Tag Archives: motor baru 2009

Mega Pro ReBorn Duluan !!!

megapro

Dibelakang kabar panas New V-ixion yang dikabarkan mau nongol tengah tahun 2009, Mega Pro yang sudah tidak terdengar gaungnya bisa jadi ReBorn Duluan….he he he tunggu aja tanggal mainnya..eh tanggal nongolnya.

Bisa jadi slogan “Semakin Di Depan” mungkin lebih pantas untuk Honda, seandainya aja emang kali ini lagi-lagi product Honda nongol duluan pas sebelum hari-H kompetitornya akan nongol. Lihat saja…Beat nongol sebelum New Mio 2008, Blade nongol pas sebelum Vega ZR baru kemudian New Revo benar-benar siap keluar dengan kekuatan penuh.

Nah tentunya Honda akan “Semakin Di Depan” jikalau sekali lagi Mega Pro “ReBorn” duluan sebelum New V-ixion.
Nah dengan suspensi monoshock, Continue reading Mega Pro ReBorn Duluan !!!

V-ixion Baru tengah tahun 2009

yzf-1502

Salam Bikers Bro!!!
Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Selama ini kehadiran motor batangan baru emang paling dinanti kabarnya, walau mungkin demand di market masih kecil, tapi share of voice-nya gede. Kemunculan motor batangan baru kerap kali menyentuh rasa ingin tahu yang terdalam dari para Biker sekaligus menimbulkan animo yang luar biasa di kalangan pecinta motor sport.

Emang sejak awal tahun 2008 lalu, kabar kemunculan new V-ixion telah menjadi pembicaraan hangat di komunitas biker off-line sekaligus on-line. Yang pasti pertengahan tahun 2009 ini, Yamaha akan menelurkan sport baru ber-cc tanggung 150cc. Nah seperti apakah model sport baru Yamaha ini… Continue reading V-ixion Baru tengah tahun 2009

Test Ride Vega ZR

Sesuai permintaan Bro Arrow89,

vega-zr-display

Ini dia hasil Test Ride Vega ZR yang akan di launching bulan January 2009.

Ya pertama Gue naikin nih motor, tak sabar untuk segera plutir-pluntir gas grip…rng rng rng….rrreeengn…..

Segera setelah itu, Gue masukin gigi 1 lalu gas grip Gue plintir dikit aja, eh langsung nariiiik….tenaga putaran bawah enak gila. Terasa lebih kuat dari Blade. Walau secara spec torsi maksimum masih kalah dengan Blade, tetapi khan ini dikail di rpm yang lebih rendah. Mungkin inilah penyebabnya mengapa terasa power mesin yang kuat pada putaran rendah. Atau kalau Gue inget-inget lagi ini karena pengaruh overstroke yang lebih panjang. Ya khan?

Mesin enak diajak jalan nyantai kalau menurut Gue sih. Power terasa dan gak “kempos” saat melintasi jalanan yang macet dan padat. Tetapi begitu gue coba di kecepatan tinggi sekitar 80-90km/jam rasanya kok mesinnya sedikit meraung dan powernya kurang oke bagi Gue. (maklum speed lover maniac). Walaupun ini masih lebih baik dari Vega R sih.

Secara keseluruhan Gue setuju dengan YMKI kalau ini pahe bagi  konsumen berbudget pas-pasan yang mendambakan performa yang Oke. Performa sangat jauh lebih baik jika kita bandingkan dengan Supra Fit X dan Revo series, bahkan dari Vega yang lama. Gue kasih nilai PLUS buat performa di jalan yang padat, mesin ZR ini cocok buat bermanuver di kecepatan rendah. Tetapi untuk Jalanan lurus luar kota…mhm masih kuranglah secara standart Gue. Masih lebih enak mesin Jupiter Z di Track lurus panjang macam begini. Kesimpulan Gue, untuk pemakaian di rpm rendah Vega ZR ini bahkan lebih enak dari Jupiter Z, tapi di rpm tinggi tetap saja enak sang legenda road race Jupiter Z.

