Bagaimana cara melihat Grand Strategy dari suatu Perusahaan (Pesaing)

Pernah suatu ketika di bulan April tahun 2008 yang lalu, Gue berbincang dan berdiskusi dengan seorang kenalan yang hidup dari salah satu merk motor. Dari diskusi tersebut Gue berkata jikalau nanti pada tahun 2009 Gue Prediksi margin keuntungan bisnisnya akan turun, dan berdagang di merk yang dia pegang akan semakin susah saja. Teman Gue menolak  mentah-mentah prediksi Gue, karena jual merk tersebut menurutnya paling menghasilkan banyak keuntungan, discount terbuang ke pasar paling kecil, harga jual mokas-nya stabil, dan ada kebijakan “No Price War”. Apalagi motor Merk tersebut yang paling diserbu pembeli, barang indent-indent terus, permintaan masyarakat tinggi dari tahun ke tahun terhadap Merk ini dan ketersediaan barang kurang-kurang terus. Gak mungkin margin keuntungannya ini semakin turun di tahun berikutnya. Justru Dia berharap kemenangan mutlak Merknya dan margin keuntungan yang didapat akan semakin besar. Alasan temen Gue ini emang sangat masuk akal untuk saat itu, dan perdebatan  ini tidak Gue perpanjang lagi karena Gue merasa wasting time to debate.

Nah cerita berlanjut di awal bulan maret 2009. Prediksi Gue mulai jadi kenyataan dan sekali lagi kenalan Gue ini datang untuk menemui Gue dan membicarakan masalah yang sama. Dia mengakui prediksi Gue bener dan telah menjadi kenyataan. Sekali lagi dia minta bagaimana prediksi tahun depan (2010). Nah sekali lagi Gue prediksi untuknya. Prediksi Gue saat itu menyebutkan jikalau tahun 2010 akan jadi tahun yang sulit bagi Merk motor yang dia geluti. Gue Prediksi Real Market Share-nya (base pengajuan STNK data, bukan base AISI) akan termakan lagi oleh pesaing, persaingan di kelas matic yang selama ini superior dan fast moving pasti nantinya berdarah-darah dan di kelas bebek juga akan semakin berat saja. Yang pasti jualan di tahun 2010 pasti lebih susah dari pada di tahun 2009 dan akan semakin susah aja untuk jual produk motor Merk-nya ke market. Kembali lagi kenalan Gue tadi tidak percaya, bagaimana bisa seperti itu elaknya, lha grafik penjualan selalu naik terus, market share naik dari tahun ketahun, dan semua data yang Dia pegang menunjukkan jika masa depan Merk yang dibelanya ini cerah. Memang margin berkurang karena market semakin keras, kompetisi semakin kuat, tapi kalau sampai Merk yang dia bela bakalan turun lagi tidak akan mungkin terjadi. Susah baginya untuk mempercayai prediksi Gue.

Cerita berlanjut kira-kira 5 minggu lalu, dimana saat kondisi mulai terlihat seperti apa yang pernah Gue utarakan lebih dari setahun yang lalu, Dia mulai percaya kata-kata Gue. Dia sempat bertanya bagai mana prediksi saya bisa setepat ini, padahal kondisi pada saat Gue prediksi tidak mendukung kearah prediksi Gue, apalagi bagaimana bisa terbesit prediksi semacam itu? Hal yang sama sekali tidak mungkin terbesit dipikiran para rekanan dan semua teman-temannya yang bekerja di Perusahaan Merk motor yang sama dengan Dia. How Come?

Prediksi ini Gue utarakan setelah Gue membandingkan Grand Strategy beberapa pabrikan besar motor yang berbisnis di Indonesian market. Seperti pertempuran perang, juga seperti permainan catur. Grand Strategy juga beradu.

Nah bagaimana cara mengetahui apa Grand Strategy perusahaan A, apa Grand Strategy perusahan B, C ,D , dst???

