Tag Archives: Strategy Yamaha

NEW MX ternyata cuman ganti riasan striping!

jupiter-kopling-baru

Ini dia Jupiter MX yang cuman ganti striping!!!

Rupanya dengan Mega Icon : Rossi, Jupiter MX rasa Rossi, Yamaha seakan PD untuk tetap mempertahankan MX tampil apa adanya. Bayangkan dengan persaingan yang semakin gencar, apalagi sang kompetitor telah mengeluarkan jagoan-jagoan dengan desain yang lebih modern, MX seakan tetap berani tampil dengan make up barunya.

Memang dengan adanya Rossi yang dipromosiin satu paket dengan MX seakan ada aura balap yang kental pada MX grafik baru ini. Akankah ini pertanda Yamaha akan mengakhiri siklus life cycle MX ini dengan Continue reading NEW MX ternyata cuman ganti riasan striping!

V-ixion Baru tengah tahun 2009

yzf-1502

Salam Bikers Bro!!!
Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Selama ini kehadiran motor batangan baru emang paling dinanti kabarnya, walau mungkin demand di market masih kecil, tapi share of voice-nya gede. Kemunculan motor batangan baru kerap kali menyentuh rasa ingin tahu yang terdalam dari para Biker sekaligus menimbulkan animo yang luar biasa di kalangan pecinta motor sport.

Emang sejak awal tahun 2008 lalu, kabar kemunculan new V-ixion telah menjadi pembicaraan hangat di komunitas biker off-line sekaligus on-line. Yang pasti pertengahan tahun 2009 ini, Yamaha akan menelurkan sport baru ber-cc tanggung 150cc. Nah seperti apakah model sport baru Yamaha ini… Continue reading V-ixion Baru tengah tahun 2009

Perang Strategy Honda-Yamaha 2009

images1

Selama Gue berada di Jepang, tidak ada orang yang membicarakan Honda vs Yamaha, yang rame dibicarakan justru krisis ekonomi global dan pengaruhnya terhadap beberapa perusahaan multinasional raksasa Jepang. Beberapa diantaranya memang adalah perusahaan otomotif, tapi bukan motor seperti di Indonesia, melainkan mobil. Dimana penarikan diri Honda dari keikut-sertaannya selama beberapa tahun ini di F1 telah menjadi pembicaraan yang cukup meresahkan harga diri banyak masyarakat di Jepang. Memang rasa Nasionalisme masyarakat Jepang sangat tinggi, bahkan pada generasi mudanya yang dari luar selama ini gue sangka cuek dan sangat ekspresif dengan berbagai dandanan cosplay-nya. Heuh….ternyata gue salah 1000%…Generasi Muda Jepang yang kelihatan sangat acuh dan eksentrik itu juga langsung berapi-api, manakala pembicaraan sudah sedikit menjurus kearah harga diri Jepang dalam kasus penarikan diri Honda dari F1 yang selama ini gue anggap hal kecil yang mungkin bagi sebagian besar masyarakat Indonesia bahkan tak berarti. Sedangkan kalau Gue singgung masalah Honda motor vs Yamaha Motor, ternyata hanya generasi tua yang tahu.

Dalam histories dunia otomotif roda 2 Jepang pernah terjadi masa perang Yamaha vs Honda di beberapa dekade yang lalu. Perang Honda vs Yamaha yang terkenal dengan “Price War Honda vs Yamaha” ini menyisakan sejarah kelam bagi Industri roda 2 Jepang. Khususnya bagi kubu Yamaha yang sangat terpukul karena peristiwa ini. Lalu….apa hubungannya dengan perang Honda vs Yamaha di Indonesia?

Cut…bentar….

Gue baru merasakan betapa ramenya pembicaraan Honda vs Yamaha motor ketika come back di Indonesia. Heuh…teman-teman bikers pada antusias membicarakan bagaimana jadinya Honda vs Yamaha di 2009 ini. Strategy apalagi yang akan dipakai kedua kubu ini?

Oke Continue reading Perang Strategy Honda-Yamaha 2009

Fino; calm, bersahaja, elegant hadir di 2009

mio-fino

Kabar punya kabar, rupanya YMKI akan berencana merilis New Matic di 2009 untuk memperkuat posisinya di segment category matic. YMKI sadar AHM dengan Honda BeAT rupanya sudah mulai membayangi dan mengincar Mio. Bisa jadi kalau saja Yamaha lengah, Honda akan siap menerkam habis dengan serangan atas, tengah dan bawah secara bersamaan.

