Tips Memenangkan GBWC, Gunpla Builder World Cup

GBWC sebagai ajang beradu karya dan prestasi antar Gunpla Builder di seluruh dunia untuk menjadi yang terbaik di dunia adalah kompetisi dengan tingkat Internasional alias World Cup yang paling Prestisius sekaligus paling sulit ditebak. Ya paling sulit ditebak bagi sebagian besar orang yang mencoba dan ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Bagaimana tidak sulit ditebak? banyak orang merasa tidak ada pakem yang jelas dalam perlombaan GBWC ini, tidak ada pakem “SELERA” juri dalam GBWC ini, tidak ada kejelasan “red line” antara Karya pemenang satu dengan Karya pemenang yang lain, bahkan antara hasil dari tahun ke tahun juga seperti memiliki kriteria yang berbeda-beda, begitu pula antar negara. Tidak ada satupun persamaan yang bisa ditelusuri. Memang kriteria dasar penjurian adalah sama, dimanapun (negara apapun), dari tahun ke tahun. Idea/Concept, Craftsmanship, dan Painting. Namun selalu saja sulit menebak arah pemenangnya. Seringkali apa yang sebagian besar pengamat tebak sebagai pemenang malah kandas, sebaliknya kuda hitam yang tidak terduga sama sekali bisa jadi Sang Champion. Setidaknya hal ini menurut sebagian besar pengamat!!! tidak menurut MG!!!

GBWC bisa ditebak !!! jadi penasaran khan??? kepo??? ya kepoin aja ya…. Yuk lanjut kita bahas ya. Ya GBWC bisa dengan mudah malah ditebak oleh sebagian orang yang memiliki gift, sebut aja begitu. Mau bukti…. Juara Thailand, Vichayuth Eiam-Ong Sebagai juara bertahan dia mampu berturut turut  juara 1 pada tahun 2014, 2015, 2016 dan terakhir pada tahun 2018 ini berhasil tampil lagi sebagai Juara Thailand. Bahkan pada tahun 2015 berhasil merebut Juara 1 World Champion dan di tahun berikutnya tahun 2016 menduduki peringkat 2 World Cup.

Bandingkan dengan May Hatta Junior Course Legend dari Japan yang juga mampu berkali kali tampil sebagai Juara. Jelas di kedua negara ini persaingan antar Gunpla Builder begitu keras, sangat keras malah!!! Jepang dan Thailand memiliki banyak modeller dan gunpla builder dengan segudang talenta, skill dewa dan karya karya yang masterpieces. Lalu mengapa kedua orang ini mampu berkali kali juara seperti tidak ada pilihan yang lain saja???

Berikutnya lihat Mark Mediavillo, Legenda juara dari Philippine yang menjadi Juara 1 di Philippine berurutan tahun 2016 dan 2017, berikutnya di tahun inipun masih masuk juara ke 3. Untuk World Cup, Mark Mediavillo bahkan pernah menyabet World Champion pada tahun 2017 lalu. Apakah kurangnya jumlah entry yang bagus dan luar biasa sehingga orang orang ini terus terusan menjadi juara seperti tidak ada pilihan lain???

Tentu saja jawabannya adalah bagi sebagian orang yang memiliki “Gift” GBWC mudah ditebak juga khan. Seperti halnya para juara tersebut, Gue juga dapat menebak siapa yang bakalan juara heu heu heu dan apa saja yang dibutuhkan untuk menghasilkan karya juara…. asal tahu aja kriterian untuk juara di GBWC itu harus bagaimana???, sayangnya Gue gak memiliki skill atau kemampuan buat nge-build Gunpla he he he.

Tentu saja sulit bagi sebagian besar orang, dan kemudian mereka pada teriak – teriak kalau GBWC itu adalah salah satu kompetisi Gunpla yang seperti Gatcha, tidak tertebak dan tidak ada pakemnya, pemenang tergantung selera juri yang suka berubah ubah… he he he he. Umumnya mereka lebih mudah melihat dan menebak kompetisi Gunpla builder lain yang menurut mereka memiliki pakem yang jelas seperti halnya Tetsujin atau kompetisi lokal yang biasanya komunitas mereka adakan sendiri.

