“It’s TIME to R1SE”, pekik spirit Yamaha untuk kembali lagi berani bermimpi menjadi nomer 1

Resin coated

Pada awal tahun 2018 ini, dalam Yamaha Owners Dealer Business Meeting 2018. Pekik Teriak “It’s TIME to R1SE” dikumandangkan lagi. Ini merupakan thema dari Yamaha Owner Dealers Business Meeting 2018. Acara yang diselenggarakan tahunan ini sejatinya merupakan huge meeting untuk mengarahkan dan menyelaraskan arah strategi dan business plan seluruh network dan jaringan Yamaha (Dealers Owner). Sekaligus tentunya Program Propaganda Perang dari Principal YIMM untuk menyemangati Serdadu-serdadunya yaitu jaringan Dealers yang tersebar di seluruh Indonesia.

Business Meeting Tahun ini begitu menarik untuk diikuti, bukan hanya karena acaranya yang sedikit lebih berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, bukan juga karena ditampilkan beberapa Produk Baru dan prosesi Launching Produk Unggulan di tahun 2018 ini. Melainkan karena pekik “It’s TIME to R1SE” berani diteriakkan dan menjadi spirit baru di tahun 2018 ini bagi seluruh keluarga besar YAMAHA Indonesia. nampaknya Yamaha Indonesia mendapatkan kembali kepercayaan dirinya untuk memiliki Spirit to be no. 1 again setelah sekian tahun depresi berkepanjangan. Tidak mudah menurut Gue, tapi sungguh Gue Apresiasi 2Jempol untuk semangat Yamaha di tahun 2018 ini. Very-very Uhuuuuuuuuuuuuuuuy!!! walaupun bagi Gue ini masih merupakan bentuk awal dari propaganda intern. But it’s so wonderfulllah buat YIMM!!!

Nah seperti tulisan dalam artikel Gue di beberapa waktu lalu tepatnya di bulan Mei 2017, yaitu https://mygoldmachine.wordpress.com/2017/05/03/awal-2019-akan-ada-momentum-kebangkitan-yamaha/ nampaknya Theme untuk Business Meeting 2018 ini menunjukkan gejala-gejala percikan awalnya he he he he Uhuuuuuuuuuuuy khan!!!

Ini bisa juga sebagai modal awal. Namun perlu diwaspadai juga kompetitor akan monitor dan tidak tinggal diam. Apalagi biasanya Honda memiliki kemampuan untuk menyusun Intercept Strategy yang biasanya akan muncul sesaat sebelum Yamaha menerapkan Strategy baru yang sudah lama digodoknya. Apalagi kalau bicara masalah product Strategy dan new product Launching. Nah khan!!!…….. (gak dibahas di artikel ini).

Fokus aja… Yamaha akan fokus untuk mengembangkan line up Matic. Keberhasilan di line up premium akan dicoba untuk diturunkan pada line up line up dibawahnya. Key Success yang udah terlebih dahulu dikantongi pada Premium Matic akan coba diterapkan Yamaha di semua lini matic. Nah Succes Pattern akan dicoba dicopy paste!!! sesungguhnya Gue kurang suka adanya pemikiran copy paste success pattern begini, sebab H akan mudah membaca dan mudah pula menyiapkan intercept strategy untuk mengatasinya.

Nah masalah yang muncul bagi Honda dalam kasus succes pattern kali ini, adalah kesulitan H untuk mencreate sesuatu yang menjadi lawan tanding yang pas untuk memperlemah keunggulan Yamaha. Sebab kali ini Yamaha kebetulan sudah memiliki success pattern yang inline dengan Brand DNA-nya. (entah kebetulan tak sengaja lagi? atau kali ini sudah memiliki persiapan yang benar dan matang dari DNA strategic?) Nah Success Pattern kali ini memiliki Advantages yang Yamaha banget githu loh!!! jadi jikalau saat penerapan strategy copy paste success pattern berikutnya masih cemat-cemot di sana-sini ya secara overall masih dapat berjalan kuat. Kalaupun dalam penerapan terlambat dan Honda sanggup melakukan intercept strategy yang tepat, dampak kerusakannya juga tidaklah terlalu parah dan significant untuk memperlemah Brand dan Grand Strategy Yamaha secara total.

