Category Archives: BUSINESS

Analisa Ringan mengapa merk Jepang mulai terancam di market!!!

IMG_9226

Merk Jepang tergerus!!! untuk dunia motor belumlah terjadi dan masih mampu bertahan sebagai champion, tapi artikel ini buat warning halus aja. Lihat saja diindustri elektronik, khususnya smartphone. Merk Jepang sudah tidak lagi bersuara di hajar babak belur!!!

Mengapa bisa terjadi? apakah karena kalah bersaing Harga? apakah karena kalah bersaing kualitas? Apa justru karena kalah bersaing Inovasi?

Nah pada artikel ini kita bahas tipis tipis aja, bukan bahasan pro, cuman buat baca dan diskusi sambil minum teh hangat aja. Oke…kita lanjut pada pembahasan, berikut ini adalah beberapa sebab mengapa Merk Jepang mulai susah bersaing dan terancam di Market. Continue reading Analisa Ringan mengapa merk Jepang mulai terancam di market!!!

Advertisements

Produk Mainan Jepang mulai merasakan Gempuran Produk China. Otomotif bagaimana chance-nya???

Resin coatedProduk mainan branded asal Jepang mulai merasakan gempuran merk merk China. Yang Gue maksud disini adalah pasar premium loh!!! Emang untuk pasar kelas bawah… mainan asal China menempati urutan pertama karena alasan harga yang terjangkau dan emang terbaik disana dibandingkan merk lokal. Akan tetapi untuk mainan premium… bahkan mungkin kelasnya sudah seharusnya bukan mainan lagi karena seringkali adalah barang hobi, koleksi ataupun sebagai prestige seperti halnya motor motor juga khan 🙂 , Jepang mulai kwalahan melawan gempuran China.

Liat saja mulai dari Continue reading Produk Mainan Jepang mulai merasakan Gempuran Produk China. Otomotif bagaimana chance-nya???

“It’s TIME to R1SE”, pekik spirit Yamaha untuk kembali lagi berani bermimpi menjadi nomer 1

Resin coated

Pada awal tahun 2018 ini, dalam Yamaha Owners Dealer Business Meeting 2018. Pekik Teriak “It’s TIME to R1SE” dikumandangkan lagi. Ini merupakan thema dari Yamaha Owner Dealers Business Meeting 2018. Acara yang diselenggarakan tahunan ini sejatinya merupakan huge meeting untuk mengarahkan dan menyelaraskan arah strategi dan business plan seluruh network dan jaringan Yamaha (Dealers Owner). Sekaligus tentunya Program Propaganda Perang dari Principal YIMM untuk menyemangati Serdadu-serdadunya yaitu jaringan Dealers yang tersebar di seluruh Indonesia.

Business Meeting Tahun ini begitu menarik untuk diikuti, bukan hanya karena acaranya yang sedikit lebih berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, bukan juga karena ditampilkan beberapa Produk Baru dan prosesi Launching Produk Unggulan di tahun 2018 ini. Melainkan karena Continue reading “It’s TIME to R1SE”, pekik spirit Yamaha untuk kembali lagi berani bermimpi menjadi nomer 1

Konsumen Loyalis Honda yang sudah Bertobat

Resin coated

Singkat aja di artikel kali ini, seorang teman tanya lewat surel kepada Gue, apakah “main factor” Yamaha kok susah untuk fight back atau rebound terhadap posisi Honda saat ini. Bahkan MS Yamaha memiliki kecenderungan untuk makin turun aja dari tahun ke tahun semenjak 2011 sampai sekarang (2017 akhir). Gue yang males nulis panjang lebar cuma bales satu kalimat singkat, “Konsumen Loyalis Honda yang sudah Bertobat”.

Namun satu kalimat inilah yang menjadi kunci dari segala kondisi yang terjadi antara H vs Y. Bahkan kalau mau lebih melebar…. Ada konsumen Loyalis S juga yang ikut teraduk di dalam persaingan ini. Awal muasal hal ini emang terjadi karena kesalahan Grand Strategy yang sudah terjadi, akan tetapi Aksi Reaksi ini akan menghasilkan Reaksi berantai berikutnya. Dan Faktor besar yang saat ini cukup major dalam menentukan kondisi market roda 2 di Indonesia adalah hal yang Gue tulis sebagai judul artikel kali ini tersebut. Posisi H vs Y atau kalau mau ditulis Y vs H yang terjadi saat ini sangatlah ditentukan oleh faktor inilah.

