Tag Archives: Tamiya

Tamiya mini yongku yang kini booming lagi.

Hayo ngaku siapa generasi 80an dan 90an yang dulu sering mainan Tamiya mini 4 wd? Berbeda dengan di negara negara eropa dimana Tamiya justru lebih populer dengan RC kitnya dan di Jepang sendiri dimana Tamiya justru lebih populer dengan Model kit-nya. Di Indonesia bila sobat MG denger frasa “Tamiya” pasti yang terbayang mobil mini 4 wd dengan scale 1/32 yang melaju kencang dilintasan. Atau malah yang terbayang bisa jadi adalah anime tenar waktu itu yaitu Yonkuro dengan mobil Dash 01 warna orange-putihnya.

Di Jepang sendiri selain Model kit, Tamiya juga dikenal sebagai produsen RC car electric 1/10 dan 1/12 baik on road maupun off road. Nah beberapa model yang sangat terkenal justru dari seri off road buggy. Mulai dari Grass Hopper yang simple dan ekonomis namun sudah ready untuk diajak main main di ajang kompetisi lokal, Avante yang memang sudah ready pack untuk standart kompetisi, atau Mantaray yang Basic namun mudah diupgrade sampai menjadi Hi-performance level. Bahkan ada Astute yang sudah hi-performance compact dengan 2WD-nya. Nah rupanya Tamiya Inc juga mulai membidik generasi dibawahnya dengan menelurkan “mainan” non RC dengan skala 1/32 yang masih bisa diajak “race” untuk pangsa pasar bocah bocah Jepang yang waktu itu umumnya memiliki uang saku 500Yen-1000Yen sehari. Jadi harganya memang di set untuk terjangkau oleh bocah bocah ini. Tujuannya mulai mengenalkan mereka dengan mini “race” , juga dengan model model RC yang dibuat versi mininya. Jadi bila sudah besar nanti mereka sudah familiar dengan model model RC Tamiya yang ada dan bisa menggeluti Hobby balap RC yang sesungguhnya. Istilahnya Mini Yongku ini hanya dibuat sebagai strategi batu loncatan bagi Next Gen Targert Market. Dalam perkembangannya pasar ini menjadi Booming karena berada di piramida market yang lebih bottom, jadi tentunya lebih lebar secara market size juga lebih besar. Nah dengan demikian mulai muncullah seri seri fantasi model seperti Dash 01-05 yang kita kenal itu dalam film animenya sebagai media promosi Tamiya saat itu.

Continue reading Tamiya mini yongku yang kini booming lagi.

Tips Memilih Plastic Cement terbaik untuk Modeller & Gunpla builder.

Bagi para modeller, baik yang profesional maupun para penghobi untuk dapat merakit sebuah plastic model kit menjadi sebuah mahakarya, tentunya sangat membutuhkan dukungan peralatan “tool kit” yang memadai. Bermacam macam tool kit wajib harus dimiliki oleh seorang modeller, khususnya untuk dapat merakit plastic model kit dengan baik. Berikut ini adalah alat alat yang wajib dimiliki, mulai dari nipper (side cutter), pen cutter & fine craft knife (modeller knife), cutting mat, amplas, plastic scriber, dan Plastic Cement tentunya. 7 alat ini adalah 7 alat wajib (basic) yang harus dimiliki seorang modeller.

Luna Plamo Professional Modeller

Mungkin sebagai pembaca agak bingung dengan istilah plastic cement, sebenarnya istilah plastic cement adalah semacam lem yang digunakan untuk menyatukan 2 bagian part/permukaan plastic. Mengapa tidak memakai super glue saja seperti alteco atau lem korea? super glue merusak plastik dan membuat kotor permukaan plastic, terutama bila digunakan pada plastic clear atau bening, maka akan timbul “froze effect”. Ini bikin jelek dan akan merusak keindahan model kit, belum lagi susah untuk treatment ke proses selanjutnya. Berbeda dengan plastic cement yang bisa digunakan untuk beragam teknik pengeleman pada plastic. Selain tidak merusak, mudah pengaplikasiannya juga yang terpenting adalah fungsinya yang beragam; seperti untuk menempelkan 2 part atau lebih (mengelem), mengisi celah tipis (menambal retakan), sebagai medium fine fitting proses sebelum lanjut ke penempelan (penyatuan) ujung permukaan (plastic welding technique) dan lain sebagainya.