Namun Yamaha perlu waspada, keunggulan ini sejatinya bukan merupakan absolusi modal kemenangan, masih gampang kok bagi seorang Master Strategy Business untuk membalik, merusak dan menghancurkannya 🙂 ehm ehm!!! Apalagi Yamaha sering masih mempunyai penyakit bawaan, yaitu:

  1. Strategi yang okey, Modern dan Creative akan tetapi lemah di proses eksekusi akibat ketidakmampuan SDM  pelaksana dalam memahaminya.
  2. Single Strategy yang bagus akan tetapi tidak comprehensive dan sinergi menyeluruh dalam suatu Grand Strategy yang apik!!! yang sesuai selaras Brand DNA dan Visi Business Development jangka panjang.
  3. Terlalu lambat bergerak saat penerapan Strategy!!! terutama dalam Product Strategic; mulai Product Planning – -> Product Launching. Sering kalah langkah dibanding kompetitornya yaitu H.
  4. Kekurangan Network yang Handal untuk jaman Now.
  5. Sering Over PD 🙂 kalau sukses sedikit aja.
  6. Jaringan sering memanfaatkan situasi dengan mengambil kesempatan keuntungan sesaat.
  7. Kontrol ke bawah (khususnya ke Jaringan) tidak sekuat kompetitor utamanya.

Udah dech buka bukaannya segini dulu….. disambung lagi di artikel lain ya

Intinya ini tanda tanda percikan buat Momentum kebangkitan Yamaha di awal 2019, entah bisa entah tidak untuk memanfaatkannya, Good Luck Yamaha!!!

Uhuuuuuuuuuuuuuuy!!!

67 thoughts on ““It’s TIME to R1SE”, pekik spirit Yamaha untuk kembali lagi berani bermimpi menjadi nomer 1”

    1. ymha akan jadi nomor 1 “lagi”,,..,

      ehem,.ehem… emang pernah ymha jdi nmor 1 d penjualan(pnjualan dlm setahun) d indo ini? kata “lagi” d kalimat anda itu mengartikan klau ymha pernah mengalaminy d msa lalu, tpi fakta ny??

      blum tobat2 juga nih orang,..
      hehehe

    2. komen saya d atas untuk nickname nob1ta bro#robert, coba anda simak isi komenya tsb, apkah mengarah ke nomor1 dlm spirit atau no1 dlm pnjualan???
      ingat, nob1ta itu(klau orang ny masih sama) adlh fby garis kerasss yg pling menentang artikel om mg yg memprediksi ms ymha akan merosot tajam thun 2011, jdi anda pasti pham lah no1 yg maksud dlm hal apa,…

    1. Ngapain juga fokus eksport kipas kipas dolar kalau harus buka pabrik di indo, sekalian buka pabrik aja di negara tujuan eksport

    2. @kobay

      Kalo fokus k produk yg laris doang ap gak sama dgn kasus suzuki dulu yg cuma fokus ma satria fu
      Sekali gebug kompetitor bisa puyeng dong

      Mungkin masih ada solusi lain

      1. hehe ya habis apa apa nyebut ekspor, kesannya jumawa banget gitu sama ekspor, bukan ga boleh, tapi heiii yang kita bahas itu kan laris di domestik yang mana ada hubungannya dengan kesejahteraan karyawan lokal..

        Kalau ngomongin dan bandingin ke sisi ekspor terus ya sama aja ngomongin pepesan kosong yang gak dinikmati dealer lokal.

        Kalau mau fokus ekspor ya sekalian kaya TVS aja, terlihat jualan disini sebagai sampingan doang

        http://kobayogas.com/2018/01/24/honda-cbr1000rr-fireblade-2018-facelift-makin-gahar/

        1. itu napa produk ahm laris, walu ngak sebagus kompetitor.

          BERKAH ; itu kata kuncinya.

          karena ahm setidaknya memfasilitasi karyawan dan keluarganya.

          kadang kita dapet rejeki lebih dari Yang Maha Kuasa itu sebenarnya titipan buat orang lain,

          dikasihnya ke kita, kita kasih ke saudara dll

          ahm didoain karyawan beserta keluarganya.

          karyawan perakitan YMH? outsorching semua, setahu saya, outchorcing itu ngak dapet bonus, kesehatan juga cuma buat karyawan aja.

          betul mang kobay?

