Category Archives: MOTOR

Pilih Varian Matic atau Motor Irit BBM ???

Dalam kondisi krisis minyak Dunia yang semakin hari semakin mencekam ekonomi, harga minyak dunia semakin melambung tinggi. Tetapi tuntutan kebutuhan akan transportasi yang modern, praktis dan personal juga menyebabkan pertumbuhan populasi motor dan demand motor di Indonesia tidak juga terbendung.

Di saat motor matic mulai menjadi trend di Indonesia, justru krisis harga BBM mulai melanda negri ini. Lalu apa hubungannya? ya tentu saja motor varian matic relatif sedikit lebih boros jika dikomparasi dengan varian bebek murni. Mengapa? unjuk kerja mesin matic membutuhkan rpm yang lebih tinggi agar kopling dan ‘automatic ratio transmition’-nya berfungsi dengan baik.

Bagaimana dengan trend matic, apakah terus berlanjut, atau malah demand motor akan kembali ke varian moped/bebek?

sedikit pemikiran penulis:

  • Sekali manusia merasakan kemudahan, sulit baginya kembali ke kondisi awal, dimana kemudahan tadi tidak dapat dirasakannya lagi (diambil dari padanya). Sulit bagi seseorang yang sudah terbiasa memakai mobil untuk kembali memakai motor di saat krisis BBM/ekonomi melandanya. Tentu saja sulit bagi seseorang yang sudah terbiasa menggunakan motor matic untuk kembali lagi ke motor manual transmition.
  • Banyak wanita yang tidak dapat menggunakan sepeda motor, kini bisa menggunakan dan mau belajar mengendarai motor karena dipermudah dengan hadirnya motor matic. Maukah mereka kembali ketahap belajar lagi, jika harus menggunakan motor non matic. Belum tentu, kecuali faktor ekonomi sangat besar pengaruhnya. Sedangkan Premium cuma naik 33.33% tidak sampai naik 2 kali lipat.
  • Trend kadang-kadang lebih kuat pengaruhnya terhadap pemilihan suatu produk dari pada faktor barrier/penghalang ekonomi yang menghalanginya. Faktor Emosi dan Nafsu seorang Pembeli akan lebih kuat pengaruhnya dari pada perhitungan akal sehat manusia. Apalagi di negara Indonesia yang tercinta ini.
  • Semua orang tahu bahwa kenyamanan akan dibayar dengan harga yang pantas. Pilih Varian matic yang lebih nyaman tentu saja akan ada konsekuensi yang harus dibayar, yaitu pemakaian bahan bakar yang relatif sedikit lebih banyak untuk jarak tempuh yang sama, dan tentu saja harga yang dibayar untuk jarak tempuh tersebut akan relatif lebih mahal bukan. (analoginya: mobil lebih nyaman dari motor, tetapi pemakaian BBM juga relatif lebih banyak mobil).

Nah bagaimana dengan Anda sekalian? mana yang Anda pilih?

Atau punya pendapat yang berbeda dengan saya?

Geliat Matic Baru di musim Panas!!!

HONDA BEAT di AWAL JUNI

Saat Honda sudah kegerahan akibat pasar matic masih dikuasai Yamaha Mio Series, maka Honda Icon bermanifestasi menjadi Beat yang diharapkan akan menjadi senjata andalan Honda untuk menggempur segment matic economis yang dikuasai oleh Yamaha Mio. Apakah sepak terjang Beat akan memuaskan AHM?

Mengingat Icon adalah motor matic yang gagal di market negeri Gajah Putih, masih punya dayakah product tersebut diharapkan sebagai senjata andalan di era krisis BBM seperti saat ini? Masih bertajikah gigitan Beat untuk mengangkat Share Honda di Indonesia?

Walaupun Icon gagal di Thailand, belum tentu loyo di Indonesia. Justru AHM sangat jeli melihat kondisi pasar Indonesia. Mengapa?

  1. Icon sebagai Product gagal di Thailand karena konsumen Thailand tidak menyukai teknologi Icon yang dianggap uzur untuk ukuran standart Thailand. Mereka membandingkan dengan teknologi Honda Click yang memang superior. Tetapi Masyarakat Indonesia tidaklah sama seperti masyarakat Thailand, dimana Brand Image dan kebutuhan emosional lebih dikedepankan disini. Konsumen Indonesia belum melek teknologi seperti layaknya konsumen di negeri tetangga kita. Inilah peluang Beat!!!
  2. Desain Icon tidak disukai oleh mayoritas masyarakat Thailand, terutama di area roda depan yang terkesan dipaksakan. Sedangkan sudah menjadi rahasia umum bahwa AHM pintar mengubah desain baju produk-produk Honda agar sesuai dengan tripikal orang Indonesia. Kali Ini Beat hadir dengan desain body yang lebih manis dan diharapkan disukai oleh konsumen Indonesia. Desain Icon dirubah sekitar 30%an untuk memuluskan target AHM tahun ini. Jadilah BEAT sebagai Icon yang beraura AHM.
  3. Faktor Teknologi lebih sensitif dibanding faktor harga untuk konsumen Thailand, sedang di Indonesia justru sebaliknya, Faktor Harga jauh lebih sensitif dibanding dengan segala keunggulan teknologi. Inilah kejelian AHM dimana pasar kompetitornya, yaitu Yamaha Mio berjaya di kelas scooter matic economis. Bisa jadi harga yang kompetitif dan Brand Image Honda yang Superior menjadi andalan Beat untuk menaklukan Mio.

YAMAHA NEW MIO DIAWAL JULI

Tentu saja dari kubu Yamaha tidak akan tinggal diam dalam menghadapi serangan gigitan Beat. Yamaha lebih menggunakan strategi konservatif, yaitu menahan gempuran dengan mengalihkan perhatian konsumen menggunakan cara me-modernisasi produk di lain category yang mungkin dilirik konsumen saat terjadi kenaikan BBM seperti saat ini, yaitu menelurkan minor change dari VEGA R yang terkenal irit (MR. TESTO AWARD) dan minor change dari Jupiter MX yang terkenal sebagai Real Moped/Bebek yang Hi Tech di bulan yang sama dengan peluncuran Beat.

Selanjutnya New Mio akan keluar dari kandangnya dengan cakar yang baru untuk menandingi taring Beat yang tajam. Perubahan sorotan mata mungkin dapat menarik bagi orang Indonesia yang mudah terpana oleh sorotan mata yang tajam.

Selain itu sudah menjadi rahasia umum jikalau YMKI emang pintar dalam hal ber-Iklan, Iklan komersial di TV selama ini menunjukkan Yamaha cukup menggigit dalam melakukan kampanye produk-produknya ke benak konsumen Indonesia. Nah untuk New Mio, dapat dipastikan YMKI akan mencoba untuk menorehkan lagi sukses formulanya dengan iklan New Mio yang “menerkam” lolongan Honda Beat.

Untuk Infonya sekian dulu, nanti kalo kebanyakan jadi spoiler dan tidak asyik lagi….. 🙂