Tag Archives: Positioning

Protected: POSITIONING STRATEGIC SPORT FAIRING Q1 2017 (PART3)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Positioning Strategic Sport Fairing Q1 2017 (PART2)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Positioning Strategic Sport Fairing Q1 2017 (part1)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Kebijakan dan Penerapan Positioning Paradox pada Brand Motor

Sebelum membahas Positioning Paradox, Gue akan flash back dulu ke hakikat Positioning itu sendiri. Positioning pada hakikatnya adalah upaya menanamkan sebuah identitas, kepribadian, karakter dan presepsi di benak (mind set) konsumen. Nah tentunya dibutuhkan sebuah konsistensi untuk membangun dan memperkuat positioning ini. Konsistensi dibutuhkan karena apabila  identitas, kepribadian, karakter dan presepsi dirubah terus menerus, akan menciptakan disorientasi di benak (mind set) konsumen. Kebingungan  bagi pelanggan akan terjadi, mereka akan kesusahan dalam memahami produk atau brand atau bahkan perusahaan yang dihadapi. Sebaliknya perusahaan itu sendiri juga akan kehilangan fokus atas produk dan brand yang mereka miliki.

POSITIONING PARADOX

The Art of War and The Art of Business have the same edges. Inilah seni berbisnis dalam memainkan Positioning. Di satu sisi ketika menghadapi perubahan lingkungan bisnis, trends atau market berubah, maka segera reative melakukan Repositioning. Di sisi yang lain, Posisitioning yang ada harus dijaga konsistensinya, tidak boleh berubah-ubah. Seninya, anda harus Continue reading Kebijakan dan Penerapan Positioning Paradox pada Brand Motor

Suka-Suka, ya Suka-Suka

Baru aja lihat iklan TV, eh ada iklan baru Mio Suka Suka, segera aktivitas Gue tinggalkan sejenak, focus mengamati iklan Yamaha yang tergolong bercita rasa baru ini.  Dahi Gue mengeryit, berkerut, otak Gue langsung berfikir ke rpm tinggi. Ada yang kurang Pas… apakah itu?

Iklan baru mengenai Mio ini termasuk tidak biasa, memiliki persamaan dengan iklan Vega ZR hijau “layar sentuh”, berbeda dengan kebiasaan cara beriklan Yamaha yang regular dari tahun ke tahun. Bagus juga sih ada refreshment, berbeda dari kebiasaan lampau  yang boring abiss begitu gitu aja dari tahun-ke tahun. Kayaknya Yamaha baru aja ganti Biro Advertising nich. Nah cuma …something weird!!! Continue reading Suka-Suka, ya Suka-Suka

Product Positioning Strategy for Sport Motorcycle in 2009

Pertarungan para Pabrikan Motor di medan Motor Sport semakin panas setelah dominasi Honda di kelas motor sport 4 tak berangsur-angsur mulai digerogoti oleh sport India yang fenomenal, Yamaha V-IXION yang “revolusioner” dan Suzuki Thunder 125 yang “Sport PAHE” abiss.

Tentu saja Honda tidak rela jika singasananya di kategory Sport terus digerogoti, maka dari itu celah kosong di kelas sport racing 4tak kemungkinan besar akan diisi oleh varian CBR 150 yang macho abis. Di tangan IU saja, motor ini laku keras dengan harga yang sangat tinggi, bayangkan saja AHM pasti mulai mengendus aroma keuntungan setelah melihat fenomena ini. Bukan tidak mungkin AHM kepincut ikut mengadu kekuatan dengan tambahan varian yang diidamkan banyak Biker di Tanah Air ini. Hitungan Rugi-Untung jelas terlihat didepan mata,…..so tunggu apa lagi…..!!!

Begitu CBR 150 digadang-gadangkan muncul di Tanah Air, maka kini ganti YMKI yang berkeringat dingin membayangkan V-IXION-nya kalah “altileri”. Maka sudah jelas dapat kita prediksi jika YMKI pasti menyiapkan Varian New V-IXION yang mampu menghadang ketangguhan CBR 150. New V-IXION pasti tampil lebih Racing Look, Sporty Abisss. Peningkatan Value jelas dilakukan YMKI untuk produk “remodeling” ini dan pergeseran design ke arah Sport Racing juga akan dilakukan dengan berhati-hati agar kesan Street Bike masih ada. (lihat bagan di atas) Hal ini dilakukan karena V-IXION dianggap berhasil melakukan penetrasi yang baik pada kelas Street Bike.