Suspensi…mhm untuk urusan kenyamanan emang kurang jauh jika dibandingkan dengan Blade, dan tentu saja suspensi ini juga terasa sama dengan suspensi Vega R. Agak keras untuk ukuran pantat Cewe Gue. Saat bermanuver di kecepatan rendah cukuplah, karena Gue rasa ada yang masih sedikit mengganjal, yaitu sedikit rasa nge-buang keluar saat rem gue tarik dan injak dengan keras. sedikit saja…kok. Mungkin ini cuma pengaruh frame yang tidak serigid Blade. Begitu di tikungan kecepatan tinggi, suspensi belakang terasa cukup pas untuk ukuran suspensi pabrikan walau tentunya sekali lagi tidak semantap Blade.

Urusan modif ringan dengan budget terbatas, mungkin Vega ZR akan lebih kompetitive dibanding tipe motor bebek apapun juga. Lha basic dapur pacu masih mirip dengan mio series, easy to modified dengan budget terbatas tetapi hasil maksimal. “low budget high impact” ngutip dikit kata Hermawan Kartajaya, marketer wahid kelas Dunia dari Indonesia ini. Lho kok Gue malah ngelantur ke modif ya, ….sorry…sorry..biar ada sedikit aura ke-positif-an he..he..he..

Mengenai masalah panas mesin…Gue gak banyak komen…mungkin Gue pakenya terlalu ekstrim banget, sehingga saat suhu mesin terlalu tinggi tenaga agak nge-drop dikit seperti motor bebek lainnya, so ini hal yang wajar saja.

Nge-bahas handling saat manuver, seperti product Yamaha lainnya, siiplah. Dijamin Uey. Cuman sayangnya, kok gak ada peningkatan yang berarti seperti dari Supra-Revo ke Blade..(gak bisa jadi perbandingan juga sih, habis handling Supra tidak didesain untuk manuver, jadi terasa ada peningkatan yang luar biasa di product Honda) Untuk Konsumsi bahan bakar, Gue gak sempet ngitung…tapi dari feeling Gue sih..Vega ZR ini gak salah kalau di klaim irit oleh YMKI. Emang rasanya juga irit sih.

Hoooo ho hoooo… (meniru suara Sinterklas)…Vega ZR ini ternyata cukup responsif di tanjakan lho.  Napas juga cukup panjang, mungkin saat per klep diganti per kompetisi, akan enak juga di putaran tinggi. Eh yang ini bukan test ride..ngaco..lagi Gue… jadi ber-analisis nich…

Back to Test Ride…

Pengereman seperti pada varian Jupiter Z dan Vega R, no problem..stabil aja, juga tidak ada sesuatu yang istimewa. Khas Yamaha..mantap lah!!!

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuy gitu aja dulu, moga-moga Bro Arrow udah puas.

Fino; calm, bersahaja, elegant hadir di 2009

mio-fino

Kabar punya kabar, rupanya YMKI akan berencana merilis New Matic di 2009 untuk memperkuat posisinya di segment category matic. YMKI sadar AHM dengan Honda BeAT rupanya sudah mulai membayangi dan mengincar Mio. Bisa jadi kalau saja Yamaha lengah, Honda akan siap menerkam habis dengan serangan atas, tengah dan bawah secara bersamaan.

Lho serangan apaan tuch atas, tengah dan bawah? Ya di atas AHM sudah memiliki senjata simpanan yang sudah disimpan terlalu lama, yaitu Honda AirBlade si Matic High-End yang sudah lama meluncur di Thailand. Di tengah Vario bersama Agnes Monicanya sudah mulai bergoyang dangdut di jalanan (sejak kapan nich Agnes ndangdutan?) Di bawah, BeAT perlahan tapi pasti mulai menggerogoti Tessa Kaunang, eh salah maksudnya Mio.