Segala sesuatu yang bersumber pada Suatu Hal, pasti dapat direflexikan bukan? Ya kita bisa menebak Grand Strategy suatu perusahaan dari cara promosinya, pergerakan type produk, life-time dan fase produk,segment yang dituju suatu produk, jajaran produk yang tersedia, sekalian indikasi future produk. Event-event yang ada dilapangan, strategy network yang nampak, sales implementation di lapangan, kebijakan management area, cara operational dan berbagai action lain yang bisa kita lihat dan kita dengar.

Semua hal berikut ini, kita bisa cari benang merahnya, kita cari persamaan dan arahnya. Dengan sedikit Intuisi (bukan sekedar Insting) dan Kebijaksanaan maka Grand Strategy perusahaan itu akan Nampak Jelas. Seperti halnya menebak pikiran, karakter dan sifat seseorang dari tingkah lakunya, caranya berbicara, cara memandang lawan bicara, gerak tubuh,cara menulis, cara berpakaian atau bahkan dari karakter yang Nampak pada wajah dan garis tangan.

Sementara itulah yang dapat Gue sampaikan di artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Salam Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

Mind Genesis

13 responses to “Bagaimana cara melihat Grand Strategy dari suatu Perusahaan (Pesaing)

  1. Legenda Rider

    Pertamax dl

  2. Legenda Rider

    wah cluenya jelas banget tuh, merk apa yg dimaksud… hihihi.

    tp Bro Genesis, ane masih belum paham membedakan visi dengan grand strategy, secara konsep dah paham, tp untuk implementasi/contoh dalam duania nyata seperti apa, belum terbayang.

  3. Legenda Rider

    ngabisin podium

  4. ngexis lagi bro, (spyonase, begitu ya)

  5. @ Legenda Rider
    Bahasa gampangnya
    Visi ==> Perusahaan mau dibawa dan jadi seperti apa.
    Grand Strategy ==> Strategy Perusahaan yang dilakukan dalam untuk mencapai Visi tersebut.

    @ Teha
    Nice to meet You Again Bro.

    Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

  6. wah, cerita itu soal pabrikan yg mana yaaa…
    mmmm…. ada petunjuk lg gak ?? he he he…

    btw, visi & grand strategi jd makin jelas.
    thank

  7. wah aku tau merk yang dimaksud hehehe….

  8. Legenda Rider

    @ Genesis
    Thank Bro..

  9. Bersainglah namun dengan persaingan yang sehat

  10. Pingback: Yamaha Indonesia akan Kalah Telak tahun ini (2011) | Mind Genesis

  11. Artikel setahun yang lalu, tapi sekarang masih benar2 terjadi, percaya dech ama Bro Komeng yang GENIUS.

    Point penting dari artikel ini adalah ”

    “Segala sesuatu yang bersumber pada Suatu Hal, pasti dapat direflexikan bukan? Ya kita bisa menebak Grand Strategy suatu perusahaan dari cara promosinya, pergerakan type produk, life-time dan fase produk,segment yang dituju suatu produk, jajaran produk yang tersedia, sekalian indikasi future produk. Event-event yang ada dilapangan, strategy network yang nampak, sales implementation di lapangan, kebijakan management area, cara operational dan berbagai action lain yang bisa kita lihat dan kita dengar.”

    Perlu waktu yang amat panjang bagi ane untuk benar memahami paragraf diatas.

  12. @kakang Ali
    aduh, ku malah tak tahu. Bisa kang Ali bantu jelaskan dengan lebih rinci maksut tulisan paragraf di atas. mohon pake bahasa kelas bawah aja.

  13. “Segala sesuatu yang bersumber pada Suatu Hal, pasti dapat direflexikan bukan? Ya kita bisa menebak Grand Strategy suatu perusahaan dari cara promosinya, pergerakan type produk, life-time dan fase produk,segment yang dituju suatu produk, jajaran produk yang tersedia, sekalian indikasi future produk. Event-event yang ada dilapangan, strategy network yang nampak, sales implementation di lapangan, kebijakan management area, cara operational dan berbagai action lain yang bisa kita lihat dan kita dengar.”

    akhirnya setelah sekian lama, baru bisa menyadari dan memahami satu paragraf yang dalam ini.

    Bravo for Uhuui

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s