Nah disinilah tantangan terbesar GBWC yang harus dipecahkan memang untuk orang orang yang layak dan bertalenta, sehingga pantas disebut sebagai Juara pada Kompetisi paling Prestisius ini, yaitu GBWC. “Meijin” Kawaguchi sebagai juri menurut Gue sangat hebat, sehingga memiliki selera yang ber-spectrum sangat luas, yang memang merupakan kriteria yang sangat dibutuhkan untuk menjadi juri pada kompetisi sekelas GBWC ini. Tidak salah apabila Bandai Co.Ltd selalu menunjuk dan mempercayai Beliau sebagai Juri lomba bergengsi ini. Selera Pribadi tidak lagi ikut menilai, sebaliknya sebagai seorang juri yang hebat, Beliau mampu memiliki selera yang luas dalam menanggapi suatu karya dari sudut pandang selera si pembuat karya sendiri. (ini kunci-nya).

Selanjutnya….

Saat menilai karya, nama entry tidak pernah dicantumkan hanya nomer entry saja. Hal ini membuktikan bahwa suara suara miring selama ini yang beranggapan penilaian berlangsung secara subjective untuk nama entry tertentu saja menjadi GUGUR!!! Intinya pemenang yang dapat menjadi pemenang lagi telah mengetahui Formula kemenangan di ajang paling sulit tertebak di muka bumi ini, yaitu GBWC!!! Hanya Sang Jenius Gunpla Builder yang mampu. Setidaknya jika pernah menjadi juara 1 atau 2 atau 3 dan dapat mengulangi lagi entah juara 1 entah juara 2 atau peringkat ke 3 di kompetisi yang sering diplesetkan Gatcha ini bukanlah masalah keberuntungan akan tetapi memang benar benar layak menjadi Juara.

Nah untuk Tips menjadi juara GBWC simple aja sih, buatlah mokit Gunpla Entrymu dengan “hati”, benar benar dari dalam hati yang paling dalam yang penuh dengan passion terhadap dunia Gunpla ini, niscaya kamu menjadi Juara GBWC!!!

Buat yang kepo dengan formula kemenangan untuk mengikuti ajang GBWC ini apa aja, boleh…Gue akan bagikan rahasianya lewat PM, ingat ada Mahar yang harus loe bayar buat mendapatkan formula yang sangat berharga ini!!!

Salam Uhuuuuuuuuy

 

Baca juga :

GBWC 2018 Indonesia Champion

Most Favorite Entry by audience GBWC Indonesia 2018

Advertisements

35 thoughts on “Tips Memenangkan GBWC, Gunpla Builder World Cup”

  1. Pemenang GBWC 2018 koh Anton sebelumnya juga pernah menang di GBWC juga loh. Pastinya kalau sudah pernah menang pasti tau pakemnya dan bisa menang lagi. Beda ama yang belum tahu.

    1. Iya … masalahnya lebih banyak yang tidak tahu dan menganggap ini lomba yang sama dan memiliki kriteria seperti lomba modeler kit biasa. GBWC beda kelas… jauh lebih susah ditebak dan diprediksi. Ini yang bikin menarik dan bikin susah bagi kebanyakan peserta. Sekaligus letak menarik dan tanta Gan GBWC ini ya di sini lah.

  2. Iya kalau dipikir pikir lagi benar juga artikel ini. Disaat semua (hampir semua termasuk gue) merasa GBWC ini tidak memiliki pakem yang jelas untuk memilih pemenang. Akan tetapi beberapa orang bisa juara dengan mudah dan berkali kali. Mereka seperti memiliki rahasia untuk menjadi juara di GBWC. Pasti ada pakem nya neh. Tapi apakah itu? Bluuur bagi gue, atau lebih tepatnya gue buta gak mampu melihat.

  3. Champion Junior Course tahun sebelumnya juga naik podium 2.

    Formula juara ya?

    Tapi sampai saat ini masih belum mampu melihat benang merah persamaannya.

    Karya Ko Anton tahun 2014 dan yang juara 2018 apa ya persamaan benang merah nya?

  4. Aneh juga …
    Saat penilaian itu karya peserta cuma ada nomer urut, termasuk di form penilaian. Artinya fair tanpa melihat nama. Nah bagaimana mungkin bisa sering berulang ke karya dengan builder yg sama? Selera yg sama dengan juri? Ngak juga.

    #pusing

  5. Sebagai pengamat mokit, entah kenapa kalau lihat mokit yg juara seperti ada sesuatunya. Mungkin itu lah yang di maksud dengan membuat dari hati. Ada sesuatunya tapi gak bisa kujelasin.

    Beda sama mokit yg kelihatan clean dan pro, tapi mati rasa karena di bikin rame rame. Si A bikin itu nya di B bikin anunya dan di C bikin dioramanya, si D ngecat.

    Beda sama yang bikin satu orang tapi membuat dari hati. Ini yang di maksut si penulis kayaknya.

    1. Gak yakin gue, builder pro mau turun sampai ke entry junior 10yo belum jaminan menang juga. Coba aja kalau kayak percaya Om Ken. Banyak yang kelas pro dan merasa udah pro juga kayak bisa menang lawan yang newbie.

