Masalah Yamaha Mio S bukan masalah warna cuma modelnya aja.

mio S warna baru hatsune miku

Keterpurukan generasi Mio dibandingkan kompetitor Head to Head yang dimilikinya yaitu Beat bikin Yamaha gerah, pasalnya ketika penjualan Beat terkatrol naik oleh demand, Mio S seperti tidak bergeming. Karena itu baru saja Yamaha memberikan penyegaran warna baru yang lebih ichi dan fresh. diharapkan warna warna baru ini bisa bikin generasi Millenial tertarik untuk menggunakan Mio sebagai padanan life style sekaligus moda transportasi urban yang gesit dan lincah.

Terus terang saja warna warna baru ini lebih fresh dan mendobrak untuk pasar Indonesia, bernuasa anime bahkan warna cyan-nya Hatsune Miku banget, bikin para wibu jadi pengin memiliki dan khilaf mode on. Ha ha ha…. semoga penjualan Mio S baru ini tidak dibarengi dengan banyaknya ritual nasi kecap, cling cling!!!

IMG_9226

Namun sejatinya masalah Mio S bukan karena faktor warna, menurut pendapat pribadi Gue ini lebih dikarenakan faktor design body kendaraan yang gak selera Indonesia banget!!! seleranya lebih ke anak muda Jepang githu loh!!! jadi anak Indonesia sini kurang Uhuuuuuuy!!! Secara Psikografis dan Demografis desain yang mengacu ke selera anak muda Jepang gak akan pernah bisa rame dan meledak di market Indonesia. Hanya kalangan Wibu aja yang bakalan tertarik!!! Dan kalangan wibu ini juga walau mengalami trend yang makin naik aja secara kontribusi, namun juga gak banyak, jadi masih termasuk Niche Market!!!

Yamaha harus cepat cepat develope ini design body Mio Next Gen loh!!! paling tidak 2-3 tahun kedepan sudah siap launching dan well prepare untuk kembali lagi ke selera pasar sini seperti Mio yang manis di generasi awal atau Mio senyum yang kharismatik sampai hari ini.

Salam Uhuuuuuuuuuuy!!! ditunggu diskusinya….!!!

8 thoughts on “Masalah Yamaha Mio S bukan masalah warna cuma modelnya aja.”

  1. Motor ini mw dilihat dari sudut pandang manapun kagak ada manis2nya seditpun.di daerah saya jarang banget lht motor ini.keseluruhan model malah lebih jelek dari beat street

  2. Yang gue perhatikan yamaha indo ini makin kesini marketingnya makin melempem.. padahal produk udah ada lah perbaikan jadi lebih ok. Apalagi segmen mio dan beat yang nggak butuh inovasi neko neko.. mestinya secara produk bisa disandingkan.

    Coba bandingkan interaksi rossi dengan marquez kalo ke indo, lalu iklan yamaha nggak semerasuk jaman Pak Eko masih handle marketingnya (dulu iklan komeng naik mx sampe jembatan rubuh sangat masuk ke customer indo), lalu acara festivalnya terasa kurang gong dibanding honda.. belum pula si honda finansialnya lebih kuat jadi soal kredit buat pembeli dan promo lebih berani dengan dukungan dana besar.. Mestinya tim marketingnya dibenahi nih, imo.

    Dulu marketingnya lebih banyak ide segar dan mendobrak, plus sesuai dengan karakter masyarakat indo.. sekarang melempem. Padahal produk sudah cukup ok..

  3. Produk bagus yang dibarengi marketing yang pas pasan. šŸ˜‚

    Setidaknya marketing yg handal bisa market driven, menuntun dan mengarahkan selera masyarakat.

  4. Design nya aneh. Warnanya juga aneh krn pengaruh designnya. Jaman skrg design no.1. Promosi nggak bisa matching krn susah buat brand diferensiasinya

    1. promosi gk match, ini sebenarnya yang bikin tambah runyam. Setidaknya kalau promosi tepat akan menjadi faktor pembantu penjualan, memang tak bisa maksimal dengan desain yang jelek dan produk yang kurang, namun kalau promosi “llihay” mengarahkan selera public hasilnya akan jelas terasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s