Gengsi Adu Balap Tamiya makin hari makin Tinggi!!!

Tamiya mini 4 wd Japan cup

Siapa yang masa kecilnya dulu gak pernah main tamiya? Ya pabrikan mainan asal Jepang ini sukses mendunia berkat mobil balap mainan mini 4wd, atau di negara asalnya lebih dikenal dengan nama Mini Yon Ku (baca: Yong Ku). Sayangnya orang Indonesia suka banget mengeneralisasi suatu produk dengan nama Merknya, jadilah mini yon ku tersebut lebih dikenal dengan nama merknya, Tamiya di Indonesia.

Walau waktu terus berlalu…. kesuksesan Mini Yon ku ini masih terus tak lekang oleh jaman. Memang di Indonesia mainan ini pernah Bomming di akhir 80-an sampai awal 90-an, kemudian di tahun 95-an, dan meledak lagi di tahun 97-an pada awal awal masa pabrikan bootleg dari China yaitu Audley mulai masuk pasar Indonesia dengan harga super murah sehingga mainan ini makin menjangkau semua kalangan. Nah pada masa lampau berbagai perhelatan Tamiya dihelat dengan sponsor dari batu baterai, yang paling sering memang ABC Alkaline, kemudian akhirnya diikuti oleh Energizer. Kadang juga ada lomba kecil kecilan yang seringkali diadakan oleh toko mainan juga.

Karena seringkali dihelat dengan sponsor dari perusahaan baterai, maka mereka, promotor-sponsor ini tidak terlalu memusingkan peraturan, yang penting target penjualan baterai terpenuhi dan laku keras di arena pertandingan mini 4wd ini. Sehingga khususnya perkembangan Tamiya Mini 4WD di Indonesia memiliki alur tersendiri, sangat berbeda dengan kompetisi di negara negara lain yang masih mengacu pada aturan negeri asalnya yaitu Jepang. Di indonesia saat lampau itu terkenal dengan 3 aliran utama: yaitu speed, Handy Cap, dan Standart Nasional. Selebihnya juga ada lomba Drag Race dan lomba standart Box yang tidak memiliki terlalu banyak peminat dan komunitas sebanyak 3 aliran utama. Berbeda jauh dengan di Jepang yang selalu mengacu pada aturan resmi Japan Cup, main competition yang diadakan oleh perusahaan Tamiya sendiri.

IMG_9226

Nah ….waktu terus berlalu…. dan Tamiya Mini 4wd masih tetap survive dari generasi ke generasi pemain, kadang juga masih tampak wajah wajah lama para tetua yang tidak pernah bisa move on dari mainan ini. Nah dengan semakin majunya perusahaan Tamiya sebagai induknya di Jepang, permainan ini beberapa tahun belakangan ini sudah mulai mendapatkan support dari TAMIYA INC, JAPAN. Nah pemenang kejuaraan Nasional di Indonesia bisa berangkat ke Jepang dibiayai oleh Tamiya sebagai perusahaan yang resmi. Karena itu hampir semua aturan perlombaan lokal yang ada mau gak mau juga harus ikut mengikuti aturan resmi Japan Cup yang sudah ada lama di Jepang. Sedikit demi sedikit lomba lomba lokal yang di Indonesia mengadaptasi aturan resmi ini walau masih longgar dan tidak serumit aslinya. Aturan Japan Cup yang asli sangat detail dan rumit, benar benar seperti lomba balap benaran yang mengadaptasi aturan yang sangat detail agar memastikan perlombaan atau race berjalan sehat dan sportif.

Japan Cup 2018

Nah karena itulah akhir akhir ini di Indonesia cuma ada 2 jenis lomba, yaitu lomba standart yang aturannya merujuk pada aturan Japan Cup dan satu lagi lomba standart box yang memang diperuntukkan buat team pemula yang baru saja belajar berkompetisi dengan mini yon ku ini. Selain tingkat kesulitannya jauh lebih rendah, biaya juga jauh lebih ringgan untuk terjun di kelas standart box, cocok bagi pemula atau team yang memiliki budget terbatas.

Bahkan akhir akhir ini muncul aliran Street Mini 4 WD yang terinspirasi dari film anime jadul yaitu Dash Yonkuro !!! lomba tamiya di jalanan bebas tanpa menggunakan track race, sebagai gantinya kontrol kemudi menggunakan stick hockey digunakan untuk mengarahkan mobil mini 4wd. Memang sampai saat ini belum ada ajang balapan resminya, tapi acara ini cukup menarik dan fun, apalagi para pemain juga ikutan sehat dengan selalu berlari-lari mengejar dan mengarahkan mobil miliknya dengan tongkat hockey tersebut. Berbagai komunitas Street Mini 4 Wd mulai bermunculan di beberapa negara dan berbagai kota. bahkan di Indonesia sendiri komunitas ini sering bertemu di Monas dan race bersama. Selain Jakarta kota Surabaya juga mulai terjangkiti virus yang sama, Tugu Pahlawan sering juga dijadikan arena pacu untuk Street Mini 4WD.

Nah kembali ke tournamen puncak yaitu Japan Cup di Jepang, tentu saja memiliki gengsi paling tinggi. Tak heran beragam perlombaan digelar mengikuti aturan race yang baku dari Jepang ini. Bahkan ada tournament khusus yang diadakan untuk pre heat lomba ini. Di Indonesia sendiri road to Japan Cup selalu rutin diadakan setiap tahun, pemenangnya berangkat ke Jepang untuk mengikuti Japan Cup!!! Memang sampai saat ini belum ada satupun team Indonesia yang berhasil podium di Jepang, namun jangan patah semangat siapa tahu itu kamu!!!

Baca juga berita senada;

Anak Indonesia yang berhasil podium lomba di Jepang!!!

Indonesia menang dalam kompetisi di Singapura!!!

8 thoughts on “Gengsi Adu Balap Tamiya makin hari makin Tinggi!!!”

  1. Haha dulu punya black spider dan sonic saber aja udah seneng dan berasa keren banget.. Pas udah modif ini itu makin kenceng nggak kuat dananya waktu itu.. hahaha

    Kalo udah bisa kilik dinamo rasanya jago banget, sampe pas setopin mobilnya pake tangan sakit bener karena saking kencengnya itu mobil..

    BTW kalo ada artikel di luar topik motor gini biasanya om MG udah mau bikin artikel berpassword lagi nih.. hihi

    1. Om robotic.munky sudah tuwir pasti, setuwir saya pula. Dulu saya malah sempat pake type 3 chassis, type 5 dan akhirnya pake astute yang type zero chassis. Terakhir beli Egress dan Mantaray. Seru saat itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s