Lho serangan apaan tuch atas, tengah dan bawah? Ya di atas AHM sudah memiliki senjata simpanan yang sudah disimpan terlalu lama, yaitu Honda AirBlade si Matic High-End yang sudah lama meluncur di Thailand. Di tengah Vario bersama Agnes Monicanya sudah mulai bergoyang dangdut di jalanan (sejak kapan nich Agnes ndangdutan?) Di bawah, BeAT perlahan tapi pasti mulai menggerogoti Tessa Kaunang, eh salah maksudnya Mio.

Lalu bagaimana Strategy Yamaha, mau bermain aman di bawah dengan menelurkan pengganti Mio atau malah mencoba segmentasi baru? Produk semacam Mio Fino yang emang maniz abis jika dipake wanita yang calm, bersahaja, elegant dengan desain retro classic-nya

Intermeso bentar;

Bicara soal wanita,  wanita yang calm, bersahaja, elegant adalah type dambaan lelaki pada umumnya, jadi lelaki juga pasti ingin melihat wanita semacam ini. Atau bahkan malah wanita ingin dilihat lelaki dan dianggap type wanita model begini. So pasti wanita akan mencoba menampilkan dirinya dengan berbagai atribut untuk memperkuat image dirinya agar dipandang sebagai wanita yang begini di benak laki-laki. Ini model matic pasti laku di kalangan wanita yang ingin dipresepsikan begitu oleh lelaki. jadi ngelantur kagak karuan kalau bicara soal wanita….

Back to Our Topic…

Beranikah YMKI bermain-main dengan model matic Mio Fino yang memiliki engine yang sama dengan mio standart? mengingat Mio Soul sudah diposisikan sebagai maticnya Lelaki, dan Mio standart juga diposisikan sebagai matic wanita. Pada kasus Mio standart justru sebagian besar yang beli maupun yang pake malah Pria??? weleh weleh ada apa ini, miss posisioning atau generalisasi segmentation atau malah pergeseran posisioning??? atau karena effect WORM (word of mouth) yang mengatakan mio enak dipake dan engine-nya tangguh mudah di tune-up dan bore up mencapai performa tinggi dengan harga dan biaya yang murah.

Nah segmentasi-positioning produk matic khusus wanita sebenarnya kosong lho, kosong!!! Apa masih kurang tepat kalo YMKI bisa ngisi segmentasi-positioning ini dengan Mio Fino-nya? hayo unjuk gigi silahkan dijawab…monggo…

Honda semakin Yamaha dan Yamaha semakin Honda!!!

images-honda

Semenjak Honda dipecundangi dalam beberapa bulan di tahun 2007 oleh Yamaha, terjadi cuci darah dalam kubu management Honda (AHM). Naga ini mulai bangun dari tidurnya yang lelap dan mulai melirik kompetitor yang telah menusuknya itu. Dengan management yang gemuk tersebut, ternyata perusahaan ini masih dapat bergerak dinamis dan cepat setelah terjadinya cuci darah.

Dalam hal product, AHM cepat berbenah, dimulai dengan perang di segment matic mereka langsung berani menurunkan Vario yang unggul dalam sisi teknologi dibanding raja matic saat itu, Mio.

Untuk mengubah image “motor jadul”, mereka bahkan berani mengambil langkah cepat untuk mengubah desain Supra Fit yang segera habis masa life cycle engine-nya dengan model “sementara/peralihan” yang cukup revosional di mata Honda AHM saat itu, yaitu Revo.

Ikut-ikutan demam revolusi, bahkan Honda Tiger juga muncul varian REVO-nya. Sport sebagai flagship Honda Indonesia ini juga harus memberikan image yang baik bukan? Bahkan saat ini Trend Asimetris yang diklaim pihak AHM sebagai trend motor besar di eropa alias trend modern berani diaplikasikan lagi pada Honda Tigernya. Ini bentuk perlawanan Honda untuk menghapus image Jadul, mereka ingin menancapkan image Modern dan Pioner!

Saat ingin melakukan perlawanan maksimal di pasar matic, Beat yang lebih modern dari Mio juga tidak pelit-pelit dikeluarkan oleh Honda dengan harga yang cenderung kompetitif. Ada apa ini? bisa disimpulkan Honda sudah memegang kartu Truf dalam lini produk ini yang masih disimpan untuk moment yang tepat, untuk momen penghabisan.

Lebih gila lagi, keluar versi “gado-gado” ala AHM. Yaitu ; CS-1 yang aneh bagi sebagian bikers. Sebenarnya product ini untuk membuktikan bahwa Honda memiliki mesin high performance, cc kecil tetapi tenaga DAHSYAT!!! Image kedasyatan mesin ber cc kecil Honda ini untuk memuluskan jalannya Blade dan untuk membungkam koar-koar Yamaha dengan Jupiter Z 110cc-nya yang mampu menandingi bebek kelas 125cc.