  1. Di pikir pikir lagi, Betul apa yang tertuang di artikel om Mind Genesis, Yamaha punya strong point di penerimaan passar untuk produk NMax. Baik dari fungsi desain hingga teknologi dan riding feeling semua masuk.

    Di sini Brand NMax cukup bagus secara Brand Value.

    Nah kalau taste ini sudah mutlak keunggulan dan ciri khas Yamaha, maka Honda akan kerepotan untuk copy paste. Sebaliknya Yamaha akan diuntungkan untuk copy paste ke lini produk yang lainnya seperti Lexy dan saudari saudari Lexy.

    Sedang kondisi akan tergantung dari sejauh mana PCX local akan diterima pasar. Usaha Honda di PCX akan menentukan pasar matic masa depan.

  2. Ayo Yamaha, berikan kami produk terkerenmu.. Udah bnyk sih, tapi mau lebih. Please, bosan liat Mbit sama Pario.. Honda sekarang niatnya cuma pertahanin pasar which is produknya ga berani anti mainstream, cuma nambahin dikit dari kompetitor. Honda cukup 25% aja, ga butuh banyak2,, Eneg asli liat Mbit

  3. thun ini honda akan menekan habis2an kawasaki(sambil mengamati pergerakan ymha), thun 2019 saya rasa honda akan fokus menyerang balik ymha krna bebrpa projeck produkny yg menyasar ke segmen yg d kuasai ymha sedang d persiapkan dan siap d luncurkan thun 2019-2020

  4. Lho udah berubah yah…bukannya dulu “how to kill honda” …hehehe

    Sudah lha…selama yamaha ga punya main dealer (konglomerat di masing2 daerah)…jgn harap lu bisa menang lawan honda…..apalagi fincoy tuh di punya astra…direkturnya dan presdirnya org ahm juga

    1. Tapi gw harap yamaha bangkit bisa bikin MSnya balik ke 40%….gw mau lihat muka2 tuh petinggi astra honda yg skrg kelihatan cool jadi keringetan rambut acak2an stress

      1. dengan strategi honda saat ini plus penyakit bawaan ymha blum bisa d sembuhkan khususny poin 5,6,7, akan sangat susah bagi ymha untuk bisa menguasai market 40% keatas,….
        honda (ahm) itu klau sudah “ketok palu” ingin terjun ke segmen yg d kuasai kompetitorny, mereka(ahm) tidak akan “pulang” sebelum sasaranny tsb “jatuh tak berdaya”,… dan mereka(ahm) tidak kenal bosan, capek ataupun putus asa klau mereka sudah membidik suatu segment, dengan segla yg mereka miliki mereka akan terus dan terus untuk mencoba melengserkan sasarany tsb sekalipun mereka sering jatuh bangun d tengah jlan(lirik perjuangan mereka dlm misi melengserkam vixion atau segmen motor sport sescra umum),….. dan disisi lain, ymha seringkali kecolongan d segmen lain ketika ymha sedang fokus ke segmen tertentu(jarang bisa memimpin dua segment potensial scra bersamaan),…. dan terakhir, yg d lawan ymha adlah duet pabrikan raksasa ykni “Honda & Astra” yg mna hanya ketika mereka “tertidur pulas” baru kompetitor bisa “mendekatinya”,…. artiny klau honda-astra tidak lalai, over jumawa atau cuek terhdap kemauan pasar, peluang pabrikan lain untuk mendekatiny sangat kecil,…

        1. Termasuk Ninja juga bakal keok khan sudah jadi target Honda.

          Kawaksaki siap siap bangkrut ya, eh salah KMI siap siap musnah ya.

