Category Archives: ECONOMIC

AWAS bahaya bergantung pada e-money

Terus terang ide artikel ini tertuang disebabkan oleh kolega Gue yang asli Jepang, Mr. A yang pernah Gue bahas dalam artikel sebelum ini, nah di artikel terdahulu Gue sempat cerita kalau Gue anter Mr. A keliling Jakarta, entah itu melihat event-event yang lagi HOT issue di Jakarta, makan, shopping atau sekedar kongkow menghabiskan malam.

Singkat cerita, saat kita bayar makan makan di mall atau shopping apapun juga. Mr.A sangat heran dengan behave masarakat Indonesia yang sudah sangat sangat fasih dan sudah sangat modern dalam penggunaan e-money. “look like Chinese people here in Indonesia” he said. Penggunaan e-money dalam pembayaran apapun via smartphone memang lagi populer di Indonesia. Terutama saat bayar makan di mall mall. Memang Gue terbiasa ke Jepang, setahun bisa beberapa kali dalam waktu yang lama dan sangat paham behave masyarakat Jepang. Namun ketika mendengar perkataan Mr. A tersebut Gue masih bisa tersentak juga. Pikiran langsung melayang membayangkan bagaimana masyarakat Jepang masih sangat terbiasa membawa bawa uang kertas untuk urusan sehari hari, entah berbelanja maupun saat membayar makanan dan minuman, dari pada penggunaan e-money yang kurang begitu populer di Jepang.

Apakah artinya Bangsa Jepang lebih terbelakang dalam penggunaan teknologi Informasi dibandingkan masyarakat kita yang sudah sangat fasih “bermain-main” dengan Continue reading AWAS bahaya bergantung pada e-money

Isue kenaikan Tarif Ojol menjadi angin segar bagi produsen Otomotif

Namanya dunia bisnis selalu tidak lari dari 3 hal paling penting ini “profit’ “profit” dan “PROFIT”!!! Nah bicara profit tidak jauh dari Sales, baik itu sales quantity maupun margin. Semuanya tentu berhubungan erat lagi dengan permintaan pasar yang sedang terjadi.

Terus terang saja tahun 2018 lalu demand penjualan motor sangat tertopang oleh kredit pembelian motor untuk digunakan sebagai modal usaha perorangan. Tak lain dan tak bukan adalah Ojol!!! Karena pendapatan yang menjanjikan kala itu, banyak orang yang merasa tertarik ikutan bermitra dengan aplikator Ojol. Mereka bergabung dan berani kredit motor baru dengan alasan untuk digunakan sebagai modal kerja. Walau kadang yang terjadi seringkali disebabkan oleh Continue reading Isue kenaikan Tarif Ojol menjadi angin segar bagi produsen Otomotif

Mana Mobil Nasional kita?

Indonesia sebagai negara yang kaya dengan kekayaan alam yang begitu melimpah, begitu juga dengan sumber daya manusia yang juga hebat-hebat, juga didukung oleh market terbesar ke-3 di dunia dalam industri otomotif. Artinya harusnya masyarakat Indonesia itu makmur-makmur. Bayangkan…. negara yang tidak punya kekayaan alam seperti Singapura aja bisa maju, atau lebih ekstreemnya lagi Yordania yang tidak memiliki kekayaan alam yang terlalu berarti serta ekstremnya suplay air bersihnya sangat tergantung dari negeri tetangganya Israel itu juga masih maju dan makmur. Bagaimana dengan potensi Indonesia Raya jika harus dibandingkan dengan mereka???

Tentunya kita boleh bangga akan Continue reading Mana Mobil Nasional kita?

Strategi mengelola Keuangan, panduan bagi karyawan bergaji UMP yang hidup di Jakarta

Batas Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta tahun 2018 ini berada pada angka Rp.3.648.035,- walau angka ini bukanlah angka UMP terbesar di Indonesia, namun angka ini sangat menjadi daya tarik kota Jakarta sebagai kota tempat mengadu nasib dan mencari perubahan hidup. Bandingkan dengan banyak kota di Indonesia yang memiliki angka UMP yang jauh sangat lebih kecil dibandingkan dengan UMP Jakarta. Jakarta masih memiliki magnet tersendiri, walaupun biaya hidup bukan juga yang tertinggi di Indonesia, akan tetapi tingkat godaan beban pengeluaran di kota Jakarta adalah yang paling tinggi di Indonesia bisa menjadi ancaman serius untuk keberlangsungan hidup di Jakarta.Next gen paper Continue reading Strategi mengelola Keuangan, panduan bagi karyawan bergaji UMP yang hidup di Jakarta

Produk Mainan Jepang mulai merasakan Gempuran Produk China. Otomotif bagaimana chance-nya???

Resin coatedProduk mainan branded asal Jepang mulai merasakan gempuran merk merk China. Yang Gue maksud disini adalah pasar premium loh!!! Emang untuk pasar kelas bawah… mainan asal China menempati urutan pertama karena alasan harga yang terjangkau dan emang terbaik disana dibandingkan merk lokal. Akan tetapi untuk mainan premium… bahkan mungkin kelasnya sudah seharusnya bukan mainan lagi karena seringkali adalah barang hobi, koleksi ataupun sebagai prestige seperti halnya motor motor juga khan 🙂 , Jepang mulai kwalahan melawan gempuran China.

Liat saja mulai dari Continue reading Produk Mainan Jepang mulai merasakan Gempuran Produk China. Otomotif bagaimana chance-nya???

Perlukah Biaya Top Up E Money?

Akhir akhir ini bergema keresahan masyarakat akibat berita rencana adanya biaya top up untuk E Money. Bisa jadi hal ini disebabkan penggunaan E Toll Card jadi kewajiban, tak ayal masyarakat pengguna toll mau tidak mau harus pakai atau terbiasa dengan E Money. Belum selesai disitu, Pertamina juga akan berencana melakukan penggunaan pembayaran E-Money lewat Pertamina Card-nya. Uji coba sudah ada di beberapa pom bensin Jakarta, rencananya nanti akan berlaku se-Indonesia Raya.

Masyarakat kian bingung apabila semuanya beralih ke pembayaran e-money, belum lagi semua perusahaan akan mengeluarkan versi card masing masing. Mau seberapa tebel Dompet kita nantinya dipenuhi oleh Card masing masing perusahaan. Mau bayar Toll ada Toll Card, mau bayar Bensin ada Pertamina Card, Air ada PDAM Card, Listrik ada PLN Card untuk beli token, dan Card untuk naik Bus, Taxi dan Card pembayaran yang lain. Sedangkan Card E Money yang dikeluarkan oleh Bank Swasta yang sudah banyak digunakan masyarakat saat ini banyak yang masih tidak bisa diterima sistem BUMN secara menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia. Butuh Integrasi sistem untuk mensinergikan semua ini agar efisien.

Mengapa E-Money menjadi populer di Dunia? Continue reading Perlukah Biaya Top Up E Money?