang terutama pas lewat garis putih..aneh

    6. Rem belakang nyaris gak pernah disentuh, rem depannya oke banget kok.. sport mah andelin rem depan lah hehe.. masa belakang..

    7. desain muffler emang bukan selera semua orang, termasuk guweh, tapi suaranya maaakkk kalau lagi digeber kaya moncrotjipih!

    8. Dikembalikan kepada ownernya

    9. Gak rekomen buat sering boncengan makanya pasang single seater biar gada yang nebeng huahahaha

    16. Gw mah nyuci ya nyuci aja hehe

    17. Belum liat

    18. Been there done that, gak masalah

    19. Delay cuma ada di mode comfort

    1. Delay juga masih saya rasakan di mode sport dan sport+. Beberapa teman pemilik cbr rr juga merasakan hal yang saya rasakan loh.

  3. ini sepertinya artikel yg di draft dan agak terpaksa dipublish hehee uhuuuy…

    kenalpotnya emang gak banget, tampak dari samping firing kurang ngena.. lum tau jg aslinya seh.. 😀

  4. Sebelumnya saya naik ninja 250 karbu, terus ganti r25, sekarang baru aja perDes tahun lalu ganti CBR250 RR.

    Point 1 setuju banget

    2 panasnya setara 600cc dari pengalaman bawa R6 dan R1, cbr250rr ini panasnya setara R6. Kalau dibanding ninja dan r25…mhm cbr250rr ini yang paling panas. Bahkan pada kondisi stasioner sekalipun. Apalagi pas ada hembusan angin dr kipas radiator panas.

    3 stang kena pengaruh USD yang stiff buat pakai di jalan raya. Geter terus.

    4 belum bosan sih…tapi mulai kerasa ada kearah sana.

    5 kayaknya suspensi belakang ya kurang lengket.

    6 pada saat di jalan yg berpasir kerasa. Rem depan belakang dibejek…masih ngepot.

    7 udah ganti he he he knalpot saya

    8 saat km1000 dah servis dan ditambahin banyak. Servis dari dealer MPM gag perlu bayar tambah air coolant radiator.

    9 gak rekomen buat goncengan. Dah pasang single seater saya

    10 di surabaya baru ada kejadian di daerah sememi ada yg hilang juga. Jadi was was

  5. Nomer 11 biaya gag masalah bagi saya, bayar aja kalau mampu beli cbr ya pasti kuat bayar biaya servicenya

    13 setuju.

    14 hik hik hik dengerin tuh AHM

    15 kalau dari belakang gak samping kiri kanan emang kelihatan aneh dan kosong. Padahal ban belakang dah ganti 160 masih kelihatan tipis gimana ya.

    16 bawa ke salon moge donk. Tanpa semprot cuma di basahin dan lap pakai lap khusus. Jaminan aman.

    17 bagian mounting knalpot dan bagian setang under yoke ada sedikit karat di motor saya. Padahal baru dr dealer dan tidak pernah dipakai riding pas hujan. Kayaknya saat pengiriman sudah ada karat tipis tipis ini. Satu lagi bagian rantai sudah berkarat saat pengiriman. Note pengiriman dealer malam hari jadi remang remang dan gak klihatan karatnya saat itu.

    18 sayang buat hujan hujan kecuali kepaksa. Nah gak hujan aja udah karatan gimana saat dipakai riding hujan hujan.

    19 semua mode ada delay, coba aja di gas kondisi stasioner. Memang di modw comfort ada delay yang memang besar dan sengaja diprogram begitu.

    20 ban standart terlalu tipis untuk motor ini. Cbr250rr. Karena bagian belakang area kosongnya lebih luas.

  6. Masalah Panas….
    Mhm awalnya kukira motor 250cc itu panas banget. Maklum baru naik kelas dari metik 150cc ke cbr250.

    Namun setelah tanya sana sini dan bandingin dgn r25, mesin cbr ini panas banget. Udh bawa ke dealer dan servis atas undangan survei dealer. Ditanyai apakah ada keluhan atas unit mesinnya. Ya sy keluhkan panas mesinnya. Untungnya setelah ditangani beres. Tanpa biaya lagi gratis. Sekarang mesin udah adem.

    Dibanding metik emang lebih panas. Tapi udah jauh lebih dingin dari kondisi awal. Untung aja mau pas ditawarin ikutan survey sekalian diminta bawa motornya.

  7. Sangat diaayangkan ya belum apa apa udah timbul karat sangat bahaya ini kalau dibiarkan bisa rugi konsumen yang tadinya beli karna gengsi eh malah di bully
    Saran ajah si utk aham jgn asal nafsu utk keruk untung besar doang dan membodoh bodohi konsumen Indonesia ya tapi utamakan keselamatan dan kwalitas biar sama sama enak pd boleh tp jgn overheat eh makaudnya jgn berlebihan pd nya ga baik

  8. 4. Ya desain memang sangat futuristik, mungkin terinspirasi dari stealth jet F117 Nighthawk. Sepertinya sudah jadi resiko desain yang futuristik itu cenderung tidak tahan lama, bukan cuma motor begitu juga mobil.
    Seperti Camry xv40 itu menurut saya sampai hari ini masih terlihat lebih cantik dari yang xv50. atau ANKI vs GNKI.