          1. yakin seperti itu? ga ingat mereka semua dari negara yang sama? jepang, yakin mereka akan saling “bunuh”? kok gw ga yakin yah, karena yg gw yakin mereka akan saling “jaga” satu sama lain, H, K, Y. S, dengan “drama” nya mereka, coz what? mereka 1 negara. Dan tetap Indonesia cuma jadi sapi perah mereka, dijajah dengan cara yg lain..hahahahaha

    1. Kasus vixion awal yamaha pasang harga sangat miring lho, setelah sukses mereka kerek harga pelan pelan malah sempat d atas cb150r

      Nah menurut saya strategi ini malah bisa jadi sasaran balik bagi kompetitor

      Setau saya
      Konsumen yamaha umum ny pilih yamaha karena
      1. Harga lebih murah sedikit d banding kompetitor

      2. Fitur lebih woww sedikit dari kompetitor

      3. Design lebih kekinian

      4. Cc lebih gede sedikit untuk memperlihatkan image mesin lebih powerfull
      Kecuali mesin 250cc, tp yg d sayangkan strategi naik CC gak diterapkan di lexi

      Nah poin 1 ajah kurang d perhatikan yg sudah sudah bakalan menyesal , contohnya lumayan banyak dan tidak perlu saya jabarin

      1. Perlu d catat
        Kompetitor dah terlanjur menang d jaringan
        Itulah mengapa butuh 4 resep tersebut untuk strategi permanen

        Misalkan yamaha sama kuatnya d jaringan
        Mungkin cukup dengan 1 resep ajah
        Tinggal pilih mana yg mau d unggul in dari kompetitor

        Mudah mudahan kedepan makin maju
        Dan akhirnya konsumen juga yg d untingkan, banyak pilihan lah pastinya

  5. Bagusnya posisi Yamaha saat ini adalah bahwa mereka sedang tidak mengikuti Honda. Dan PR besar bagi Yamaha adalah memperbaiki internal mereka.

  6. mudah mudahan semangatnya sampai sampai jaringan,
    jangan hanya di atasnya saja.

    agar ada lawan bagi Honda karena sekarangnya sharenya mendekati 80%….

  7. kelebihan yamaha adalah menekan harga di lokal dgn subsisi jual di luar negeri.

    plus image yg mulai ditanam bahwam produk yamaha itu berkualiatas ekspor, dgn menjual produk ekspor di lokal.

    ini ahm belum bisa karena kebijakan principal.

    dan memang jargon produk ekspor sdh mengena.

    walu bagi yg berkecimpung di industri, ada harga ada rupa itu pasti.

    tapi ymh bisa memainkan harga lokal utk kualitas ekspor (???)

    ahm hanya bisa bermain di fitur dan sosiallity.

    1. beda kebijakan … yg satu murni jepang yang satu bisnis corenya astra tahu sendirilah kelihaian orang2astra dalam memainkan bidak catur bisnisnya..

      jualan produk alakadarnya tp visa panen raya!

  8. dan jeleknya ymh, jual produk bagus diawal, setelah kuat dan menancap mulai di donwgrade.

    liat aja vega r ke vegaze, dan jupiter ke jpiter z1 dan mesin vixion ke gen ke 2

    tapi tetep aja fby ngak mau akuin kali itu downgrade.

    beda ahm, jual apa adanya dari awal

    1. @bdt
      Tp semua itu di tutupi oleh blogger jas jes jos.. pinggiringan opini supaya si H tetep ” the best”
      Dan ente pun juga mengiyakan itu.
      Ente jadi kayak militan fb sayap vrohh, dari tiap ente komen intinya cuma 1. Kalo A** itu terbaik.
      Jangan2 ini kloningan bdt. Bdt dulu yg kalo tiap dia komen bisa netral.. lha ini???

      1. yg bilang ahm terbaik siapa om, ?
        terbaik dari sisi marketing itu iya.

        yg punya blog juga setuju

        emang produk ahm banyak kurangnya, tapi konsumen itu tau.

        trus kalu konsumen mau beli juga kenapa?

        mau salahkan konsumen?

        yamaha spt yg saya sebutkan juga itu fakta.

        trus kalu konsumen ymh terus menurun, kenapa juga salahkan konsumen dan blogger?

        koreksi diri sendiri dulu lah.

        saya kan bilang ahm jual produk apa adanya.

        dari awal keluar yg gitu kualitasnya.

        tapi kok bisa laris?

        itu yg mesti om cari jawabannya

        ingat ymh pernah beda 0,5 persen thn 2010.