Nah… Sejarah yang terjadi adalah sebagai berikut….

Periode 2003-2008, masa awal kekecewaan dan perselingkuhan!!!

Konsumen Loyalis juga bisa mengalami kekecewaan, inilah yang terjadi saat itu pada periode tersebut dalam diri konsumen loyalis Honda. Honda (AHM) tidak tanggap pada perasaan Konsumennya. lihat kata perasaan Gue garis bawahi ya!!!

Yamaha yang saat itu lagi semangat semangatnya berjuang Continue reading Konsumen Loyalis Honda yang sudah Bertobat

Extreme Analysis kepindahan karyawan Y ke S dan dampaknya bagi Y

Slogan AipkWOL (Aku ingin pindah ke Way of Life) dampaknya tidak main main. Mulai dari sisi Idealisme, Posisi, Salary, Tunjangan, Bonus dan Kesempatan membuat banyak generasi muda yang saat ini berada dan berkarya dalam tubuh Y tergiur untuk ikutan pindah ke kapal sebelah. Makin didengungkan gemanya akan semakin besar beresonansi dalam intern Perusahaan, seperti sirene tanda serangan bom yang diputar terus menerus saat terjadi WWII.

Baca artikel sebelumnya : https://mygoldmachine.wordpress.com/2017/09/23/yamaha-indonesia-jeboooool-mas-brow-karyawan-second-line-generation-bedol-desa-pindah-suzuki

Sebenarnya sampai saat ini masih cuma beberapa gelintir orang di posisi Middle Management Y yang sudah menyeberang ke S. Gue tekankan lagi; masih cuma beberapa gelintir orang!!! Akan tetapi… kalau kondisi yang tidak kondusif ini tetap dibiarkan seperti ini adanya, akan ada gerbong gerbong selanjutnya yang akan ikutan. Yang berbahaya bukan orang-orang yang sudah lepas dan kini bergabung di bawah panji Way of Life, justru yang menjadi bahaya laten adalah Slogan “AipkWOL” ini sudah menjadi virus yang menyebar dan menggerogoti mental kesetiaan kalangan pekerja middle management.

Dari berita ini, banyak pembaca yang sudah memprediksi bagaimana pengaruhnya terhadap Yamaha Kelak dan Suzuki Kelak??? Akan tetapi MG mau berbagi analisa dan prediksi menurut pemikiran MG dalam artikel ini. Continue reading Extreme Analysis kepindahan karyawan Y ke S dan dampaknya bagi Y

Perlukah Biaya Top Up E Money?

Akhir akhir ini bergema keresahan masyarakat akibat berita rencana adanya biaya top up untuk E Money. Bisa jadi hal ini disebabkan penggunaan E Toll Card jadi kewajiban, tak ayal masyarakat pengguna toll mau tidak mau harus pakai atau terbiasa dengan E Money. Belum selesai disitu, Pertamina juga akan berencana melakukan penggunaan pembayaran E-Money lewat Pertamina Card-nya. Uji coba sudah ada di beberapa pom bensin Jakarta, rencananya nanti akan berlaku se-Indonesia Raya.

Masyarakat kian bingung apabila semuanya beralih ke pembayaran e-money, belum lagi semua perusahaan akan mengeluarkan versi card masing masing. Mau seberapa tebel Dompet kita nantinya dipenuhi oleh Card masing masing perusahaan. Mau bayar Toll ada Toll Card, mau bayar Bensin ada Pertamina Card, Air ada PDAM Card, Listrik ada PLN Card untuk beli token, dan Card untuk naik Bus, Taxi dan Card pembayaran yang lain. Sedangkan Card E Money yang dikeluarkan oleh Bank Swasta yang sudah banyak digunakan masyarakat saat ini banyak yang masih tidak bisa diterima sistem BUMN secara menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia. Butuh Integrasi sistem untuk mensinergikan semua ini agar efisien.

Mengapa E-Money menjadi populer di Dunia? Continue reading Perlukah Biaya Top Up E Money?