      1. GBWC bukan masalah pro atau belum pro skill, tapi lebih ke masalah “mengerti” dengan formula kemenangan. Belive me…. Banyak yang sudah Pro dan main keroyokan juga kandas khan!!! Banyak juga yang sudah merasa Pro dan mencoba peruntungan turun kelas juga banyak yang kandas khan. Intinya hanya sedikit orang yang paham dengan Formula kemenangan yang bisa menang berkali kali. Pengin tau??? Kepo??? gampang…siapin aja Maharnya ke Gue wk k k k k Uhuuuuuuuy khan!!!

          1. Nah ini mesti sudah punya resep kemenangan, lihat itu banyak sekali pialanya.

            Buktinya bisa menang terus. gue yakin lawan lawan lawannya gak kalah pro.

      2. Eits ga segamang itu turun umur jaminan menang. Turun umur jika lom punya kiatnya juga ga bakal menang jika hanya ngandalin skill. Yang turun kelas banyak ga hanya si UHuk-UHuk aja, orang jakarta juga banyak yang seperti si UHuk-UHuk turun ke kelas junior. Tapi nyatanya juga ga bisa menang. Meski si uhuk-uhuk itu nyebelin, arogan & sombong tp ya harus diakui dia hebat

        1. Betul…. benernya yang banyak protes bukan yang dari pro loh Brow, tapi dari yang no skill karena merasa kehilangan kesempatan.

          1. Gue liatx suara protes protes ini selalu digosokin dari builder yang mainnya bootlegs stuff, liat aja fb mereka kalau gag mainnya bootlegs atau pendukung bootlegs eh paling juga Builder kere yang gak sanggup koleksi Bandai ori.

            Diantara yang sebarin dan selalu menggoreng issue ini juga ada yang jual alat perlengkapan ngecustom bengkelan, artix mereka cari duit bikin chisel atau alat ngecustom yang murah meriah Non ori atau non brand. (Ada motif uang dan isi perut dibalik protest mereka yang selalu angkat isue beginian tiap taun).

            Nah perlukah Bandai mendengarin gelombang protest dari orang orang yang hobbinya pake barang kw Non ori / bootlegs?
            Atau perlu lah MAP dan kidz station ndengerin celoteh dari komunitas yang bahkan gak akan pernah beli produk dari MAP?

            #pikir

          2. saya sih ga suka bootleg, tapi termasuk yg anti sama kidzstation, mihil banget sih, kecuali diskon diatas 40% baru layak beli, hahahahaha, SIEG ZEON!!!

  6. Well, walau berat saia harus akuin tuh orang emang hebat. Dia bisa masukin belasan entry yang notabene lebih dari 50% semua entry junior yang ada. Kemudian bisa dapetin Silver , Bronze , mg award dan BD award. Padahal jujur kita sama sama tau banyak juga yang ngakunya pro yang turun gunung juga ye. Tapi tetap dia orang yang menang khan! Artinya dia orang punya skill disini. Harus di akuin Loh. Hebat tuh orang.

    Gratefully podium teratas lepas dari terkamannya, dia pasti malu dikalahan anak kecil beneran ngoah ha ha ha…

  7. Banyak Builder yang saat GBWC 2018 ini kecewa karena merasa karya entrinya bagus, namun gak dapet juara. Akhirnya mereka menggoreng suara bahwa juri MEIJIN Kawaguchi tidak layak dan tidak kredibel dengan berbagai issue.

    Sialnya suara jadi rame karena mereka ini berkomunitas alias bikin entrynya rame rame. Wajar khan juri se kelas Meijin kalau tidak memenangkan karya mereka yang keroyokan ini. Apalagi memang hasilnya juga gak bagus bagus amat. Barisan sakit hati ini yang bikin suara kalau juri gak layak karena beginilah begithu lah.

    1. Biasa Mas , looser always be looser. Gak bakalan sadar mereka itu, nyalahin jurilah, bilang entry mereka baguslah, goreng sana sini, paling tahun depan terjun lagi juga kalah lagi. Tidak pernah sadar kekurangannya dan mau rendah hati belajar dari champion-nya.

      Gudel gudel macam itu mana punya mental juara.

    2. Biasa Mas , looser always be looser. Gak bakalan sadar mereka itu, nyalahin jurilah, bilang entry mereka baguslah, goreng sana sini, paling tahun depan terjun lagi juga kalah lagi. Tidak pernah sadar kekurangannya dan mau rendah hati belajar dari champion-nya.

      Gudel gudel macam itu mana punya mental juara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s