  9. Nah masalah yang muncul bagi Honda dalam kasus succes pattern kali ini, adalah kesulitan H untuk mencreate sesuatu yang menjadi lawan tanding yang pas untuk memperlemah keunggulan Yamaha. Sebab kali ini Yamaha kebetulan sudah memiliki success pattern yang inline dengan Brand DNA-nya
    ====================================
    ngak usah ikutilah,

    jelas DNA ymh dan honda beda kok, msg msg punya kelemahan dan kelebihan.

    tpi honda jepang juga sdh mulai mendesain dengan selera pasar jaman now.
    liat aja cbtr 250 rr dan renderan cbr 1000 rr yg baru di ym.

  10. Gak byk tipe mtr yg bs d expor sm honda AHM bkn krn honda gag bs bkin mtr dgn kualitas expor tp krn honda udh pny pabrik RnD d byk negara,lha beda sm yamaha yg produk globalx d rakit d indo,,…semua jg pada tau soal ini cm FB aja yg pura2 bloon.heheheh

    1. bukan pura pura bloon, itu tugas mereka membrainswah konsumen bahwa produk yamaha itu kualitas ekspor.

      banyak kok yg percaya, produk yamaha lokal sama kualitasnya dgn produk yhm yg ekspor ke erofa.

      padahal harga ngak bisa bohong.

      1. Betul om.Yamaha mah gt ntr klo produkx udh laris psti pelan2 materialx d downgrade.utk durabilitas mesin gw masih megang honda,sdgkn yamah sedikit d bawahx.ini brdasarkan pengalaman.lht j matic2x yamaha smp skg (utk maxi skutik msh prlu waktu) dan mesin2 SOHC nya.honda emg pny keluhan soal mesin tp persentasex lb sdkit d banding yamaha

        1. bener om, maxi skutik baru 2-3 thn, downgrade ato tdk tergantung ms eskpor, kalu nambah terus ato stabil, mungkin tdk.

          ingat kasus r25,

          yg ditest blogger dikasih hp gede, pas produksi massal di turunkan.

          dah diberitakan di media sekian hp.

          ternyata?

          dari situ aja dah keliatan gimana watak ymh

          plastik dan cat mio dan cat sekarang aja kata om roy dah sama sama beat

          1. Menurut gw secara pribadi,sebenarnya R25 adlh produk yg bagus.kencengx dpt,nyamanx jg dapet.desain ckup okelah,gag kebesaran atw kekecilan,cm dari awal motor ini udah salah perlakuan dari yamaha sendiri.mkx penjualanx sekarat.

  11. desain lexi yang comot sana sini malah kyk produk yang sengaja dilempar buat nahan PCX lokal, secara kesatuan utuh dari desain depan ke belakang ga enak diliatnya, apalagi tebeng sama deknya yg tipis gitu, belum pantatnya yg plain..

    1. Blog ini bagus, cuman kalo nunggu update lu bisa mati kaku. Mending buka 10 hari sekali. Kalo ada yg baru ya alhamdulillah, kalo g ada ya skip ke komentar blog dulu. Satu bulan 4 artikel aja udah sangat Menakjubkan kok. Kalo satu bulan satu artikel tu normal

  12. si lexi emang pelopor middle skutik rasa maxi tp gw yakin ntar brojol all new vario series,aplgi di tambah all new spacy (klo issue ny terbbukti) pasti si lexi modelx kebanting.soal fitur krg lbih bakalan seimbang tp soal ‘kenyamanan’ honda rajanya.Feeling gw yamaha brojolin lexi harap2 cemas.berharap produk kompetitor gag lebih baik dari ini.maklum masih trauma masa lalu.awas bisa2 tahun ini matic entry levelx yamaha yaitu mio seriea bakalan ancur lebur alias penjualanx terjun bebas.udah ada tanda2nya.mau di bilang sih yamaha trlalu bernafsu sama pasarx vario smp ngorbanin banyak produk.

    1. Bukan hanya lexi bro, saat honda harus head to head produk dgn yamaha bisa dipastikan secara model, fitur, mesin, harga, dll honda pasti diatas yamaha, juga hebatnya kondisi ini bertahan sampai sekarang dan bahkan mungkin selamanya….mau dunia kiamat tdk ada yg boleh menyalip honda.

Leave a Reply to serobit Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s