Lalu bagaimana Strategy Yamaha, mau bermain aman di bawah dengan menelurkan pengganti Mio atau malah mencoba segmentasi baru? Produk semacam Mio Fino yang emang maniz abis jika dipake wanita yang calm, bersahaja, elegant dengan desain retro classic-nya

Intermeso bentar;

Bicara soal wanita,  wanita yang calm, bersahaja, elegant adalah type dambaan lelaki pada umumnya, jadi lelaki juga pasti ingin melihat wanita semacam ini. Atau bahkan malah wanita ingin dilihat lelaki dan dianggap type wanita model begini. So pasti wanita akan mencoba menampilkan dirinya dengan berbagai atribut untuk memperkuat image dirinya agar dipandang sebagai wanita yang begini di benak laki-laki. Ini model matic pasti laku di kalangan wanita yang ingin dipresepsikan begitu oleh lelaki. jadi ngelantur kagak karuan kalau bicara soal wanita….

Back to Our Topic…

Beranikah YMKI bermain-main dengan model matic Mio Fino yang memiliki engine yang sama dengan mio standart? mengingat Mio Soul sudah diposisikan sebagai maticnya Lelaki, dan Mio standart juga diposisikan sebagai matic wanita. Pada kasus Mio standart justru sebagian besar yang beli maupun yang pake malah Pria??? weleh weleh ada apa ini, miss posisioning atau generalisasi segmentation atau malah pergeseran posisioning??? atau karena effect WORM (word of mouth) yang mengatakan mio enak dipake dan engine-nya tangguh mudah di tune-up dan bore up mencapai performa tinggi dengan harga dan biaya yang murah.

Nah segmentasi-positioning produk matic khusus wanita sebenarnya kosong lho, kosong!!! Apa masih kurang tepat kalo YMKI bisa ngisi segmentasi-positioning ini dengan Mio Fino-nya? hayo unjuk gigi silahkan dijawab…monggo…

Product Positioning Strategy for Sport Motorcycle in 2009

Pertarungan para Pabrikan Motor di medan Motor Sport semakin panas setelah dominasi Honda di kelas motor sport 4 tak berangsur-angsur mulai digerogoti oleh sport India yang fenomenal, Yamaha V-IXION yang “revolusioner” dan Suzuki Thunder 125 yang “Sport PAHE” abiss.

Tentu saja Honda tidak rela jika singasananya di kategory Sport terus digerogoti, maka dari itu celah kosong di kelas sport racing 4tak kemungkinan besar akan diisi oleh varian CBR 150 yang macho abis. Di tangan IU saja, motor ini laku keras dengan harga yang sangat tinggi, bayangkan saja AHM pasti mulai mengendus aroma keuntungan setelah melihat fenomena ini. Bukan tidak mungkin AHM kepincut ikut mengadu kekuatan dengan tambahan varian yang diidamkan banyak Biker di Tanah Air ini. Hitungan Rugi-Untung jelas terlihat didepan mata,…..so tunggu apa lagi…..!!!

Begitu CBR 150 digadang-gadangkan muncul di Tanah Air, maka kini ganti YMKI yang berkeringat dingin membayangkan V-IXION-nya kalah “altileri”. Maka sudah jelas dapat kita prediksi jika YMKI pasti menyiapkan Varian New V-IXION yang mampu menghadang ketangguhan CBR 150. New V-IXION pasti tampil lebih Racing Look, Sporty Abisss. Peningkatan Value jelas dilakukan YMKI untuk produk “remodeling” ini dan pergeseran design ke arah Sport Racing juga akan dilakukan dengan berhati-hati agar kesan Street Bike masih ada. (lihat bagan di atas) Hal ini dilakukan karena V-IXION dianggap berhasil melakukan penetrasi yang baik pada kelas Street Bike.