  9. 1/3/13. pegel? just buy a naked bike!! in fact why buy sport bike in the first place? inilah yang membuat sport 250 di indonesia tidak all out, ekspektasinya ninja 250 lagi ninja 250 lagi sampai sampai peniru ninja 250 yaitu er25 jadi so so product, honda sudah move on dari resep lama sekarang tinggal nunggu pabrikan lain ngikutin.
    masa sport 250 kalah sama 150 yang sudah all out ex: suzuki n yamaha

  10. untuk yang nomer 19 apakah itu efek dari TBW?? maksudku secara umum TBW akan seperti itu? atau mungkin CBR pakai TBW yang entry class??

  11. pertama coba. ternyata cbr250rr beda kelas dengan motor 250cc umumnya. ada mode kontrol, shockbreaker upsidedown, shock belakang adjustable.susah ngebandingkannya. mendingan merek lain niru saja, biar bisa dibandingkan.

  12. 1. saya pulang pergi pakai motor ini dari rumah ke kantor biasa aja ngak pegel pegel banget, haha tergantung posisi riding dan kebiasaan membawa motor sport, kalau dari bawa bebek sport ke motor sport emang harus adaptasi

    2. Mesin panas biasa aja, kalau dibandingin sama moge kelas 600++ jauh lebih adem and lebih bisa di toleransi panasnya.

    3. ngak pernah ada indikasi stang yang bergertar

    4. tergantung USER

    5. kalau mau aman beli ABS soalnya itu pas hujan pengaruh banget, untuk ban memang ban bawaan sedikit licin pada saat speeding, tapi kalau untuk harian masih bisa ditoleransi, cornering pakai ban IRC RW juga masih oke kok, tp jgn sering sering bahaya 😛

    6. pick ABS bro

    7. gw pribadi muffler selera tapi menurut gw itu yang bisa bedain 250 sama 150nya Red xD

    8. ngak pernah masalah

    9. memang tempat duduk belakangnya keras hahahha

    10. harus taruh di tempat aman dan kunci inget selalu di cabut,,, karena dia sudah teknologi HISS tanpa kunci ngak bisa nyala,, tapi yang namanya maling banyak jalan menuju roma boss 😀

    11. service so far baru ganti oli aja

    12. setuju,,, tapi honda pasti ada maksud tertentu knp bagian itu di buka sama mereka

    13. justru USD enak banget buat cornering bro, berasa motornya in control..

    14. No idea

    15. tergantung USER

    16. TWB memang special care ngak bisa pakai tekanan tinggi pas saat cuci.. makanya cuci motor sendiri jadi bisa hati hati 😀

    17. berkarat cuman bagian baut untuk plat nomor depan yang di kasih free dari honda hehe , sisanya, no problem

    18. agree kalau hujan cipratan air ke kaki pasti luarbiasa banyak and bikin kotor,,, tapi kalau biasa naik motor sport pasti sudah biasa sama keadaan ini resiko, mau keren berkorban dikit pas ada air dan hujan.. hehe

    19. TWB delay hanya di comfort mode, sport pembukaan linier sama gas tp memang ada delay sedikit, sport + jgn di tanya bro motor ini standardnya lebih kenceng dari R25 atau Ninja250Fi

  13. saya baru SMA Tapi terus terang pingin banget motor ini soalnya mayoritas pemakainya ya mahasiswa atau SMA tapi hidup saya menerita dan tidak bahagia karena tidak dibelikan ayah saya alasan macam-macam padahal hanya masalahnya beli 2 dengan adik saya totalnya kann…terus saya cuma dibelikan motor biasa yang mayoritas pemakainya orang tua,padahal anak yang sekolahnya dibawah saya saja lumayan yang dibelikan motor seperti ini,udah gitu orang tua saya minta saya berpenampilan seperti seusia saya padahal motor orang tua banget,terus juga sekolah dan penampilan aku mau nurutin dipaksa yang terbaik,sekarang giliran motor kebalikannya…gambaran yang terjadi pada saya ini membuktikan omongan saya bahwa uang itu yang menentukan kebahagiaan dan ketentraman hidup dan juga adalah segala-galanya…sama sekali bukan waktu berkumpul sama keluarga….

