BANDIT belum menggigit

Artikel ini gue tulis khususnya untuk memenuhi permintaan om Kobay 🙂

Belum lama ini Suzuki Indonesia memasarkan Suzuki Bandit 150, walau tampaknya produk ini menjadi harapan Suzuki sebagai produk yang dapat masuk ke pasar yang lebih massal, Bandit belumlah menggigit. Pasalnya Bandit 150 belumlah dipersiapkan secara All Out oleh Suzuki. Baik dari produk maupun strategi dan eksekusi pemasaran. Setidaknya itu menurut pandangan awam Gue.

Oke kita bahas satu satu….

Pertama dalam segi Produk, desain bandit tidaklah terlalu Bandidos… image dan auranya tidak sakral seperti kakak kakaknya yang memiliki otot piston lebih besar. Akibatnya Bandit yang satu ini kelihatan cupu, gak cocok dipanggil dengan sebutan Bandit yang berkarisma kelam. Produk ini tak beraurakan bandit. Ada yang salah dari segi desain…… mungkin juga terlalu dipaksakan sebagai modifikasi dari basic GSX-S, ya mau apa dikata sudah terlanjur. Nampaknya Suzuki sebagai principal juga tidak peka akan selera lokal Indonesia. Desainer desainernya harus paham dan benar benar menjiwai customer insight pasar Indonesia deh. Ini masukan loh!!!

Kedua, Strategi Pabrikan Suzuki masih kocar kacir, tidak dalam satu agenda strategi yang menyeluruh, comprehensive dan integrated sinergi satu sama lain. Nampak sepotong potong dan seringkali juga terlihat tidak match seperti dibuat oleh banyak orang dengan banyak pertimbangan, arah dan maksud sendiri sendiri sesuai kepentingan masing masing. Bisa jadi dalam tubuh Suzuki ini banyak orang orang pintar yang punya banyak ide kreatif, akan tetapi sayangnya mereka nampak bekerja sendiri sendiri tanpa arah sesuai visi dan misi yang seharusnya ter-Direct dengan jelas.

Ketiga, di sisi eksekusi… nah ini… nampak sangat lemah. Masih terlihat amburadul dan kurang paham dengan maksud dan tujuan sang pencetus ide. Seperti hanya menangkap kulitnya tanpa tahu isi dalamnya. Seperti bekerja tanpa tahu tujuan dan fokusnya.    Disinilah menurut Gue di Suzuki ini terdapat “leak” of capabilities.

 

Kembali ke Bandit….menurut  Gue gak bakalan menggigit dan bertaring. Suzuki bisa saja berharap Bandit mampu menggigit pasar sport 150 yang mass, seperti Vixion dan CB150. bermimpi itu boleh boleh dan sah sah aja. Akan tetepi selama belum memiliki karisma dan aura yang jelas, jangan harap. Paling yang bisa dilakukan cuma menyodorkan kalau produknya ini yang termurah!!!

 

Salam Uhuuuuuuuy!!!

 

12 thoughts on “BANDIT belum menggigit”

  1. Dari awal ngeliat produk ini kesannya itu kayak satria yang dikasih tangki ala sport, saya yang tinggal di lampung kayaknya baru sekali ngeliat motor ini dijalan, lebih sering liat vixion baru yg desainnya banyak dicela 😅

  2. kayaknya Suzuki memang berbenah untuk mengambil tenaga ahli yang masih muda. cuman mereka bekerja dengan batasan dana yang minim. maksudnya untuk cost produksi. Permintaan principal Suzuki mungkin “buatlah produk sport dengan diferensiasi dengan yang sudah ada dan menggunakan nama yang sudah Legend, tapi murah.” terciptalah Bandit. Lah gmana ya, chassis dan mesin saja sama dengan Satria, kcuali dibebasin untuk bikin chassis yang lebih kliatan sport, baru bisa bersaing dengan produk lain.

  3. sebenarnya suzuki punya modal yg bagus spt ymh,

    dimana keputusan langsung jepang.

    beda dgn ahm yg sahamnya fifty fifty ,

    maka segala keputusan mesti duduk di meja dulu,

    blm masalah R & D yg bagaimanpun mesti diapproval sama thai dulu baru jepang sana.

  4. Overall sale suzuki dah melejiittttt
    Silahkan tabayun ke blogger – blogger kondang di atas cak

  5. “Desainer desainernya harus paham dan benar benar menjiwai customer insight pasar Indonesia deh. Ini masukan loh!!! ” Tidak yakin salah si designernya juga, karena designer berkarya, tetap atasan yg menentukan. Si designer udah pasti paham dengan nama Bandit yg melegenda, harus seperti apa motor tsb di design, tp apa atasan dan pemilik mau ngeluarin uang untuk mewujudkan design itu? pasti banyak pertimbangannya kan? jadi, gw rasa, tidak bijak selalu mengkambing hitamkan designer, krn sebagai inhouse graphic designer, gw paham bagaimana situasinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s