Sayangnya jika V-IXION di upping Value dan di geser ke arah Racing Look, maka terjadi kekosongan yang sangat besar di Touring Bike yang sebelumnya dapat ditahan oleh V-IXION standart, walaupun saat ini V-IXION jelas-jelas masih di kelas Street Bike harian, tetapi setidaknya mampu sedikit mengisi pasar Sport Touring 150 cc bagi pecinta motor Yamaha. Kalau begitu, Prediksi kita pasti menuju kepada FZ-150 yang keren abiss untuk pasar Sport Touring, sekaligus untuk mengisi celah di Daily Street Bike.

Nah masalahnya……, secara value harus di posisikan dimana? Apakah YMKI tidak “keblinger” juga dengan pasar Sport harian yang murah meriah macam Thunder 125? Toh penjualan Thunder 125 sangat manizzz di pasar ekonomis ini!!! Bayangkan jika konsumen harus menambah sedikit uang, tetapi akan mendapatkan value yang jauh lebih baik, kira-kira konsumen akan bagaimana? he..he..he…mudah ditebak bukan !!! Apalagi jika value di setting terlalu tinggi juga akan menghantam kakak seperguruannya di kelas 225cc si Scorpio Z yang bermain di Sport Touring juga !!! Khan sayang. Kemungkinan positioningnya akan di setting sedikit di bawah Mega Pro, jadi diharapkan Mega Pro akan terjungkal disodok dari bawah dengan produk Baru yang Heboh dan berpenampilan sangar ini.

Mendengar Informasi dari pihak intelejen-nya ini, AHM tidak akan tinggal diam, sebelum Mega Pro yang menjadi tulang punggung penjualan Motor Sport Honda “tumbang” digencet kiri-kanan (Motor-motor India terutama Bajaj Pulsar 180/200 dan nantinya FZ-150) maka Mega Pro harus lari bergeser menjadi New Mega Pro yang lebih berpenampilan dan berkemampuan Street Racing Look for Daily Purpose, bisa-bisa cc-nya ikut disunat; dikecilin jadi 150cc biar tetep “IRIT”!!!

Market Sport Touring yang ditinggalkan akan diisi dengan Jagoan Baru Honda yang lebih mumpuni untuk “Fight” di kelas ini, sebagai entry level sebelum Honda Tiger yang mungkin juga akan naik kelas menjadi 250 cc. Urusan Positioning, di setting untuk bergerak menjauh ke atas (value yang lebih tinggi) menjauhi FZ-150, juga untuk menekan Bajaj Pulsar 180/200 dari bawah, sehingga diharapkan Pulsar 180/200 akan terjungkal. Kira-kira dengan Value yang menempel dari bawah begini, konsumen pasti tetap memilih Brand Honda yang sangat kuat dalam pertimbangan dalam pengambilan keputusan pembelian sebuah Motor yang harganya juga lumayan Premium.

Ganti membahas Suzuki, Pabrikan ini yang sekarang harus move untuk menelorkan produk barunya juga, lihat kini sudah ada Bajaj 125cc yang persis menempel di bawahnya dengan sedikit lebih banyak mengambil market Street Bike murah meriah, tetapi tetap oke untuk urusan harian dan sekaligus Touring ringan. Pengalaman Suzuki dalam bermain di kelas Ekonomis Murah Meriah cukup manis selama ini, jadi jika Suzuki harus bermain di market Racing yang juga murah meriah, mereka akan berani. Paling tidak produk baru Suzuki ini akan di posisikan sebagai produk Sport Racing yang juga sedikit Street bike, sehingga secara value akan jauh dibawah produk Honda dan Yamaha. jatuh-jatuhnya ya Sport Racing yang murah meriah!!!

Kawasaki yang terlalu banyak bertelor di kelas Sport tahun 2008 ini mungkin akan absen dulu untuk tahun 2009. Simpan tenaga dan konsentrasi untuk strategy pemasaran dan promosi, sambil berusaha untuk memperbaiki jaringan-jaringannya.

Tahun 2009, tahun yang dinanti-nantikan para BIKERS, Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy !!!