  14. untuk desain menurut saya memang iya betul seperti contoh pada mobil,dulu honda city z memiliki desain yang dinamis,modern,futurustis dan sporty tahun 2000,tapi tidak kebablasan sampai sekarang masih sama sekali tidak terlihat jadul berbeda dengan honda civic genio yang sangat futuristil di tahun 1990an dan srkarang sudah terlihat juadul bangetttberbanding terbalik dengan masanya berbeda dengan honda city z yang desainnya lebih sopan jadi tidak cepat ketinggalannya

  15. Sory Ane gak setuju , saya uda pake lama nyaman gak masalah , cm klw jalan jauh haruis di atur istirahatnya , semua jg sama klw di bawa lama jg bakalan pegel tu badan , klw gak mau pegel beli MATIC aja
    1. tergantung elu bawanya gimana , klw uda adaptasi gak masalah posisi dibenerin.
    2. emangnye motor merek alain gak panas apa , klw mau adem beli MATIC
    3. bergetar klw rpm tinggi , itu pun biasa aja , semua motor sport klw rpm tinggi jg geter
    4. tungguin aja , sekarang ini yg paling keren ya CBR250RR klw gak ngapain yg lain ikut ngerubah body nya.
    5. ini mah gak perlu w infokan situ sendiri bilang yg lain jg pakai ban yang sama.
    6. cm bisa ketawa aja
    7. knalpot cbr250rr paling unik dibanding merek lainya , klw merek lain punya lebih keren ngapain pada ganti knalpot Racing?
    8. emang merek lain air radiatornya gak kurang ya klw dipakai. ( ketawan males )
    9. ini motor emang enak buat sendiri bro , w nyobain di bonceng pakai motor merek lainya , sama aja bro , mau enak di bonceng , pakai MATIC
    10. semua motor juga di incer maling bos ,lah sepeda jg di depan rumah bisa hilang , klw gak mau di incer pakai motor China.
    11. wajar lah motor premium , makanya ikut club ada potongan biaya service dan dapat prioritas klw service
    12. ini uda dijawab oleh ente sendiri
    13. hm…klw gitu knapa yang lain pada ikutan pakai USD.
    14. knapa ya ko R25 juga cepat sekali ganti modelnya , mang ninja gak pernah ganti model ya , hm….
    15. Lah 150cc di bandingin ma 250cc , Ha…..
    16. hm…. w mandiin motor di steam di tempat ccian motor sebulan 2x sudah 8 bulan gak masalah tuh , klw gak mau kotor taruh di ruang tamu trus dimasukin lemari kaca.
    17. hm….emang yang lain gak karatan ya
    18. klw gt beli lalu taruh di lemari kaca diruang tamu , keren dah, Ha…….
    19. ha… ketawa aja lah , cobain SPORT+ nya dulu 😀

    Ane cm bingung aja semua poin ente ko seperti orang yang sinis ma ni motor , cm cara penyampaianya bikin ane ketawa , ane uda pakai 8bulan dan sudah kemana2 / jalan jauh , klw mau santai jangan pakai MOTOR SPORT , pakia MATIC.
    Soal tenaga adu aja , ane aja pakai SPORT+ harus adaptasi , cm satu kata dari ane GILA tenaganye.
    Saran banyak2 cari info ke orang yang pakai cbr250rr , klw bisa yang uda lama , jangan ke yang lain.

  16. saya nyesel beli cbr250rr. stang dan ban sedikit miring alias tidak center. jadi klo posisi ban depan lurus stang agak belok ke kanan sedikit. awalnya saya rasa cuma perasaan saya saja . tp lama2 kok kerasa bgt , trs saya bw ke dealer diukur pake sigma dll segala , ternyata segitiga dan kupu2 stang memang sdikit miring . klo riding jg kerasa sedikit , saya cobain cbr250rr test drive yg ada di dealer dan di ukur juga ternyata emang sama juga sedikit miring. masih penasaran .saya coba lagi sama salah satu konsumen cbr250rr yg motornya lagi di servis. dan kami ukur ( mekanik dealer) juga. ternyata juga begitu . hahaha , semua sudah saya kleim ke AHM dan smpai saat ini belum ada kabar dan respon . ntah cacad itu 1x produksi ini saja atau semua unit cbr250rr . agan2 owner cbr250rr mngkin boleh nyoba ukur sendiri di motornya . modal penggaris juga udah kliatan bgt . setelah ban center/lurus ,coba ukur luar sisi ujung stang kanan dan kiri ke tangki . alias posisi tekukan stang . mkasih smoga membantu

  17. Pantas aja penjualannya nyungsep Om.
    Mau beli cbr250rr jadi pikir pikir…
    Lihat komunitas dan yang pakai kok gak kelihatan eksklusif githu.

    Belom lagi makin lama Diskonnya makin gedhe aja. Jadi curiga nih.

    Belom lagi dp kecil gitju anak kos kosan juga mampu beli kalau gak kuwat cicilannya pasti dilego murah murah.

    Maunya cari motor yang eksklusive 250cc dual silinder tapi males kalau motor pasaran ah. Beli di atas 250cc udah gak worth it buat se hari hari pakai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s