Sayangnya jika V-IXION di upping Value dan di geser ke arah Racing Look, maka terjadi kekosongan yang sangat besar di Touring Bike yang sebelumnya dapat ditahan oleh V-IXION standart, walaupun saat ini V-IXION jelas-jelas masih di kelas Street Bike harian, tetapi setidaknya mampu sedikit mengisi pasar Sport Touring 150 cc bagi pecinta motor Yamaha. Kalau begitu, Prediksi kita pasti menuju kepada FZ-150 yang keren abiss untuk pasar Sport Touring, sekaligus untuk mengisi celah di Daily Street Bike.

Nah masalahnya……, secara value harus di posisikan dimana? Apakah YMKI tidak “keblinger” juga dengan pasar Sport harian yang murah meriah macam Thunder 125? Toh penjualan Thunder 125 sangat manizzz di pasar ekonomis ini!!! Bayangkan jika konsumen harus menambah sedikit uang, tetapi akan mendapatkan value yang jauh lebih baik, kira-kira konsumen akan bagaimana? he..he..he…mudah ditebak bukan !!! Apalagi jika value di setting terlalu tinggi juga akan menghantam kakak seperguruannya di kelas 225cc si Scorpio Z yang bermain di Sport Touring juga !!! Khan sayang. Kemungkinan positioningnya akan di setting sedikit di bawah Mega Pro, jadi diharapkan Mega Pro akan terjungkal disodok dari bawah dengan produk Baru yang Heboh dan berpenampilan sangar ini.

Mendengar Informasi dari pihak intelejen-nya ini, AHM tidak akan tinggal diam, sebelum Mega Pro yang menjadi tulang punggung penjualan Motor Sport Honda “tumbang” digencet kiri-kanan (Motor-motor India terutama Bajaj Pulsar 180/200 dan nantinya FZ-150) maka Mega Pro harus lari bergeser menjadi New Mega Pro yang lebih berpenampilan dan berkemampuan Street Racing Look for Daily Purpose, bisa-bisa cc-nya ikut disunat; dikecilin jadi 150cc biar tetep “IRIT”!!!

Market Sport Touring yang ditinggalkan akan diisi dengan Jagoan Baru Honda yang lebih mumpuni untuk “Fight” di kelas ini, sebagai entry level sebelum Honda Tiger yang mungkin juga akan naik kelas menjadi 250 cc. Urusan Positioning, di setting untuk bergerak menjauh ke atas (value yang lebih tinggi) menjauhi FZ-150, juga untuk menekan Bajaj Pulsar 180/200 dari bawah, sehingga diharapkan Pulsar 180/200 akan terjungkal. Kira-kira dengan Value yang menempel dari bawah begini, konsumen pasti tetap memilih Brand Honda yang sangat kuat dalam pertimbangan dalam pengambilan keputusan pembelian sebuah Motor yang harganya juga lumayan Premium.

Ganti membahas Suzuki, Pabrikan ini yang sekarang harus move untuk menelorkan produk barunya juga, lihat kini sudah ada Bajaj 125cc yang persis menempel di bawahnya dengan sedikit lebih banyak mengambil market Street Bike murah meriah, tetapi tetap oke untuk urusan harian dan sekaligus Touring ringan. Pengalaman Suzuki dalam bermain di kelas Ekonomis Murah Meriah cukup manis selama ini, jadi jika Suzuki harus bermain di market Racing yang juga murah meriah, mereka akan berani. Paling tidak produk baru Suzuki ini akan di posisikan sebagai produk Sport Racing yang juga sedikit Street bike, sehingga secara value akan jauh dibawah produk Honda dan Yamaha. jatuh-jatuhnya ya Sport Racing yang murah meriah!!!

Kawasaki yang terlalu banyak bertelor di kelas Sport tahun 2008 ini mungkin akan absen dulu untuk tahun 2009. Simpan tenaga dan konsentrasi untuk strategy pemasaran dan promosi, sambil berusaha untuk memperbaiki jaringan-jaringannya.

Tahun 2009, tahun yang dinanti-nantikan para BIKERS, Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy !!!