Bahkan terakhir ini, naga kecil Honda dikeluarkan, Blade 110 R yang memiliki performances oriented tidak lagi mendengungkan kata-kata irit, yang didengungkan adalah kata “winning” yang mengacu pada performa yang luar biasa untuk mesin 110cc-nya itu.

Honda kini berubah semakin Yamaha.

images

Lalu bagaimana dengan Yamaha sendiri?

Setelah berhasil membungkam Honda selama beberapa bulan itu, kebijakan YMKI semakin konservatif saja, selalu bermain dengan Image yang seringkali diexecuting melalui Advertising, Promotion dan Promotion Activity.

Ingat selama ini Yamaha pernah membungkam Honda karena melalui kekuatan product mereka, bukan karena image coorporate-nya. Ingat Jupiter Z yang perkasa di jamannya, Mio yang masuk dalam dasar hati kaum hawa Indonesia, disukai wanita maupun pengemudi pria! kemudian muncul MX yang fenomenal dengan teknologi mesinnya yang luar biasa untuk kelas bebek di Indonesia. Masih kurang juga, V-ixion segera mengikuti sebagai Sport paling canggih di Indonesia untuk kelas 200cc ke bawah / light sport.

Mengapa kebijakan YMKI semakin konservatif saja?, selalu bermain dengan Image yang seringkali diexecuting melalui Advertising, Promotion dan Promotion Activity?.

Bukannya para petinggi YMKI tidak menyadari kekuatan Yamaha yang sesungguhnya ada pada product mereka, justru mereka merasa kekurangan mereka di bidang mengolah Image dibanding Honda. Maka tidak usah heran jika kebijakan mereka saat ini lebih bermain ke arah Image. Yang jadi masalah cashflow Yamaha itu sangat terbatas dibanding Honda, disaat mereka keasyikan membangun Image, justru Honda bangkit dan menggelontorkan berbagai Product unggulan. Yamaha yang terlanjur focus di Image dengan berbagai Activitynya, kini mati kutu. tidak mampu menahan serangan, andaikata masih bisa menelurkan New Mio di tahun ini, itupun tindakan tergesa-gesa yang terpaksa harus dilakukan untuk menahan gempuran Beat.

Masalah bukan hanya dari sisi operasional saja, dalam managerial kini banyak tumbuh manusia pemimpin berotak batu yang sudah terlanjur besar kepala dengan kemenangan semu yang sementara itu. Bagaimana mau berusaha, mereka sangat percaya diri dengan segala macam strategy untuk mengangkat penjualan melalui Image. Belum lagi semua jaringan Yamaha tidak terbiasa dengan sistem pelatihan yang modern, akibatnya terjadi lag dalam peningkatan kualitas SDM.

Satu-satunya senjata yang dahulunya pernah membuat Honda terpojok, yaitu Product yang hebat, kini malah terlepas. Ganti pihak Honda yang mempergunakan senjata itu dengan image besar Honda mendukung di-belakangnya.

Hayo…bingung nich Yamaha, sekarang mau kembali memperkuat product juga sudah terlambat. Product Planning gak bisa diburu-buru dalam waktu dekat, harus penuh perencanaan dan Visi ke depan. Belum lagi infrastruktur dan perencanaan proses produksi untuk mendukung product yang baru tersebut. Bahkan berbagai komponen pendukung dari aneka suplayer tidak bisa begitu saja tersedia tanpa kontrak yang jelas. Nah satu-satunya jalan bertahan dengan strategy semula, yaitu memperkuat imagenya sekuat-kuatnya, disemua lini product yang masih memungkinkan sambil menunggu saat yang tepat dan tenaga yang tersedia (cash flow) untuk kembali membenahi jajaran product-productnya.

Lihat saja kebijakan Yamaha saat ini, selama product masih laku, ya di Branding dulu aja untuk mengumpulkan tenaga (cash). Kalau product masih itu-itu saja, ya tugas bagian marketing-promosi untuk membuat jadi product yang bukan itu-itu saja.

Ya, kini Yamaha semakin Honda aja.

Ingat di bisnis motor ini, Factor Product sangat berpengaruh terhadap kesuksesan penjualan suatu merk!!! Moga-moga saja di tahun  2009 nanti, Yamaha kembali menemukan momentumnya untuk kembali mengeluarkan product yang berkualitas bagi konsumen pada umumnya dan komunitas Bikes pada khususnya.

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!