Category Archives: kehidupan

Antara Helm dan Masker

Helm sudah menjadi bagian tak terpisahkan saat berkendara dengan motor, walau secara historis awalnya dahulu pemakaian helm sempat dipaksakan menjadi suatu peraturan lalu-lintas, namun kini hampir semua pengendara motor memakainya saat berkendara. Namun masih saja ada pengendara bandel yang tidak memakainya, entah karena emang tidak pernah sadar atau dengan kesadaran sengaja untuk membandel karena malas memakainya.

Namun sebagian besar orang yang memakai helm saat ini bisa dikatakan masih belum sadar benar kegunaan piranti keselamatan yang sungguh vital bagi kepala pengendara motor ini. Umumnya mereka memakai helm karena hal ini adalah suatu ketetapan, hukum dan peraturan lalulintas yang jika melanggar maka akan dikenakan sanksi atau denda. Nah berapa banyak sih yang benar benar sadar akan kegunaan helm ini?

Sulit sebenarnya untuk menjawab hal ini, Konon katanya cukup memakai helm SNI dikatakan sudah cukup apabila kita memakainya untuk berkendara sehari hari di jalanan, tidak perlu memakai helm mahal yang kelas pembalap di sircuit. Namun bagi yang merasa Helm adalah investasi keselamatan terutama bagi kepalanya tentu berani bayar mahal dan membeli helm terbaik yang berkualifikasi snell, dot dan lain lain, bahkan yang kelas pembalap motor GP sekalipun. Memang ada juga yang beli helm mahal karena faktor gengsi untuk pamer di komunitasnya, namun masih ada juga yang fanatik akan keselamatan dan membeli helm terbaik untuk memberikan perlindungan maksimal bagi organ yang vital ini.

Continue reading Antara Helm dan Masker

AWAS bahaya bergantung pada e-money

Terus terang ide artikel ini tertuang disebabkan oleh kolega Gue yang asli Jepang, Mr. A yang pernah Gue bahas dalam artikel sebelum ini, nah di artikel terdahulu Gue sempat cerita kalau Gue anter Mr. A keliling Jakarta, entah itu melihat event-event yang lagi HOT issue di Jakarta, makan, shopping atau sekedar kongkow menghabiskan malam.

Singkat cerita, saat kita bayar makan makan di mall atau shopping apapun juga. Mr.A sangat heran dengan behave masarakat Indonesia yang sudah sangat sangat fasih dan sudah sangat modern dalam penggunaan e-money. “look like Chinese people here in Indonesia” he said. Penggunaan e-money dalam pembayaran apapun via smartphone memang lagi populer di Indonesia. Terutama saat bayar makan di mall mall. Memang Gue terbiasa ke Jepang, setahun bisa beberapa kali dalam waktu yang lama dan sangat paham behave masyarakat Jepang. Namun ketika mendengar perkataan Mr. A tersebut Gue masih bisa tersentak juga. Pikiran langsung melayang membayangkan bagaimana masyarakat Jepang masih sangat terbiasa membawa bawa uang kertas untuk urusan sehari hari, entah berbelanja maupun saat membayar makanan dan minuman, dari pada penggunaan e-money yang kurang begitu populer di Jepang.

Apakah artinya Bangsa Jepang lebih terbelakang dalam penggunaan teknologi Informasi dibandingkan masyarakat kita yang sudah sangat fasih “bermain-main” dengan Continue reading AWAS bahaya bergantung pada e-money

Menyingkap pertanyaan terdalam Manusia

Manusia yang hidup didunia selalu saja dihantui oleh pertanyaan tentang “kehidupan”. Beberapa manusia cuek, beberapa lelah mencari tahu, namun ada juga yang gusar selalu saja bertanya mengapa ada kehidupan? mengapa ia hidup? apa itu kehidupan?

Nah sedari kecil mungkin kita diajari atau lebih kasarnya didoktrin, kalau manusia itu adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya, paling mulia, bahkan dikatakan segambar, secitra dengan Allah. Hanya manusia yang memiliki akal budi dan perasaan, inilah yang membedakan dengan hewan, dengan binatang. Manusia memiliki moral, nilai kemanusiaan, berbeda dengan binatang.

Pertanyaannya Benarkah itu? Mungkin anda cuek, mungkin pula masih kekeuh dengan pengajaran yang anda telah terima sedari kecil, yang diajarkan Continue reading Menyingkap pertanyaan terdalam Manusia