Nah selanjutnya akan timbul pertanyaan plastic cement apakah yang terbaik? agak susah tentunya menjawab pertanyaan ini, masing masing sangat tergantung kebutuhan untuk proses apa dahulu? Karena masing masing proses membutuhkan karakter yang tertentu. Namun beberapa modeller kawakan memiliki beberapa kriteria plastic cement yang baik. Berikut dibawah ini:

Continue reading Tips Memilih Plastic Cement terbaik untuk Modeller & Gunpla builder.

punya impian beli ZX25R, buang jauh jauh… Beli saja CBR1000RRR yang jauh lebih terjangkau

Sungguh tulisan saya kali ini tidak main main, sungguh sungguh benar adanya. Jika saudara atau brow semua memiliki impian membeli ZX25R cepat buanglah jauh jauh. Mengapa? Pertama-tama ingat situasi, saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda dunia. Kondisi Ekonomi dimasa depan (near future) tidaklah akan baik. Depresi ekonomi akan melanda hampir semua penduduk dunia ini. Sedangkan harga ZX25R tidaklah bersahabat bagi kebanyakan kantong masyarakat, lebih baik pergunakan uang sebijak mungkin saat ini.

Kedua… ZX25R saat ini adalah produk 250 4 silinder pertama yang reborn dipasaran, jadi belum benar benar full up line spec saat ini, gag percaya liat aja framenya, dan masih banyak lagi yang gak perlu dibahas 1 per 1, percayalah nanti kompetitor akan segera mengeluarkan produk saingan yang lebih over spec deh!!! jadi lebih worth it githu loh.

Nah sementara ini CBR1000RRR dapat ditebus dengan kocek yang jauh jauh jauh jauh lebih murah dari pada ZX250R hanya sekedar untuk sebagai pemuas ambisi dan napsu untuk dimiliki, dielus elus dan di pajang sebagai koleksi di rumah. (maklum jaman pandemi gini masih belum leluasa Touring, so lebih #cariaman dirumah saja). Seriuuuuus Gue ini. CBR1000RRR lebih mudah dan jauh jauh lebih murah untuk dimiliki. Jadi pilihan rasional di saat ini adalah lebih memilih beli sebuah CBR1000RRR dari pada sebuah ZX25R yang cuman 250cc 4 silinder itu.

Continue reading punya impian beli ZX25R, buang jauh jauh… Beli saja CBR1000RRR yang jauh lebih terjangkau

Indonesia Juara 3 pada kejuaraan Mini 4WD World Challenge 2019 di Shizuoka Japan

Nah kabar membanggakan datang dari dunia Mini 4WD atau yang biasa digeneralisir dengan sebutan Tamiya di Indonesia.  Pada tanggal 17 Nov 2019 lalu, team Indonesia berhasil menjadi juara ke 3 tingkat dunia. Kejuaraan mini 4 yang diikuti oleh 11 negara Asia ini memang khusus diselenggarakan sebagai kejuaraan international yang diselengarakan rutin setiap tahun, berbeda dengan Japan CUP yang mungkin sudah lebih dahulu terkenal dan lebih bergengsi di mata banyak racer. Namun kejuaraan Mini 4WD World Challenge 2019 ini merupakan kejuaraan level dunia, atau lebih tepatnya level Asia yang diselengarakan secara khusus untuk mengukur kekuatan team team mini 4WD di seluruh dunia.

Hasil gambar untuk juara 3 mini 4wd di jepang

Mini 4WD World Challenge 2019 sendiri di gelar di Prefecture Shizuoka, tempat yang terkenal sebagai pusatnya Tamiya di Jepang. Team Indonesia yang Continue reading Indonesia Juara 3 pada kejuaraan Mini 4WD World Challenge 2019 di Shizuoka Japan

Tamiya Japan Style, sekarang populer di Indonesia

Dunia adu balap Tamiya mini 4 wd masih gak jauh jauh dari dunia otomotif, bedanya hanya pada sisi pengemudi ditiadakan diganti track lintasan yang sudah diatur sedemikian rupa dengan tingkat kesulitan tertentu untuk ditaklukkan oleh mekanik dengan cara setting mobil balap ini dengan tepat dan menjadi yang tercepat. Nah justru disini yang ditekankan pada keahlian dan keandalan mekaniknya nih!!! Diadu menjadi siapa yang terhebat dan paling lihay dalam membuat mobil mini 4 yang paling cepat dan realible menaklukan lintasan.

japan style tamiya mini 4wd

Bahkan pada race yang lebih kompleks dengan skala yang makin besar, tidak hanya keahlian dan keandalan mekanik menjadi penentunya, justru keahlian Team management juga sangat diperlukan. Pasalnya dalam permainan ini sudah tidak dalam level main main lagi, tapi sungguh sungguh menjadi race yang serius dan kompetisi yang ketat. Bayangkan saja peraturannya ketat dan sangat detail. (Sejak mengacu pada regulasi Japan Race dan Japan Cup, jadi sangat berbeda jauh dari jaman tamiya boomming di indonesia tahun 90an dan tahun 2000an yang masih dalam race semi main main karena aturan yang longgar.)

Dikarenakan aturan kompetisi dan race banyak mulai mengacu kepada regulasi Japan Race bahkan Japan Cup maka Racer (mekanik) Indonesia mau tidak mau mulai Continue reading Tamiya Japan Style, sekarang populer di Indonesia